<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Anak Pembunuh Ayah di Pandeglang Jalani Tes Kejiwaan, Polisi Ungkap Motifnya   </title><description>Johari (25) warga Kampung Bonghas Tonggoh, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten tega menghabisi nyawa ayahnya sendiri Rasim (55).&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/31/340/3015324/anak-pembunuh-ayah-di-pandeglang-jalani-tes-kejiwaan-polisi-ungkap-motifnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/05/31/340/3015324/anak-pembunuh-ayah-di-pandeglang-jalani-tes-kejiwaan-polisi-ungkap-motifnya"/><item><title> Anak Pembunuh Ayah di Pandeglang Jalani Tes Kejiwaan, Polisi Ungkap Motifnya   </title><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/31/340/3015324/anak-pembunuh-ayah-di-pandeglang-jalani-tes-kejiwaan-polisi-ungkap-motifnya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/05/31/340/3015324/anak-pembunuh-ayah-di-pandeglang-jalani-tes-kejiwaan-polisi-ungkap-motifnya</guid><pubDate>Jum'at 31 Mei 2024 02:01 WIB</pubDate><dc:creator>Fariz Abdullah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/30/340/3015324/anak-pembunuh-ayah-di-pandeglang-jalani-tes-kejiwaan-polisi-ungkap-motifnya-eR8VrAqo1X.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Illustrasi (foto: dok freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/30/340/3015324/anak-pembunuh-ayah-di-pandeglang-jalani-tes-kejiwaan-polisi-ungkap-motifnya-eR8VrAqo1X.jpeg</image><title>Illustrasi (foto: dok freepik)</title></images><description>

PANDEGLANG - Johari (25) warga Kampung Bonghas Tonggoh, Desa Sukaraja, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten tega menghabisi nyawa ayahnya sendiri Rasim (55).

Hal itu dilakukan dia di dalam di rumahnya. Johari menghantam kepala sang ayah dengan batu. Ironisnya, sang ibu juga nyaris menjadi korban.

BACA JUGA:
 Diduga Gangguan Jiwa, Anak di Pandeglang Bunuh Ayahnya Pakai Batu&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Kapolres Pandeglang, AKBP Oki Bagus Setiaji mengatakan saat ini Johari tengah dilakukan pemeriksaan kejiwaan di Rumah Sakit (RS) Jiwa Soeharto Herdjan, Grogol.

&quot;Iya betul lagi tes kejiwaan,&quot; kata Oki saat dihubungi, Kamis (30/5/2024).

Selain menghabisi nyawa sang ayah, menurut Oki, pelaku juga melakukan penganiayaan kepada sang ibu menggunakan batu sehingga mengalami patah tulang pada bagian lengan.

BACA JUGA:
 Kronologi Anak di Pandeglang Bunuh Ayahnya Pakai Batu hingga Kepalanya Pecah&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Menurut Oki, hal itu dipicu ketika pelaku meminta uang Rp10 ribu untuk membeli rokok. Namun permintaannya tak diindahkan oleh sang ibu.

&quot;Motif awal dikarenakan pelaku meminta uang sejumlah Rp10 ribu  untuk membeli rokok, namun tidak diberikan oleh ibu nya sehingga pelaku menyerang ibu nya, lalu tiba ayah pelaku (korban) dan berlanjut dengan penganiayaan terhadap ayah pelaku (korban) dengan menggunakan benda tumpul (batu kali) yang menyebabkan kematian,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>

PANDEGLANG - Johari (25) warga Kampung Bonghas Tonggoh, Desa Sukaraja, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten tega menghabisi nyawa ayahnya sendiri Rasim (55).

Hal itu dilakukan dia di dalam di rumahnya. Johari menghantam kepala sang ayah dengan batu. Ironisnya, sang ibu juga nyaris menjadi korban.

BACA JUGA:
 Diduga Gangguan Jiwa, Anak di Pandeglang Bunuh Ayahnya Pakai Batu&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Kapolres Pandeglang, AKBP Oki Bagus Setiaji mengatakan saat ini Johari tengah dilakukan pemeriksaan kejiwaan di Rumah Sakit (RS) Jiwa Soeharto Herdjan, Grogol.

&quot;Iya betul lagi tes kejiwaan,&quot; kata Oki saat dihubungi, Kamis (30/5/2024).

Selain menghabisi nyawa sang ayah, menurut Oki, pelaku juga melakukan penganiayaan kepada sang ibu menggunakan batu sehingga mengalami patah tulang pada bagian lengan.

BACA JUGA:
 Kronologi Anak di Pandeglang Bunuh Ayahnya Pakai Batu hingga Kepalanya Pecah&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Menurut Oki, hal itu dipicu ketika pelaku meminta uang Rp10 ribu untuk membeli rokok. Namun permintaannya tak diindahkan oleh sang ibu.

&quot;Motif awal dikarenakan pelaku meminta uang sejumlah Rp10 ribu  untuk membeli rokok, namun tidak diberikan oleh ibu nya sehingga pelaku menyerang ibu nya, lalu tiba ayah pelaku (korban) dan berlanjut dengan penganiayaan terhadap ayah pelaku (korban) dengan menggunakan benda tumpul (batu kali) yang menyebabkan kematian,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
