<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tahanan Rudapaksa Anak Polres Sampang Meninggal, Keluarga Temukan Memar saat Mandikan Jenazah</title><description>Sebab sampai saat ini masih belum ada keterangan resmi dari pihak rumah sakit terkait hasil pemeriksaan Almarhum R.
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/06/03/519/3016882/tahanan-rudapaksa-anak-polres-sampang-meninggal-keluarga-temukan-memar-saat-mandikan-jenazah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/06/03/519/3016882/tahanan-rudapaksa-anak-polres-sampang-meninggal-keluarga-temukan-memar-saat-mandikan-jenazah"/><item><title>Tahanan Rudapaksa Anak Polres Sampang Meninggal, Keluarga Temukan Memar saat Mandikan Jenazah</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/06/03/519/3016882/tahanan-rudapaksa-anak-polres-sampang-meninggal-keluarga-temukan-memar-saat-mandikan-jenazah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/06/03/519/3016882/tahanan-rudapaksa-anak-polres-sampang-meninggal-keluarga-temukan-memar-saat-mandikan-jenazah</guid><pubDate>Senin 03 Juni 2024 19:43 WIB</pubDate><dc:creator>Diwan Mohammad Zahri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/06/03/519/3016882/tahanan-rudapaksa-anak-polres-sampang-meninggal-keluarga-temukan-memar-saat-mandikan-jenazah-peDmMJnH0d.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi  (Foto: Dok. Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/06/03/519/3016882/tahanan-rudapaksa-anak-polres-sampang-meninggal-keluarga-temukan-memar-saat-mandikan-jenazah-peDmMJnH0d.jpg</image><title>Ilustrasi  (Foto: Dok. Okezone)</title></images><description>SAMPANG - Kematian tahanan Polres Sampang R (32) asal Desa Gunung Maddah, Kecamatan Sampang, Madura, Jawa Timur masih menjadi teka teki.

Sebab sampai saat ini masih belum ada keterangan resmi dari pihak rumah sakit terkait hasil pemeriksaan Almarhum R.

Hal itu membuat panesehat hukum Almarhum R (32) angkat bicara terkait kematian klien nya .

Penasehat hukum Almarhum R (32) Lukman Hakim mengingikan pihak kepolisian  segera melakukan langkah -langkah kongkrit sebab hari ini Sampang tengah dihebohkan dengan informasi tersebut juga agar tidak menimbulkan spekulasi  liar di tengah masyarakat.

&quot;Kami mewakili keluarga almarhum berharap pihak kepolisian segera ambil langkah dan memberikan informasi yang real perihal penyebab kematiannya,&quot; kata Lukman Senin (3/6/2024)

Menurutnya, keluarga almarhum meminta pihak kepolisian untuk segera melakukan penyelidikan perihal kondisi almarhum.


BACA JUGA:
Cabuli Guru SD, Oknum Kepsek di Sampang Dituntut 18 Bulan Penjara


&quot;Sebab pada saat dimandikan terdapat luka di salah satu bagian tubuhnya,&quot; terangnya

Kendati demikian Lukman juga meminta pihak RSUD Sampang harus membuka hasil pemeriksaan, karana berdasarkan keterangan keluarganya ada luka memar di bagian tubuh Almarhum R.

&quot;Sehingga pihak rumah sakit harus memberikan informasi yang real berdasarkan hasil pemeriksaan,&quot; harapnya.
Diberitakan sebelumnya Salah satu tahanan Polres Sampang dikabarkan meninggal dunia di RSUD dr. Mohammad Zyn Sampang, pada Minggu 2 Juni 2024. Tahanan kasus asusila itu yakni pria berinisial R (32) asal Desa Gunung Maddah, Kecamatan Sampang, Madura.



Tahanan R ini diringkus Satreskrim Polres Sampang pada 14 Mei 2024 lalu diduga terlibat kasus rudapaksa terhadap anak di bawah umur.



Kasi Humas Polres Sampang Ipda Dedy Dely Rasidie membenarkan atas meninggalnya salah satu tahanan Polres Sampang tersebut.



&amp;ldquo;Iya benar, yang bersangkutan sakit dan sudah dirawat mulai tanggal 1 Juni kemarin,&amp;rdquo; katanya.

</description><content:encoded>SAMPANG - Kematian tahanan Polres Sampang R (32) asal Desa Gunung Maddah, Kecamatan Sampang, Madura, Jawa Timur masih menjadi teka teki.

Sebab sampai saat ini masih belum ada keterangan resmi dari pihak rumah sakit terkait hasil pemeriksaan Almarhum R.

Hal itu membuat panesehat hukum Almarhum R (32) angkat bicara terkait kematian klien nya .

Penasehat hukum Almarhum R (32) Lukman Hakim mengingikan pihak kepolisian  segera melakukan langkah -langkah kongkrit sebab hari ini Sampang tengah dihebohkan dengan informasi tersebut juga agar tidak menimbulkan spekulasi  liar di tengah masyarakat.

&quot;Kami mewakili keluarga almarhum berharap pihak kepolisian segera ambil langkah dan memberikan informasi yang real perihal penyebab kematiannya,&quot; kata Lukman Senin (3/6/2024)

Menurutnya, keluarga almarhum meminta pihak kepolisian untuk segera melakukan penyelidikan perihal kondisi almarhum.


BACA JUGA:
Cabuli Guru SD, Oknum Kepsek di Sampang Dituntut 18 Bulan Penjara


&quot;Sebab pada saat dimandikan terdapat luka di salah satu bagian tubuhnya,&quot; terangnya

Kendati demikian Lukman juga meminta pihak RSUD Sampang harus membuka hasil pemeriksaan, karana berdasarkan keterangan keluarganya ada luka memar di bagian tubuh Almarhum R.

&quot;Sehingga pihak rumah sakit harus memberikan informasi yang real berdasarkan hasil pemeriksaan,&quot; harapnya.
Diberitakan sebelumnya Salah satu tahanan Polres Sampang dikabarkan meninggal dunia di RSUD dr. Mohammad Zyn Sampang, pada Minggu 2 Juni 2024. Tahanan kasus asusila itu yakni pria berinisial R (32) asal Desa Gunung Maddah, Kecamatan Sampang, Madura.



Tahanan R ini diringkus Satreskrim Polres Sampang pada 14 Mei 2024 lalu diduga terlibat kasus rudapaksa terhadap anak di bawah umur.



Kasi Humas Polres Sampang Ipda Dedy Dely Rasidie membenarkan atas meninggalnya salah satu tahanan Polres Sampang tersebut.



&amp;ldquo;Iya benar, yang bersangkutan sakit dan sudah dirawat mulai tanggal 1 Juni kemarin,&amp;rdquo; katanya.

</content:encoded></item></channel></rss>
