<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tok! DPR Sahkan RUU Kesejahteraan Ibu dan Anak Jadi Undang-Undang</title><description>Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) secara resmi mengesahkan Rancangan Undang-Undang Kesejahteraan Ibu dan Anak.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/06/04/337/3017116/tok-dpr-sahkan-ruu-kesejahteraan-ibu-dan-anak-jadi-undang-undang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/06/04/337/3017116/tok-dpr-sahkan-ruu-kesejahteraan-ibu-dan-anak-jadi-undang-undang"/><item><title>Tok! DPR Sahkan RUU Kesejahteraan Ibu dan Anak Jadi Undang-Undang</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/06/04/337/3017116/tok-dpr-sahkan-ruu-kesejahteraan-ibu-dan-anak-jadi-undang-undang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/06/04/337/3017116/tok-dpr-sahkan-ruu-kesejahteraan-ibu-dan-anak-jadi-undang-undang</guid><pubDate>Selasa 04 Juni 2024 12:44 WIB</pubDate><dc:creator>Felldy Utama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/06/04/337/3017116/tok-dpr-sahkan-ruu-kesejahteraan-ibu-dan-anak-jadi-undang-undang-6D6yyVVUfX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">DPR sahkan RUU Kesejahteraan Ibu dan Anak. (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/06/04/337/3017116/tok-dpr-sahkan-ruu-kesejahteraan-ibu-dan-anak-jadi-undang-undang-6D6yyVVUfX.jpg</image><title>DPR sahkan RUU Kesejahteraan Ibu dan Anak. (Foto: MPI)</title></images><description>JAKARTA - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) secara resmi mengesahkan Rancangan Undang-Undang Kesejahteraan Ibu dan Anak Pada Fase Seribu Hari Pertama Kehidupan (RUU KIA) menjadi undang-undang.


Pengesahan itu ditetapkan dalam pengambilan keputusan tingkat II pada Rapat Paripurna ke-19 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2023-2024, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (4/6/2024).

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Sri Mulyani Bawa RAPBN 2025 Prabowo ke DPR, Singgung Pertumbuhan Ekonomi 8%

Sebelum pengambilan keputusan, Wakil Ketua Komisi VIII DPR Diah Pitaloka membacakan laporan pembahasan RUU KIA.


&quot;Harapannya rancangan undang-undang ini dapat disetujui pada pembahasan tingkat II di Rapat Paripurna DPR RI hari ini dan selanjutnya dapat dikirimkan ke presiden Indonesia untuk disahkan menjadi undang-undang,&quot; kata Diah dalam laporannya.


Setelah mendengar laporan dari Komisi VIII DPR, Ketua DPR Puan Maharani yang bertindak sebagai pimpinan rapat, meminta persetujuan dari  anggota dewan yang hadir apakah RUU KIA dapat dijadikan undang-undang.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Breaking News: Rapat Paripurna DPR Setujui Pemberian Kewarganegaraan RI untuk Calvin Verdonk dan Jens Raven

&quot;Selanjutnya kami akan menanyakan kepada setiap fraksi, apakah RUU KIA pada fase 1000 hari pertama kehidupan dapat disetujui untuk disahkan menjadi UU?&quot; Tanya Puan.


&quot;Setuju,&quot; jawab anggota dewan yang hadir.

</description><content:encoded>JAKARTA - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) secara resmi mengesahkan Rancangan Undang-Undang Kesejahteraan Ibu dan Anak Pada Fase Seribu Hari Pertama Kehidupan (RUU KIA) menjadi undang-undang.


Pengesahan itu ditetapkan dalam pengambilan keputusan tingkat II pada Rapat Paripurna ke-19 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2023-2024, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (4/6/2024).

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Sri Mulyani Bawa RAPBN 2025 Prabowo ke DPR, Singgung Pertumbuhan Ekonomi 8%

Sebelum pengambilan keputusan, Wakil Ketua Komisi VIII DPR Diah Pitaloka membacakan laporan pembahasan RUU KIA.


&quot;Harapannya rancangan undang-undang ini dapat disetujui pada pembahasan tingkat II di Rapat Paripurna DPR RI hari ini dan selanjutnya dapat dikirimkan ke presiden Indonesia untuk disahkan menjadi undang-undang,&quot; kata Diah dalam laporannya.


Setelah mendengar laporan dari Komisi VIII DPR, Ketua DPR Puan Maharani yang bertindak sebagai pimpinan rapat, meminta persetujuan dari  anggota dewan yang hadir apakah RUU KIA dapat dijadikan undang-undang.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Breaking News: Rapat Paripurna DPR Setujui Pemberian Kewarganegaraan RI untuk Calvin Verdonk dan Jens Raven

&quot;Selanjutnya kami akan menanyakan kepada setiap fraksi, apakah RUU KIA pada fase 1000 hari pertama kehidupan dapat disetujui untuk disahkan menjadi UU?&quot; Tanya Puan.


&quot;Setuju,&quot; jawab anggota dewan yang hadir.

</content:encoded></item></channel></rss>
