<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>148 Anak Palestina Tewas di Tepi Barat, PBB: Mereka Bawa Batu Atau Petasan yang Tidak Mengancam Nyawa</title><description>Mereka tidak dapat menentukan siapa yang bertanggung jawab atas enam kematian lainnya</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/06/05/18/3017789/148-anak-palestina-tewas-di-tepi-barat-pbb-mereka-bawa-batu-atau-petasan-yang-tidak-mengancam-nyawa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/06/05/18/3017789/148-anak-palestina-tewas-di-tepi-barat-pbb-mereka-bawa-batu-atau-petasan-yang-tidak-mengancam-nyawa"/><item><title>148 Anak Palestina Tewas di Tepi Barat, PBB: Mereka Bawa Batu Atau Petasan yang Tidak Mengancam Nyawa</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/06/05/18/3017789/148-anak-palestina-tewas-di-tepi-barat-pbb-mereka-bawa-batu-atau-petasan-yang-tidak-mengancam-nyawa</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/06/05/18/3017789/148-anak-palestina-tewas-di-tepi-barat-pbb-mereka-bawa-batu-atau-petasan-yang-tidak-mengancam-nyawa</guid><pubDate>Rabu 05 Juni 2024 19:02 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Susanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/06/05/18/3017789/148-anak-palestina-tewas-di-tepi-barat-pbb-mereka-bawa-batu-atau-petasan-yang-tidak-mengancam-nyawa-Af2CckyrDw.jpg" expression="full" type="image/jpeg">PBB kecam Israel atas kematian 148 anak-anak Palestina di Tepi Barat (Foto: AP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/06/05/18/3017789/148-anak-palestina-tewas-di-tepi-barat-pbb-mereka-bawa-batu-atau-petasan-yang-tidak-mengancam-nyawa-Af2CckyrDw.jpg</image><title>PBB kecam Israel atas kematian 148 anak-anak Palestina di Tepi Barat (Foto: AP)</title></images><description>TEPI BARAT - Kantor hak asasi manusia (HAM) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengatakan beberapa warga Palestina yang terbunuh di Tepi Barat adalah anak-anak yang bersenjatakan batu atau petasan dan jelas tidak mengancam nyawa. Di antara 506 warga Palestina yang tewas, terdapat 148 anak-anak.
Kantor HAM PBB mencatat setidaknya 490 warga Palestina dibunuh oleh pasukan Israel dan 10 orang dibunuh oleh pemukim.
Mereka tidak dapat menentukan siapa yang bertanggung jawab atas enam kematian lainnya karena pemukim dan pasukan Israel melakukan penembakan pada saat yang bersamaan.

BACA JUGA:
10 Kota di Palestina yang Sudah Dirampas Israel

Tingginya jumlah orang yang meninggal setelah ditembak di bagian atas tubuh, serta tidak diberikannya bantuan medis kepada korban luka, menunjukkan adanya niat untuk membunuh.

BACA JUGA:
Slovenia Jadi Negara Uni Eropa Terbaru yang Akui Negara Palestina

&amp;ldquo;Impunitas yang meluas atas kejahatan semacam ini sudah menjadi hal yang lumrah sejak lama di Tepi Barat yang diduduki. Impunitas seperti itu telah menciptakan lingkungan yang memungkinkan terjadinya semakin banyak pembunuhan di luar hukum yang dilakukan oleh ISF,&amp;rdquo; ujar Komisaris Tinggi Hak Asasi Manusia PBB, Volker Turk, dikutip Reuters.
Hamas menguasai Gaza dan menentang hidup berdampingan dengan Israel. Otoritas Palestina menjalankan pemerintahan sendiri secara terbatas di Tepi Barat.

