<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Fakta Predator Anak di Bekasi Incar Mangsanya, Sudah Diintai Sebulan</title><description>Didik Setiawan (61) tersangka kasus pembunuhan GH (9) di Bantargebang, Kota Bekasi ternyata sudah mengincar korbannya sejak lama.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/06/06/337/3017886/5-fakta-predator-anak-di-bekasi-incar-mangsanya-sudah-diintai-sebulan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/06/06/337/3017886/5-fakta-predator-anak-di-bekasi-incar-mangsanya-sudah-diintai-sebulan"/><item><title>5 Fakta Predator Anak di Bekasi Incar Mangsanya, Sudah Diintai Sebulan</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/06/06/337/3017886/5-fakta-predator-anak-di-bekasi-incar-mangsanya-sudah-diintai-sebulan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/06/06/337/3017886/5-fakta-predator-anak-di-bekasi-incar-mangsanya-sudah-diintai-sebulan</guid><pubDate>Kamis 06 Juni 2024 07:54 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Simanjuntak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/06/05/337/3017886/5-fakta-predator-anak-di-bekasi-incar-mangsanya-sudah-diintai-sebulan-fAgqot3t56.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/06/05/337/3017886/5-fakta-predator-anak-di-bekasi-incar-mangsanya-sudah-diintai-sebulan-fAgqot3t56.jpg</image><title></title></images><description>BEKASI - Didik Setiawan (61) tersangka kasus pembunuhan GH (9) di Bantargebang, Kota Bekasi ternyata sudah mengincar korbannya sejak lama.

1. Sudah Diincar Lama

Menurut polisi, korban sudah diintai sejak satu bulan lamanya.

&quot;Memang sebulan terakhir dia tertarik dengan korban,&quot; kata Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota AKBP Muhammad Firdaus, Selasa (4/6/2024).

2. Beri Perhatian Khusus

Firdaus menjelaskan pelaku kemudian memberikan perhatian khusus kepada korban. Salah satunya dengan kerap memberikan sejumlah uang kepada korban.

&quot;Pelaku mengajak berbicara korban dan juga memberikan sejumlah uang sehingga korban terpedaya dengan sikap dan perilaku pelaku,&quot; sambungnya.


BACA JUGA:
Bocah Perempuan yang Dibunuh Didik Setiawan di Bekasi Ternyata Penghafal Alquran


3. Polisi Gali Motif Sesungguhnya

Meski demikian polisi belum mengungkap motif sesungguhnya dari perbuatan keji pelaku termasuk apakah ada indikasi pelaku mengidap kelainan seksual berupa pedofilia. Polisi, kata Firdaus, masih menunggu hasil dari asosiasi psikologi forensik (Apsifor).

&quot;Masih harus kami dalami lebih lanjut prosesnya sehingga nanti kami dapat satu hasil yang objektif,&quot; tutupnya.
4. Kronologi



Diketahui, polisi mengungkap rentetan rangkaian kronologi pencabulan dan pembunuhan terhadap GH bocah berusia sembilan tahun asal Kota Bekasi. Pelaku merupakan Didik Setiawan (61) warga yang kediamannya tak jauh dari rumah korban.



Kasus ini bermula dari laporan orang hilang atas nama GH pada Jumat (31/5) siang. Pada saat itu, GH ternyata berada di rumah pelaku. Polisi mengungkap bahwa GH mengikuti pelaku hingga berada di sekitar rumah pelaku sebelum akhirnya diajak masuk ke rumah.



5. Pencabulan dan Pembunuhan



Selama berada di rumah Didik, korban ternyata mendapatkan perlakuan keji berupa pencabulan sebanyak dua kali. Adapun pencabulan itu dilakukan pada Jumat (31/5) pukul 20.00 WIB dan Sabtu (1/6) pukul 08.00 WIB.



Didik akhirnya mengeksekusi atau membunuh GH beberapa jam setelah aksi pencabulan keduanya dilakukan. Jasad korban kemudian dikubur Didik di halaman belakang rumahnya di lubang galian mesin pompa air dengan dibungkus karung.</description><content:encoded>BEKASI - Didik Setiawan (61) tersangka kasus pembunuhan GH (9) di Bantargebang, Kota Bekasi ternyata sudah mengincar korbannya sejak lama.

1. Sudah Diincar Lama

Menurut polisi, korban sudah diintai sejak satu bulan lamanya.

&quot;Memang sebulan terakhir dia tertarik dengan korban,&quot; kata Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota AKBP Muhammad Firdaus, Selasa (4/6/2024).

2. Beri Perhatian Khusus

Firdaus menjelaskan pelaku kemudian memberikan perhatian khusus kepada korban. Salah satunya dengan kerap memberikan sejumlah uang kepada korban.

&quot;Pelaku mengajak berbicara korban dan juga memberikan sejumlah uang sehingga korban terpedaya dengan sikap dan perilaku pelaku,&quot; sambungnya.


BACA JUGA:
Bocah Perempuan yang Dibunuh Didik Setiawan di Bekasi Ternyata Penghafal Alquran


3. Polisi Gali Motif Sesungguhnya

Meski demikian polisi belum mengungkap motif sesungguhnya dari perbuatan keji pelaku termasuk apakah ada indikasi pelaku mengidap kelainan seksual berupa pedofilia. Polisi, kata Firdaus, masih menunggu hasil dari asosiasi psikologi forensik (Apsifor).

&quot;Masih harus kami dalami lebih lanjut prosesnya sehingga nanti kami dapat satu hasil yang objektif,&quot; tutupnya.
4. Kronologi



Diketahui, polisi mengungkap rentetan rangkaian kronologi pencabulan dan pembunuhan terhadap GH bocah berusia sembilan tahun asal Kota Bekasi. Pelaku merupakan Didik Setiawan (61) warga yang kediamannya tak jauh dari rumah korban.



Kasus ini bermula dari laporan orang hilang atas nama GH pada Jumat (31/5) siang. Pada saat itu, GH ternyata berada di rumah pelaku. Polisi mengungkap bahwa GH mengikuti pelaku hingga berada di sekitar rumah pelaku sebelum akhirnya diajak masuk ke rumah.



5. Pencabulan dan Pembunuhan



Selama berada di rumah Didik, korban ternyata mendapatkan perlakuan keji berupa pencabulan sebanyak dua kali. Adapun pencabulan itu dilakukan pada Jumat (31/5) pukul 20.00 WIB dan Sabtu (1/6) pukul 08.00 WIB.



Didik akhirnya mengeksekusi atau membunuh GH beberapa jam setelah aksi pencabulan keduanya dilakukan. Jasad korban kemudian dikubur Didik di halaman belakang rumahnya di lubang galian mesin pompa air dengan dibungkus karung.</content:encoded></item></channel></rss>
