<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Curiga sejak Awal, Warga Sempat Gerebek Rumah Pelaku Pembunuhan Anak di Bekasi</title><description>Atas kecurigaan itu, Endong bersama warga lainnya bahkan sempat mendatangi kediaman DS saat mencoba mencari GH.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/06/03/338/3016724/curiga-sejak-awal-warga-sempat-gerebek-rumah-pelaku-pembunuhan-anak-di-bekasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/06/03/338/3016724/curiga-sejak-awal-warga-sempat-gerebek-rumah-pelaku-pembunuhan-anak-di-bekasi"/><item><title>Curiga sejak Awal, Warga Sempat Gerebek Rumah Pelaku Pembunuhan Anak di Bekasi</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/06/03/338/3016724/curiga-sejak-awal-warga-sempat-gerebek-rumah-pelaku-pembunuhan-anak-di-bekasi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/06/03/338/3016724/curiga-sejak-awal-warga-sempat-gerebek-rumah-pelaku-pembunuhan-anak-di-bekasi</guid><pubDate>Senin 03 Juni 2024 14:21 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Simanjuntak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/06/03/338/3016724/curiga-sejak-awal-warga-sempat-gerebek-rumah-pelaku-pembunuhan-anak-di-bekasi-XjNNaTKRPi.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bocah tewas dalam lubang galian pompa di Bekasi (Foto: Jonathan Simanjuntak)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/06/03/338/3016724/curiga-sejak-awal-warga-sempat-gerebek-rumah-pelaku-pembunuhan-anak-di-bekasi-XjNNaTKRPi.jpg</image><title>Bocah tewas dalam lubang galian pompa di Bekasi (Foto: Jonathan Simanjuntak)</title></images><description>BEKASI - DS (61), terduga pelaku pembunuhan GH (9) anak asal Bantargebang, Kota Bekasi sudah dicurigai sejak awal merupakan pelaku oleh warga sekitar. DS disebut memang kerap berinteraksi dengan korban.

&quot;Curiganya di situ, dia korban sering dikasih duit sama pelaku, orangtuanya juga sempat marahin anaknya, &amp;lsquo;kalo dikasih duit sama orang lain jangan diambil&amp;rsquo;,&quot; kata tetangga pelaku, Endong, Senin (3/6/2024).

BACA JUGA:
Ada Lubang Baru Dicor, Polisi Dalami Dugaan Korban Lain dalam Kasus Pembunuhan Anak di Bekasi


Atas kecurigaan itu, Endong bersama warga lainnya bahkan sempat mendatangi kediaman DS saat mencoba mencari GH. Saat itu, pelaku justru menantang warga untuk menggeledah rumahnya.

&quot;Saya masuk ke rumahnya, berempat, saya pak RT, ketua Karang Taruna, sama teman saya satu. Jawaban dia setelah itu &amp;lsquo;silakan aja geledah&amp;rsquo;,&quot; sambungnya.

BACA JUGA:
Pembunuhan Bocah di Lubang Pompa, Ditemukan Banyak Foto Anak dan Alat Dukun di Rumah Pelaku


Di dalam rumah itu juga, Endong mengaku janggal ketika menemukan terdapat lubang galian di dalam rumah. Lubang galian itu, kata Endong, diakui pelaku untuk membuat tempat pembuangan akhir.

&quot;Tapi kalau saya pikir gak masuk akal, buat septic tank kecil begitu, belum masuk hebel, terus nanti jadinya seperti apa. Terlalu kecil, kecuali luasnya 1 meter setengah baru masuk akal,&quot; jelas dia.

Lubang kedua yang ditemukan justru baru saat warga kembali menggerebek rumah pelaku bersama aparat kepolisian. Di dalam lubang galian untuk pompa air itu ditemukan jasad GH dalam kondisi terbungkus karung.



&quot;Jasadnya ditemuin di situ. Malam-malam nemuinnya di dalam karung beras 50 kg. Udah kayak mau balap karung aja posisinya,&quot; tutupnya.</description><content:encoded>BEKASI - DS (61), terduga pelaku pembunuhan GH (9) anak asal Bantargebang, Kota Bekasi sudah dicurigai sejak awal merupakan pelaku oleh warga sekitar. DS disebut memang kerap berinteraksi dengan korban.

&quot;Curiganya di situ, dia korban sering dikasih duit sama pelaku, orangtuanya juga sempat marahin anaknya, &amp;lsquo;kalo dikasih duit sama orang lain jangan diambil&amp;rsquo;,&quot; kata tetangga pelaku, Endong, Senin (3/6/2024).

BACA JUGA:
Ada Lubang Baru Dicor, Polisi Dalami Dugaan Korban Lain dalam Kasus Pembunuhan Anak di Bekasi


Atas kecurigaan itu, Endong bersama warga lainnya bahkan sempat mendatangi kediaman DS saat mencoba mencari GH. Saat itu, pelaku justru menantang warga untuk menggeledah rumahnya.

&quot;Saya masuk ke rumahnya, berempat, saya pak RT, ketua Karang Taruna, sama teman saya satu. Jawaban dia setelah itu &amp;lsquo;silakan aja geledah&amp;rsquo;,&quot; sambungnya.

BACA JUGA:
Pembunuhan Bocah di Lubang Pompa, Ditemukan Banyak Foto Anak dan Alat Dukun di Rumah Pelaku


Di dalam rumah itu juga, Endong mengaku janggal ketika menemukan terdapat lubang galian di dalam rumah. Lubang galian itu, kata Endong, diakui pelaku untuk membuat tempat pembuangan akhir.

&quot;Tapi kalau saya pikir gak masuk akal, buat septic tank kecil begitu, belum masuk hebel, terus nanti jadinya seperti apa. Terlalu kecil, kecuali luasnya 1 meter setengah baru masuk akal,&quot; jelas dia.

Lubang kedua yang ditemukan justru baru saat warga kembali menggerebek rumah pelaku bersama aparat kepolisian. Di dalam lubang galian untuk pompa air itu ditemukan jasad GH dalam kondisi terbungkus karung.



&quot;Jasadnya ditemuin di situ. Malam-malam nemuinnya di dalam karung beras 50 kg. Udah kayak mau balap karung aja posisinya,&quot; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
