<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ditusuk Berkali-kali di Kepala, Polisi yang Kritis karena Penikaman Massal Akhirnya Meninggal</title><description>Meskipun menjalani operasi darurat, namun dia meninggal karena luka-lukanya pada Minggu (2/6/2024) sore.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/06/03/18/3016587/ditusuk-berkali-kali-di-kepala-polisi-yang-kritis-karena-penikaman-massal-akhirnya-meninggal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/06/03/18/3016587/ditusuk-berkali-kali-di-kepala-polisi-yang-kritis-karena-penikaman-massal-akhirnya-meninggal"/><item><title>Ditusuk Berkali-kali di Kepala, Polisi yang Kritis karena Penikaman Massal Akhirnya Meninggal</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/06/03/18/3016587/ditusuk-berkali-kali-di-kepala-polisi-yang-kritis-karena-penikaman-massal-akhirnya-meninggal</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/06/03/18/3016587/ditusuk-berkali-kali-di-kepala-polisi-yang-kritis-karena-penikaman-massal-akhirnya-meninggal</guid><pubDate>Senin 03 Juni 2024 09:48 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Susanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/06/03/18/3016587/ditikam-beberapa-kali-di-kepala-polisi-yang-kritis-karena-penikaman-massal-akhirnya-meninggal-fPu1NxBi2l.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Polisi yang kritis karena penikaman massal akhirnya meninggal dunia (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/06/03/18/3016587/ditikam-beberapa-kali-di-kepala-polisi-yang-kritis-karena-penikaman-massal-akhirnya-meninggal-fPu1NxBi2l.jpg</image><title>Polisi yang kritis karena penikaman massal akhirnya meninggal dunia (Foto: Reuters)</title></images><description>JERMAN &amp;ndash; Seorang petugas polisi yang berada dalam kondisi kritis setelah penikaman massal di kota Mannheim, Jerman pada Jumat (31/5/2024), telah dinyatakan meninggal dunia.
Pria berusia 29 tahun itu adalah satu dari enam orang, termasuk aktivis anti-Islam Michael St&amp;uuml;rzenberger, yang terluka oleh penyerang, yang ditahan di tempat kejadian.
Petugas polisi itu ditikam beberapa kali di kepala. Meskipun menjalani operasi darurat, namun dia meninggal karena luka-lukanya pada Minggu (2/6/2024) sore.
&amp;ldquo;Berita ini sangat mengguncang saya,&amp;rdquo; kata pemimpin Baden-W&amp;uuml;rttemberg, negara bagian di mana Mannheim berada.

BACA JUGA:
Penikaman Massal Kembali Terjadi di Sydney, Beberapa Korban Ditusuk Selama Kebaktian Gereja

&amp;ldquo;Semua pikiran kami tertuju pada keluarga, kerabat, dan kolega petugas,&amp;rdquo; terang Winfried Kretschmann, dikutip BBC.

BACA JUGA:
Penikaman Massal Prancis, Pelaku Menyebut Nama Yesus Kristus saat Menyerang

Kretschmann mengatakan penikaman tersebut menunjukkan risiko yang sering dihadapi petugas polisi setiap harinya tidak terhitung.
&amp;ldquo;Oleh karena itu, saya juga ingin menyampaikan simpati saya yang terdalam kepada seluruh petugas polisi di Baden-W&amp;uuml;rttemberg. Kami semua bersatu dengan Anda hari ini dalam kesedihan yang mendalam,&amp;rdquo; lanjutnya.Sebelumnya pada Minggu (2/6/2024), sekitar 800 orang membentuk rantai manusia di alun-alun tempat serangan itu terjadi. Mereka bertujuan untuk mengirimkan pesan terhadap kekerasan, kebencian dan agitasi.
Serangan itu terjadi bersamaan dengan unjuk rasa di alun-alun pasar yang diselenggarakan oleh St&amp;uuml;rzenberger, seorang aktivis sayap kanan. Sebagian darinya disiarkan langsung di YouTube.
Tersangka penyerang, yang diyakini adalah warga Afghanistan berusia 25 tahun yang tiba di Jerman pada tahun 2014, ditembak dan terluka di tempat kejadian.
Menurut polisi, dugaan motifnya masih belum jelas.</description><content:encoded>JERMAN &amp;ndash; Seorang petugas polisi yang berada dalam kondisi kritis setelah penikaman massal di kota Mannheim, Jerman pada Jumat (31/5/2024), telah dinyatakan meninggal dunia.
Pria berusia 29 tahun itu adalah satu dari enam orang, termasuk aktivis anti-Islam Michael St&amp;uuml;rzenberger, yang terluka oleh penyerang, yang ditahan di tempat kejadian.
Petugas polisi itu ditikam beberapa kali di kepala. Meskipun menjalani operasi darurat, namun dia meninggal karena luka-lukanya pada Minggu (2/6/2024) sore.
&amp;ldquo;Berita ini sangat mengguncang saya,&amp;rdquo; kata pemimpin Baden-W&amp;uuml;rttemberg, negara bagian di mana Mannheim berada.

BACA JUGA:
Penikaman Massal Kembali Terjadi di Sydney, Beberapa Korban Ditusuk Selama Kebaktian Gereja

&amp;ldquo;Semua pikiran kami tertuju pada keluarga, kerabat, dan kolega petugas,&amp;rdquo; terang Winfried Kretschmann, dikutip BBC.

BACA JUGA:
Penikaman Massal Prancis, Pelaku Menyebut Nama Yesus Kristus saat Menyerang

Kretschmann mengatakan penikaman tersebut menunjukkan risiko yang sering dihadapi petugas polisi setiap harinya tidak terhitung.
&amp;ldquo;Oleh karena itu, saya juga ingin menyampaikan simpati saya yang terdalam kepada seluruh petugas polisi di Baden-W&amp;uuml;rttemberg. Kami semua bersatu dengan Anda hari ini dalam kesedihan yang mendalam,&amp;rdquo; lanjutnya.Sebelumnya pada Minggu (2/6/2024), sekitar 800 orang membentuk rantai manusia di alun-alun tempat serangan itu terjadi. Mereka bertujuan untuk mengirimkan pesan terhadap kekerasan, kebencian dan agitasi.
Serangan itu terjadi bersamaan dengan unjuk rasa di alun-alun pasar yang diselenggarakan oleh St&amp;uuml;rzenberger, seorang aktivis sayap kanan. Sebagian darinya disiarkan langsung di YouTube.
Tersangka penyerang, yang diyakini adalah warga Afghanistan berusia 25 tahun yang tiba di Jerman pada tahun 2014, ditembak dan terluka di tempat kejadian.
Menurut polisi, dugaan motifnya masih belum jelas.</content:encoded></item></channel></rss>
