<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gunung Marapi Erupsi Muntahkan Abu Kelabu Setinggi 1.000 Meter</title><description>Gunung Marapi di Sumatera Barat kembali erupsi pada hari ini, Minggu (2/6/2024).</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/06/02/340/3016285/gunung-marapi-erupsi-muntahkan-abu-kelabu-setinggi-1-000-meter</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/06/02/340/3016285/gunung-marapi-erupsi-muntahkan-abu-kelabu-setinggi-1-000-meter"/><item><title>Gunung Marapi Erupsi Muntahkan Abu Kelabu Setinggi 1.000 Meter</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/06/02/340/3016285/gunung-marapi-erupsi-muntahkan-abu-kelabu-setinggi-1-000-meter</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/06/02/340/3016285/gunung-marapi-erupsi-muntahkan-abu-kelabu-setinggi-1-000-meter</guid><pubDate>Minggu 02 Juni 2024 13:26 WIB</pubDate><dc:creator>Rus Akbar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/06/02/340/3016285/gunung-marapi-erupsi-muntahkan-abu-kelabu-setinggi-1-000-meter-IKkqlWkxz8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Erupsi Gunung Marapi (Foto: Ist/Rus Akbar) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/06/02/340/3016285/gunung-marapi-erupsi-muntahkan-abu-kelabu-setinggi-1-000-meter-IKkqlWkxz8.jpg</image><title>Erupsi Gunung Marapi (Foto: Ist/Rus Akbar) </title></images><description>PADANG - Gunung Marapi di Sumatera Barat kembali erupsi pada hari ini, Minggu (2/6/2024). Laporan dari pos Pengamat Gunung Marapi, erupsi terjadi pada puk 11.46 WIB dengan ketinggian abu 1.000 meter.

&quot;Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 26.7 mm dan durasi &amp;plusmn; 37 detik,&quot; tulis kepala Pos Pengamat Gunung Api, Gunung Marapi, Teguh Purnomo, Minggu.

BACA JUGA:
Hilang 3 Hari, Bocah di Bekasi Ditemukan Tewas Dalam Lubang Galian Pompa Air


Sementara akibat erupsi Gunung Marapi tersebut daerah di Nagari Baru Palano, Kabupaten Agam, terkena abu vulkanik. &quot;Di lokasi kami di Batu Palano kaki Gunung Marapi ini kena abu akibat letusan tadi,&quot; ujar Wali Nagari Batu PalanoPalano, Darizal.

Sebagai instruksi dari PGA, kata Darizal, warga untuk memakai masker, biar tidak terhirup abu gunung. Sampai hari ini, status Gunung Marapi di Sumatera Barat, masih berstatus siaga atau level III.

Warga tidak boleh mendekati puncak Gunung Marapi radius 4,5 kilometer.

BACA JUGA:
Pelajar Nyambi Ojek Online Jadi Korban Aksi Klitih, Celurit Tertancap di Bahu Kanan&amp;nbsp; &amp;nbsp;
</description><content:encoded>PADANG - Gunung Marapi di Sumatera Barat kembali erupsi pada hari ini, Minggu (2/6/2024). Laporan dari pos Pengamat Gunung Marapi, erupsi terjadi pada puk 11.46 WIB dengan ketinggian abu 1.000 meter.

&quot;Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 26.7 mm dan durasi &amp;plusmn; 37 detik,&quot; tulis kepala Pos Pengamat Gunung Api, Gunung Marapi, Teguh Purnomo, Minggu.

BACA JUGA:
Hilang 3 Hari, Bocah di Bekasi Ditemukan Tewas Dalam Lubang Galian Pompa Air


Sementara akibat erupsi Gunung Marapi tersebut daerah di Nagari Baru Palano, Kabupaten Agam, terkena abu vulkanik. &quot;Di lokasi kami di Batu Palano kaki Gunung Marapi ini kena abu akibat letusan tadi,&quot; ujar Wali Nagari Batu PalanoPalano, Darizal.

Sebagai instruksi dari PGA, kata Darizal, warga untuk memakai masker, biar tidak terhirup abu gunung. Sampai hari ini, status Gunung Marapi di Sumatera Barat, masih berstatus siaga atau level III.

Warga tidak boleh mendekati puncak Gunung Marapi radius 4,5 kilometer.

BACA JUGA:
Pelajar Nyambi Ojek Online Jadi Korban Aksi Klitih, Celurit Tertancap di Bahu Kanan&amp;nbsp; &amp;nbsp;
</content:encoded></item></channel></rss>
