<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Israel Kembali Bombardir Gaza Tengah, Warga Terkejut dan Berlari Ketakutan Tinggalkan Bureij</title><description>Militer mengatakan pasukan yang didukung serangan udara telah memulai operasi melawan Hamas.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/06/06/18/3017911/israel-kembali-bombardir-gaza-tengah-warga-terkejut-dan-berlari-ketakutan-tinggalkan-bureij</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/06/06/18/3017911/israel-kembali-bombardir-gaza-tengah-warga-terkejut-dan-berlari-ketakutan-tinggalkan-bureij"/><item><title>Israel Kembali Bombardir Gaza Tengah, Warga Terkejut dan Berlari Ketakutan Tinggalkan Bureij</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/06/06/18/3017911/israel-kembali-bombardir-gaza-tengah-warga-terkejut-dan-berlari-ketakutan-tinggalkan-bureij</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/06/06/18/3017911/israel-kembali-bombardir-gaza-tengah-warga-terkejut-dan-berlari-ketakutan-tinggalkan-bureij</guid><pubDate>Kamis 06 Juni 2024 05:44 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Susanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/06/06/18/3017911/israel-kembali-bombardir-gaza-tengah-warga-terkejut-tentara-lakukan-operasi-darat-di-bureij-Xah42RK8l5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Israel kembali bombardir Gaza tengah, warga terkejut tentara lakukan operasi darat di Bureij (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/06/06/18/3017911/israel-kembali-bombardir-gaza-tengah-warga-terkejut-tentara-lakukan-operasi-darat-di-bureij-Xah42RK8l5.jpg</image><title>Israel kembali bombardir Gaza tengah, warga terkejut tentara lakukan operasi darat di Bureij (Foto: Reuters)</title></images><description>GAZA &amp;ndash; Israel kembali melancarkan serangan darat ke Gaza tengah yang membuat warga terkejut. Militer Israel mengatakan mereka telah mengambil kendali operasional atas wilayah timur kamp pengungsi Bureij dan kota Deir al-Balah di Gaza tengah, ketika puluhan warga Palestina dilaporkan tewas.
Pada Rabu (5/6/2024) pagi, militer mengatakan pasukan yang didukung serangan udara telah memulai operasi melawan Hamas yang disebut teroris dan infrastruktur Hamas di atas dan di bawah tanah.

BACA JUGA:
Israel Lancarkan Operasi Militer Baru di Gaza Tengah, Ambil Kendali Kamp Pengungsi Bureij dan Kota Deir al-Balah

Seorang pria dari Bureij mengatakan kepada program Gaza Today BBC Arab bahwa keluarganya meninggalkan kamp ketika pemboman Israel meningkat pada Selasa (4/6/2024).

BACA JUGA:
WHO Sebut Sebagian Warga Gaza Minum Air Selokan dan Makan Pakan Ternak

&amp;ldquo;Kami terkejut karena tentara kembali melakukan operasi darat di Bureij,&amp;rdquo; katanya.
&amp;ldquo;Kami terkena serangan peluru yang menimpa kami dari segala arah, mendarat di rumah-rumah warga, di jalan-jalan yang menyebabkan terbunuhnya sejumlah warga,&amp;rdquo; lanjutnya.
&amp;ldquo;Situasinya secara umum sangat sulit. Kami meninggalkan rumah kami untuk menyelamatkan nyawa kami dan anak-anak kami,&amp;rdquo; terangnya.
&amp;ldquo;Puing-puing jatuh ke rumah kami dan ke beberapa apartemen tempat tinggal di gedung kami. Kami selamat karena kami semua berada di lantai bawah. Kami berada di sebuah bangunan tempat tinggal yang dihuni oleh kurang lebih 40 orang, beberapa di antaranya adalah penghuni bangunan itu sendiri dan yang lainnya adalah orang-orang yang mengungsi dari utara dan selatan, di Rafah. Sekarang ke mana kami harus pergi dari Bureij?,&amp;rdquo; ungkap seorang wanita muda.
Warga pun langsung berlari ketakutan untuk menyelamatkan diri dari serangan Israel yang membabi buta.
Pada Rabu (5/6/2024) pagi, kantor berita Palestina Wafa mengutip petugas medis dan petugas penyelamat yang mengatakan sedikitnya 11 orang tewas dalam serangan udara Israel terhadap beberapa rumah di Maghazi semalam.Dua orang lainnya tewas dalam serangan terhadap sebuah rumah dekat pintu masuk Bureij, sementara dua lainnya tewas akibat tembakan artileri di daerah Abu al-Ajen, tenggara Deir al-Balah.
Belakangan, M&amp;eacute;decins Sans Fronti&amp;egrave;res mengatakan tim medisnya di lapangan menggambarkan situasi di rumah sakit al-Aqsa Deir al-Balah, satu-satunya fasilitas kesehatan fungsional yang tersisa di Gaza tengah sebagai &amp;ldquo;apokaliptik&amp;rdquo;.
Badan amal tersebut mengatakan perempuan dan anak-anak merupakan mayoritas dari 70 orang yang tewas dan 300 orang terluka, yang dibawa ke rumah sakit selama 24 jam terakhir, dan banyak pasien menderita luka bakar parah, luka pecahan peluru, patah tulang dan cedera traumatis lainnya.
&amp;ldquo;Bau darah ketika saya memasuki ruang gawat darurat [pagi ini] sangat menyengat. Orang-orang tergeletak di lantai. Orang-orang tergeletak di luar. Jenazah dibawa dalam kantong plastik putih. Keluarga berdiri di dekat mereka dan berdoa,&amp;rdquo; Kata referensi medis MSF, Karin Huster, melalui pesan audio.
&quot;Ini hanya situasi yang membebani secara emosional. Tidak mungkin bagi siapa pun untuk mengatasinya,&amp;rdquo; lanjutnya.</description><content:encoded>GAZA &amp;ndash; Israel kembali melancarkan serangan darat ke Gaza tengah yang membuat warga terkejut. Militer Israel mengatakan mereka telah mengambil kendali operasional atas wilayah timur kamp pengungsi Bureij dan kota Deir al-Balah di Gaza tengah, ketika puluhan warga Palestina dilaporkan tewas.
Pada Rabu (5/6/2024) pagi, militer mengatakan pasukan yang didukung serangan udara telah memulai operasi melawan Hamas yang disebut teroris dan infrastruktur Hamas di atas dan di bawah tanah.

