<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Musuh Besar Israel, Mahmoud Ahmadinejad Mendaftarkan Diri dalam Pemilihan Presiden Iran</title><description>Ahmadinejad telah berulang kali menyerukan pemusnahan Israel.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/06/02/18/3016310/musuh-besar-israel-mahmoud-ahmadinejad-mendaftarkan-diri-dalam-pemilihan-presiden-iran</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/06/02/18/3016310/musuh-besar-israel-mahmoud-ahmadinejad-mendaftarkan-diri-dalam-pemilihan-presiden-iran"/><item><title>Musuh Besar Israel, Mahmoud Ahmadinejad Mendaftarkan Diri dalam Pemilihan Presiden Iran</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/06/02/18/3016310/musuh-besar-israel-mahmoud-ahmadinejad-mendaftarkan-diri-dalam-pemilihan-presiden-iran</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/06/02/18/3016310/musuh-besar-israel-mahmoud-ahmadinejad-mendaftarkan-diri-dalam-pemilihan-presiden-iran</guid><pubDate>Minggu 02 Juni 2024 14:41 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/06/02/18/3016310/musuh-besar-israel-mahmoud-ahmadinejad-mendaftarkan-diri-dalam-pemilihan-presiden-iran-0AqNqA29g8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad berdoa di makam Imam Abbas di Kerbala, Irak pada 2013. (Foto: Reuters) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/06/02/18/3016310/musuh-besar-israel-mahmoud-ahmadinejad-mendaftarkan-diri-dalam-pemilihan-presiden-iran-0AqNqA29g8.jpg</image><title>Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad berdoa di makam Imam Abbas di Kerbala, Irak pada 2013. (Foto: Reuters) </title></images><description>DUBAI - Mantan Presiden garis keras Iran Mahmoud Ahmadinejad telah mendaftar untuk mencalonkan diri sebagai presiden dalam pemilu negara itu pada 28 Juni, yang diselenggarakan setelah kematian Ebrahim Raisi dalam kecelakaan helikopter bulan lalu, televisi pemerintah Iran melaporkan pada Minggu.

BACA JUGA:
Media Iran Laporkan Hasil Penyelidikan Awal Kecelakaan Helikopter Presiden Raisi, Ini yang Terungkap


Namun, ia bisa saja dilarang ikut dalam pencalonan: Dewan Wali yang dipimpin oleh ulama di negara itu akan memeriksa para kandidat, dan mempublikasikan daftar kandidat yang memenuhi syarat pada 11 Juni.
Ahmadinejad, mantan anggota elit Garda Revolusi Iran, pertama kali terpilih sebagai presiden Iran pada 2005 dan mengundurkan diri karena batasan masa jabatan pada 2013.
Dia dilarang mencalonkan diri dalam pemilu 2017 oleh Dewan Wali, setahun setelah Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei memperingatkannya bahwa ikut serta dalam pemilu tersebut &quot;bukan demi kepentingannya dan negara&quot;.
Keretakan terjadi di antara keduanya setelah Ahmadinejad secara eksplisit menganjurkan pengawasan terhadap otoritas tertinggi Khamenei.
Pada 2018, dalam kritik yang jarang ditujukan kepada Khamenei, Ahmadinejad menulis surat kepadanya yang menyerukan pemilu yang &quot;bebas&quot;.

BACA JUGA:
Tegas, Iran Tak Akan Normalisasi Hubungan dengan Israel


Khamenei mendukung Ahmadinejad setelah terpilihnya kembali Ahmadinejad pada tahun 2009 yang memicu protes yang menewaskan puluhan orang dan ratusan orang ditangkap, sehingga mengguncang teokrasi yang berkuasa, sebelum pasukan keamanan yang dipimpin oleh Korps elit Garda Revolusi (IRGC) memadamkan kerusuhan tersebut.Ahmadinejad dikenal sebagai seorang tokoh anti-Israel dan menyerukan penghancuran negara zionis tersebut. Selama menjabat sebagai Presiden Iran, Ahmadinejad berulang kali membuat pernyataan dan pidato-pidato yang bermusuhan dengan Israel yang dia sebut sebagai rezim zionis.</description><content:encoded>DUBAI - Mantan Presiden garis keras Iran Mahmoud Ahmadinejad telah mendaftar untuk mencalonkan diri sebagai presiden dalam pemilu negara itu pada 28 Juni, yang diselenggarakan setelah kematian Ebrahim Raisi dalam kecelakaan helikopter bulan lalu, televisi pemerintah Iran melaporkan pada Minggu.

BACA JUGA:
Media Iran Laporkan Hasil Penyelidikan Awal Kecelakaan Helikopter Presiden Raisi, Ini yang Terungkap


Namun, ia bisa saja dilarang ikut dalam pencalonan: Dewan Wali yang dipimpin oleh ulama di negara itu akan memeriksa para kandidat, dan mempublikasikan daftar kandidat yang memenuhi syarat pada 11 Juni.
Ahmadinejad, mantan anggota elit Garda Revolusi Iran, pertama kali terpilih sebagai presiden Iran pada 2005 dan mengundurkan diri karena batasan masa jabatan pada 2013.
Dia dilarang mencalonkan diri dalam pemilu 2017 oleh Dewan Wali, setahun setelah Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei memperingatkannya bahwa ikut serta dalam pemilu tersebut &quot;bukan demi kepentingannya dan negara&quot;.
Keretakan terjadi di antara keduanya setelah Ahmadinejad secara eksplisit menganjurkan pengawasan terhadap otoritas tertinggi Khamenei.
Pada 2018, dalam kritik yang jarang ditujukan kepada Khamenei, Ahmadinejad menulis surat kepadanya yang menyerukan pemilu yang &quot;bebas&quot;.

BACA JUGA:
Tegas, Iran Tak Akan Normalisasi Hubungan dengan Israel


Khamenei mendukung Ahmadinejad setelah terpilihnya kembali Ahmadinejad pada tahun 2009 yang memicu protes yang menewaskan puluhan orang dan ratusan orang ditangkap, sehingga mengguncang teokrasi yang berkuasa, sebelum pasukan keamanan yang dipimpin oleh Korps elit Garda Revolusi (IRGC) memadamkan kerusuhan tersebut.Ahmadinejad dikenal sebagai seorang tokoh anti-Israel dan menyerukan penghancuran negara zionis tersebut. Selama menjabat sebagai Presiden Iran, Ahmadinejad berulang kali membuat pernyataan dan pidato-pidato yang bermusuhan dengan Israel yang dia sebut sebagai rezim zionis.</content:encoded></item></channel></rss>