Kekerasan yang dilakukan pemukim merupakan sumber kekhawatiran yang semakin besar di kalangan sekutu Barat Israel. Sejumlah negara, termasuk Amerika Serikat (AS), telah menjatuhkan sanksi terhadap pemukim yang melakukan kekerasan dan mendesak Israel untuk berbuat lebih banyak untuk menghentikan kekerasan tersebut.Seperti diketahui, Kantor HAM PBB pada Selasa (4/6/2024) menyerukan diakhirinya kekerasan antara pasukan keamanan Israel dan pemukim Yahudi yang telah membunuh lebih dari 500 warga Palestina di Tepi Barat sejak dimulainya perang Israel-Hamas di Gaza.



Pernyataan tersebut mengatakan bahwa Israel telah menggunakan kekuatan yang tidak perlu dan tidak proporsional di Tepi Barat yang diduduki Israel. PBB juga mengutuk apa yang disebutnya sebagai penolakan sistematis terhadap bantuan medis.



Pasukan Pertahanan Israel (IDF) tidak segera menanggapi permintaan komentar atas pernyataan PBB tersebut.



Misi diplomatik Israel di Jenewa mengatakan tindakan mereka di Tepi Barat merupakan respons terhadap peningkatan serangan yang drastis.

</description><content:encoded>TEPI BARAT - Kantor hak asasi manusia (HAM) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengatakan beberapa warga Palestina yang terbunuh di Tepi Barat adalah anak-anak yang bersenjatakan batu atau petasan dan jelas tidak mengancam nyawa. Di antara 506 warga Palestina yang tewas, terdapat 148 anak-anak.
Kantor HAM PBB mencatat setidaknya 490 warga Palestina dibunuh oleh pasukan Israel dan 10 orang dibunuh oleh pemukim.
Mereka tidak dapat menentukan siapa yang bertanggung jawab atas enam kematian lainnya karena pemukim dan pasukan Israel melakukan penembakan pada saat yang bersamaan.

BACA JUGA:
10 Kota di Palestina yang Sudah Dirampas Israel

Tingginya jumlah orang yang meninggal setelah ditembak di bagian atas tubuh, serta tidak diberikannya bantuan medis kepada korban luka, menunjukkan adanya niat untuk membunuh.

BACA JUGA:
Slovenia Jadi Negara Uni Eropa Terbaru yang Akui Negara Palestina

&amp;ldquo;Impunitas yang meluas atas kejahatan semacam ini sudah menjadi hal yang lumrah sejak lama di Tepi Barat yang diduduki. Impunitas seperti itu telah menciptakan lingkungan yang memungkinkan terjadinya semakin banyak pembunuhan di luar hukum yang dilakukan oleh ISF,&amp;rdquo; ujar Komisaris Tinggi Hak Asasi Manusia PBB, Volker Turk, dikutip Reuters.
Hamas menguasai Gaza dan menentang hidup berdampingan dengan Israel. Otoritas Palestina menjalankan pemerintahan sendiri secara terbatas di Tepi Barat.

Kekerasan yang dilakukan pemukim merupakan sumber kekhawatiran yang semakin besar di kalangan sekutu Barat Israel. Sejumlah negara, termasuk Amerika Serikat (AS), telah menjatuhkan sanksi terhadap pemukim yang melakukan kekerasan dan mendesak Israel untuk berbuat lebih banyak untuk menghentikan kekerasan tersebut.Seperti diketahui, Kantor HAM PBB pada Selasa (4/6/2024) menyerukan diakhirinya kekerasan antara pasukan keamanan Israel dan pemukim Yahudi yang telah membunuh lebih dari 500 warga Palestina di Tepi Barat sejak dimulainya perang Israel-Hamas di Gaza.



Pernyataan tersebut mengatakan bahwa Israel telah menggunakan kekuatan yang tidak perlu dan tidak proporsional di Tepi Barat yang diduduki Israel. PBB juga mengutuk apa yang disebutnya sebagai penolakan sistematis terhadap bantuan medis.



Pasukan Pertahanan Israel (IDF) tidak segera menanggapi permintaan komentar atas pernyataan PBB tersebut.



Misi diplomatik Israel di Jenewa mengatakan tindakan mereka di Tepi Barat merupakan respons terhadap peningkatan serangan yang drastis.

</content:encoded></item></channel></rss>
