<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penumpang KM Permata Nusantara Terjun ke Laut, Ditemukan Meninggal 3 Hari Kemudian</title><description>Seorang penumpang kapal fery, KM Permata Nusantara, melompat ke laut saat kapal tersebut sedang berlayar dari Kabupaten Bone.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/06/03/609/3016483/penumpang-km-permata-nusantara-terjun-ke-laut-ditemukan-meninggal-3-hari-kemudian</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/06/03/609/3016483/penumpang-km-permata-nusantara-terjun-ke-laut-ditemukan-meninggal-3-hari-kemudian"/><item><title>Penumpang KM Permata Nusantara Terjun ke Laut, Ditemukan Meninggal 3 Hari Kemudian</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/06/03/609/3016483/penumpang-km-permata-nusantara-terjun-ke-laut-ditemukan-meninggal-3-hari-kemudian</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/06/03/609/3016483/penumpang-km-permata-nusantara-terjun-ke-laut-ditemukan-meninggal-3-hari-kemudian</guid><pubDate>Senin 03 Juni 2024 02:17 WIB</pubDate><dc:creator>Bulan Sri Indra Maya</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/06/03/609/3016483/penumpang-km-permata-nusantara-terjun-ke-laut-ditemukan-meninggal-3-hari-kemudian-NRDJoGNU0T.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto : Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/06/03/609/3016483/penumpang-km-permata-nusantara-terjun-ke-laut-ditemukan-meninggal-3-hari-kemudian-NRDJoGNU0T.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto : Freepik)</title></images><description>BONE - Seorang penumpang kapal  fery, KM Permata Nusantara, melompat ke laut saat kapal tersebut sedang berlayar dari Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, menuju Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara.

Akibatnya, penumpang tersebut ditemukan meninggal dunia setelah tim SAR gabungan melakukan pencarian selama 3 hari.


BACA JUGA:
Bengkel di Pondok Ranggon Kebakaran, Kerugian Ditaksir Rp30 Juta


Korban diketahui bernama Syamsuddin, terjun ke laut saat kapal fery baru saja meninggalkan Pelabuhan Bajoe, sekitar 30 menit setelah kapal tersebut berlayar.

Diduga, korban yang merupakan warga Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan,  mengalami depresi berat dengan adanya masalah keluarga. Sehingga korban nekat terjun ke laut.

Mendapat laporan terkait hal tersebut, tim SAR gabungan dari Basarnas, Brimob Den C Bone, Satpol PP, Polair, dan  tim lainnya, langsung melakukan pencarian.


BACA JUGA:
ICW Minta Calon Pimpinan KPK Tidak Melanggar Etik dan Berintegritas


Setelah tiga hari pencarian dilakukan, korban baru ditemukan dan sudah tidak bernyawa dengan posisi terapung dan telentang di perairan Bajoe. Korban ditemukan sekitar dua mil dari lokasi korban melompat.

Jenazah korban langsung dievakuasi ke daratan menggunakan perahu karet kemudian langsung dibawa  ke Rumah Sakit Umum Tenriawaru Bone.Setelah berada dua jam di rumah sakit, jenazah korban langsung dipulangkan ke kampung halamannya untuk disemayamkan, di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

&quot;Korban ditemukan sekitar dua mil arah utara dari titik korban melompat. Korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia,&quot; ujar Koordinator Basarnas Bone, Febriyanto, Minggu (2/6/2024).

Febriyanto mengatakan, korban langsung dievakuasi ke rumah sakit untuk diserahkan ke pihak keluarga.</description><content:encoded>BONE - Seorang penumpang kapal  fery, KM Permata Nusantara, melompat ke laut saat kapal tersebut sedang berlayar dari Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, menuju Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara.

Akibatnya, penumpang tersebut ditemukan meninggal dunia setelah tim SAR gabungan melakukan pencarian selama 3 hari.


BACA JUGA:
Bengkel di Pondok Ranggon Kebakaran, Kerugian Ditaksir Rp30 Juta


Korban diketahui bernama Syamsuddin, terjun ke laut saat kapal fery baru saja meninggalkan Pelabuhan Bajoe, sekitar 30 menit setelah kapal tersebut berlayar.

Diduga, korban yang merupakan warga Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan,  mengalami depresi berat dengan adanya masalah keluarga. Sehingga korban nekat terjun ke laut.

Mendapat laporan terkait hal tersebut, tim SAR gabungan dari Basarnas, Brimob Den C Bone, Satpol PP, Polair, dan  tim lainnya, langsung melakukan pencarian.


BACA JUGA:
ICW Minta Calon Pimpinan KPK Tidak Melanggar Etik dan Berintegritas


Setelah tiga hari pencarian dilakukan, korban baru ditemukan dan sudah tidak bernyawa dengan posisi terapung dan telentang di perairan Bajoe. Korban ditemukan sekitar dua mil dari lokasi korban melompat.

Jenazah korban langsung dievakuasi ke daratan menggunakan perahu karet kemudian langsung dibawa  ke Rumah Sakit Umum Tenriawaru Bone.Setelah berada dua jam di rumah sakit, jenazah korban langsung dipulangkan ke kampung halamannya untuk disemayamkan, di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

&quot;Korban ditemukan sekitar dua mil arah utara dari titik korban melompat. Korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia,&quot; ujar Koordinator Basarnas Bone, Febriyanto, Minggu (2/6/2024).

Febriyanto mengatakan, korban langsung dievakuasi ke rumah sakit untuk diserahkan ke pihak keluarga.</content:encoded></item></channel></rss>
