<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jelang Dideportasi, Buronan Nomor 1 Thailand Jalani Pemeriksaan Kesehatan   </title><description>Setelah menjalani pemeriksaan kesehatan, ia langsung dibawa ke ruangan lainnya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/06/04/337/3017157/jelang-dideportasi-buronan-nomor-1-thailand-jalani-pemeriksaan-kesehatan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/06/04/337/3017157/jelang-dideportasi-buronan-nomor-1-thailand-jalani-pemeriksaan-kesehatan"/><item><title>Jelang Dideportasi, Buronan Nomor 1 Thailand Jalani Pemeriksaan Kesehatan   </title><link>https://news.okezone.com/read/2024/06/04/337/3017157/jelang-dideportasi-buronan-nomor-1-thailand-jalani-pemeriksaan-kesehatan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/06/04/337/3017157/jelang-dideportasi-buronan-nomor-1-thailand-jalani-pemeriksaan-kesehatan</guid><pubDate>Selasa 04 Juni 2024 13:58 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/06/04/337/3017157/jelang-dideportasi-buronan-nomor-1-thailand-jalani-pemeriksaan-kesehatan-sxXFhHdktX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Buronan Thailand dideportasi (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/06/04/337/3017157/jelang-dideportasi-buronan-nomor-1-thailand-jalani-pemeriksaan-kesehatan-sxXFhHdktX.jpg</image><title>Buronan Thailand dideportasi (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNi8wMi8xLzE4MTM0Mi81L3g4emluYmc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Jelang dideportasi ke negara asalnya, buronan nomor 1 di Thailand, Chaowalit Thongduang menjalani pemeriksaan kesehatan atau medical check-up.
Berdasarkan pantauan di Polres Bandara Soekarno-Hatta, terlihat Chaowalit dikawal ketat anggota kepolisian dan digiring ke sebuah ruangan untuk menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan.
Informasi yang diterima, pemeriksaan kesehatan itu meliputi tanda vital dan pemeriksaan fisik terhadap buronan nomor 1 asal Thailand itu. Setelah menjalani pemeriksaan kesehatan, ia langsung dibawa ke ruangan lainnya.

BACA JUGA:
Ini Penampakan Chaowalit Thongduang Buronan Nomor 1 Thailand Sebelum Dideportasi

&amp;ldquo;Hasilnya (pemeriksaan kesehatan) normal,&amp;rdquo; kata Dokter Sidokes Polresta Bandara, Westha Dega Sasriya di Polres Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Selasa (4/6/2024).
Sebagai informasi, polri menangkap Chaowalit Thongduang di wilayah di wilayah Badung, Bali pada Kamis pagi, 30 Mei 2024.

BACA JUGA:
5 Fakta Buronan Thailand Ditangkap di Bali, Ketua Gengster yang Bakal Dibarter dengan Fredy Pratama

Kepala Divisi Hubungan Internasional (Kadiv Hubinter) Polri Irjen Pol. Krishna Murti mengatakan, selama kabur dan bersembunyi di Indonesia, Chaowalit berpura-pura bisu.

Diduga hal itu dilakukan untuk menutupi ketidakmampuannya dalam berbahasa Indonesia.

Chaowalit Thongduang juga sengaja menyamar dan menggunakan KTP palsu bernama Sulaiman selama bersembunyi di Indonesia.

Kepala Bagian Jatinter Sekretariat NCB Divisi Hubungan Internasional Polri, Kombes Audie Latuheru menjelaskan, ada dua WNI yang telah membantu pelarian Chaowalit Thongduang.

Meskipun tak memerinci identitas keduanya, namun Audie menegaskan, mereka telah memfasilitasi buron Thailand dengan membuatkan KTP palsu atas nama Sulaiman. &quot;Membantu, bikin KTP Palsu,&quot; kata Audie saat, dikonfirmasi, Sabtu (1/5/2024).

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNi8wMi8xLzE4MTM0Mi81L3g4emluYmc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Jelang dideportasi ke negara asalnya, buronan nomor 1 di Thailand, Chaowalit Thongduang menjalani pemeriksaan kesehatan atau medical check-up.
Berdasarkan pantauan di Polres Bandara Soekarno-Hatta, terlihat Chaowalit dikawal ketat anggota kepolisian dan digiring ke sebuah ruangan untuk menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan.
Informasi yang diterima, pemeriksaan kesehatan itu meliputi tanda vital dan pemeriksaan fisik terhadap buronan nomor 1 asal Thailand itu. Setelah menjalani pemeriksaan kesehatan, ia langsung dibawa ke ruangan lainnya.

BACA JUGA:
Ini Penampakan Chaowalit Thongduang Buronan Nomor 1 Thailand Sebelum Dideportasi

&amp;ldquo;Hasilnya (pemeriksaan kesehatan) normal,&amp;rdquo; kata Dokter Sidokes Polresta Bandara, Westha Dega Sasriya di Polres Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Selasa (4/6/2024).
Sebagai informasi, polri menangkap Chaowalit Thongduang di wilayah di wilayah Badung, Bali pada Kamis pagi, 30 Mei 2024.

BACA JUGA:
5 Fakta Buronan Thailand Ditangkap di Bali, Ketua Gengster yang Bakal Dibarter dengan Fredy Pratama

Kepala Divisi Hubungan Internasional (Kadiv Hubinter) Polri Irjen Pol. Krishna Murti mengatakan, selama kabur dan bersembunyi di Indonesia, Chaowalit berpura-pura bisu.

Diduga hal itu dilakukan untuk menutupi ketidakmampuannya dalam berbahasa Indonesia.

Chaowalit Thongduang juga sengaja menyamar dan menggunakan KTP palsu bernama Sulaiman selama bersembunyi di Indonesia.

Kepala Bagian Jatinter Sekretariat NCB Divisi Hubungan Internasional Polri, Kombes Audie Latuheru menjelaskan, ada dua WNI yang telah membantu pelarian Chaowalit Thongduang.

Meskipun tak memerinci identitas keduanya, namun Audie menegaskan, mereka telah memfasilitasi buron Thailand dengan membuatkan KTP palsu atas nama Sulaiman. &quot;Membantu, bikin KTP Palsu,&quot; kata Audie saat, dikonfirmasi, Sabtu (1/5/2024).

</content:encoded></item></channel></rss>