BACA JUGA:
Israel Lancarkan Operasi Militer Baru di Gaza Tengah, Ambil Kendali Kamp Pengungsi Bureij dan Kota Deir al-Balah

Seorang pria dari Bureij mengatakan kepada program Gaza Today BBC Arab bahwa keluarganya meninggalkan kamp ketika pemboman Israel meningkat pada Selasa (4/6/2024).

BACA JUGA:
WHO Sebut Sebagian Warga Gaza Minum Air Selokan dan Makan Pakan Ternak

&amp;ldquo;Kami terkejut karena tentara kembali melakukan operasi darat di Bureij,&amp;rdquo; katanya.
&amp;ldquo;Kami terkena serangan peluru yang menimpa kami dari segala arah, mendarat di rumah-rumah warga, di jalan-jalan yang menyebabkan terbunuhnya sejumlah warga,&amp;rdquo; lanjutnya.
&amp;ldquo;Situasinya secara umum sangat sulit. Kami meninggalkan rumah kami untuk menyelamatkan nyawa kami dan anak-anak kami,&amp;rdquo; terangnya.
&amp;ldquo;Puing-puing jatuh ke rumah kami dan ke beberapa apartemen tempat tinggal di gedung kami. Kami selamat karena kami semua berada di lantai bawah. Kami berada di sebuah bangunan tempat tinggal yang dihuni oleh kurang lebih 40 orang, beberapa di antaranya adalah penghuni bangunan itu sendiri dan yang lainnya adalah orang-orang yang mengungsi dari utara dan selatan, di Rafah. Sekarang ke mana kami harus pergi dari Bureij?,&amp;rdquo; ungkap seorang wanita muda.
Warga pun langsung berlari ketakutan untuk menyelamatkan diri dari serangan Israel yang membabi buta.
Pada Rabu (5/6/2024) pagi, kantor berita Palestina Wafa mengutip petugas medis dan petugas penyelamat yang mengatakan sedikitnya 11 orang tewas dalam serangan udara Israel terhadap beberapa rumah di Maghazi semalam.Dua orang lainnya tewas dalam serangan terhadap sebuah rumah dekat pintu masuk Bureij, sementara dua lainnya tewas akibat tembakan artileri di daerah Abu al-Ajen, tenggara Deir al-Balah.
Belakangan, M&amp;eacute;decins Sans Fronti&amp;egrave;res mengatakan tim medisnya di lapangan menggambarkan situasi di rumah sakit al-Aqsa Deir al-Balah, satu-satunya fasilitas kesehatan fungsional yang tersisa di Gaza tengah sebagai &amp;ldquo;apokaliptik&amp;rdquo;.
Badan amal tersebut mengatakan perempuan dan anak-anak merupakan mayoritas dari 70 orang yang tewas dan 300 orang terluka, yang dibawa ke rumah sakit selama 24 jam terakhir, dan banyak pasien menderita luka bakar parah, luka pecahan peluru, patah tulang dan cedera traumatis lainnya.
&amp;ldquo;Bau darah ketika saya memasuki ruang gawat darurat [pagi ini] sangat menyengat. Orang-orang tergeletak di lantai. Orang-orang tergeletak di luar. Jenazah dibawa dalam kantong plastik putih. Keluarga berdiri di dekat mereka dan berdoa,&amp;rdquo; Kata referensi medis MSF, Karin Huster, melalui pesan audio.
&quot;Ini hanya situasi yang membebani secara emosional. Tidak mungkin bagi siapa pun untuk mengatasinya,&amp;rdquo; lanjutnya.</content:encoded></item></channel></rss>
