<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Satgas Citarum Harum Ternak Magot, Mampu Urai Sampah hingga Tuntas</title><description>Sektor 6 Satgas Citarum Harum menjadi percontohan ternak magot bagi masyarakat karena mampu urai sampah hingga tuntas</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/31/340/3015587/satgas-citarum-harum-ternak-magot-mampu-urai-sampah-hingga-tuntas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/05/31/340/3015587/satgas-citarum-harum-ternak-magot-mampu-urai-sampah-hingga-tuntas"/><item><title>Satgas Citarum Harum Ternak Magot, Mampu Urai Sampah hingga Tuntas</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/31/340/3015587/satgas-citarum-harum-ternak-magot-mampu-urai-sampah-hingga-tuntas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/05/31/340/3015587/satgas-citarum-harum-ternak-magot-mampu-urai-sampah-hingga-tuntas</guid><pubDate>Jum'at 31 Mei 2024 14:44 WIB</pubDate><dc:creator>Fitria Dwi Astuti </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/31/340/3015587/satgas-citarum-harum-ternak-magot-mampu-urai-sampah-hingga-tuntas-PzeJ2klXaZ.png" expression="full" type="image/jpeg">Sektor 6 Satgas Citarum Harum menjadi percontohan ternak magot bagi masyarakat karena efektif untuk urai sampah hingga tuntas (Foto: Dok Pemprov Jabar)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/31/340/3015587/satgas-citarum-harum-ternak-magot-mampu-urai-sampah-hingga-tuntas-PzeJ2klXaZ.png</image><title>Sektor 6 Satgas Citarum Harum menjadi percontohan ternak magot bagi masyarakat karena efektif untuk urai sampah hingga tuntas (Foto: Dok Pemprov Jabar)</title></images><description>KABUPATEN BANDUNG --Sektor 6 Satgas Citarum Harum menjadi percontohan ternak magot. Masyarakat yang berada di sekitar lingkungan sektor 6 Satgas Citarum Harum pun turut belajar cara membudidayakan magot.
Herman, warga setempat yang sejak 2018 membantu Sektor 6 Satgas Citarum Harum dan mengurus ternak magot, menuturkan bahwa magot efektif untuk mengurai sampah.
&amp;ldquo;Magot ini efektif mengurai sampah. 50 kilogram magot bisa mengurai 1 kuintal sampah organik,&amp;rdquo; ucap&amp;nbsp; Herman pada kamis (30/5/2024).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Pemprov Jabar Gelar Forum Kolaborasi untuk Pembangunan Sistem Perpajakan&amp;nbsp;

&amp;nbsp;Budi daya magot merupakan solusi untuk mengurangi dampak lingkungan dari limbah organik. Dengan memahami manfaat magot dan merancang budi daya yang tepat, masyarakat dapat memaksimalkan potensi magot dalam mendukung keberlanjutan lingkungan dan sumber daya pangan.
Magot sendiri adalah larva yang kerap kali diasosiasikan dengan lalat, dan tahap ini menjadi kunci dalam siklus hidup serangga metamorfosis sempurna. Magot adalah agen pengurai yang efektif, berperan dalam mengurai materi organik yang sudah mati, seperti bangkai hewan dan sisa-sisa tumbuhan.
Meski terlihat menakutkan, nyatanya magot memiliki peran penting sebagai alternatif pakan yang kaya nutrisi untuk ternak. Magot tidak hanya membantu mengelola limbah organik, tetapi juga menghasilkan produk sampingan berupa pupa yang dapat dimanfaatkan dalam industri pakan ternak.
Dengan tempat magot sederhana, kolam dangkal berukuran sekitar 5 m2, bisa panen dua kali sebulan. Sekali panen 40 hingga 50 kilogram magot. Hasil panen ini sudah ditunggu pembeli, yang mana akan menjadi pakan ternak, bahkan sering juga pemancing mencari magot untuk umpan.
&amp;ldquo;Sementara ini kebanyakan hasilnya dipakai untuk pakan ternak ikan lele yang ada di kolam depan,&amp;rdquo; ujar Dansektor 6 Kolonel Infantri Yanto.
Jika saja setiap rumah tangga memiliki peternakan magot atau setidaknya dalam satu RT yang dikelola bersama warga, maka masalah sampah sudah dapat diatasi sejak dari rumah tangga.
Di Sektor 6 Satgas Citarum Harum ini memang memiliki lahan cukup luas. Sebagian digunakan untuk kebun cabai, tomat dan sayuran lainnya. Juga dijadikan kandang ayam, bebek hingga kambing. Bahan makanan untuk semua ternak itu berasal dari olahan sampah.</description><content:encoded>KABUPATEN BANDUNG --Sektor 6 Satgas Citarum Harum menjadi percontohan ternak magot. Masyarakat yang berada di sekitar lingkungan sektor 6 Satgas Citarum Harum pun turut belajar cara membudidayakan magot.
Herman, warga setempat yang sejak 2018 membantu Sektor 6 Satgas Citarum Harum dan mengurus ternak magot, menuturkan bahwa magot efektif untuk mengurai sampah.
&amp;ldquo;Magot ini efektif mengurai sampah. 50 kilogram magot bisa mengurai 1 kuintal sampah organik,&amp;rdquo; ucap&amp;nbsp; Herman pada kamis (30/5/2024).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Pemprov Jabar Gelar Forum Kolaborasi untuk Pembangunan Sistem Perpajakan&amp;nbsp;

&amp;nbsp;Budi daya magot merupakan solusi untuk mengurangi dampak lingkungan dari limbah organik. Dengan memahami manfaat magot dan merancang budi daya yang tepat, masyarakat dapat memaksimalkan potensi magot dalam mendukung keberlanjutan lingkungan dan sumber daya pangan.
Magot sendiri adalah larva yang kerap kali diasosiasikan dengan lalat, dan tahap ini menjadi kunci dalam siklus hidup serangga metamorfosis sempurna. Magot adalah agen pengurai yang efektif, berperan dalam mengurai materi organik yang sudah mati, seperti bangkai hewan dan sisa-sisa tumbuhan.
Meski terlihat menakutkan, nyatanya magot memiliki peran penting sebagai alternatif pakan yang kaya nutrisi untuk ternak. Magot tidak hanya membantu mengelola limbah organik, tetapi juga menghasilkan produk sampingan berupa pupa yang dapat dimanfaatkan dalam industri pakan ternak.
Dengan tempat magot sederhana, kolam dangkal berukuran sekitar 5 m2, bisa panen dua kali sebulan. Sekali panen 40 hingga 50 kilogram magot. Hasil panen ini sudah ditunggu pembeli, yang mana akan menjadi pakan ternak, bahkan sering juga pemancing mencari magot untuk umpan.
&amp;ldquo;Sementara ini kebanyakan hasilnya dipakai untuk pakan ternak ikan lele yang ada di kolam depan,&amp;rdquo; ujar Dansektor 6 Kolonel Infantri Yanto.
Jika saja setiap rumah tangga memiliki peternakan magot atau setidaknya dalam satu RT yang dikelola bersama warga, maka masalah sampah sudah dapat diatasi sejak dari rumah tangga.
Di Sektor 6 Satgas Citarum Harum ini memang memiliki lahan cukup luas. Sebagian digunakan untuk kebun cabai, tomat dan sayuran lainnya. Juga dijadikan kandang ayam, bebek hingga kambing. Bahan makanan untuk semua ternak itu berasal dari olahan sampah.</content:encoded></item></channel></rss>
