<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   Wacana Tapera Tuai Polemik, Menteri Basuki: Saya Menyesal Kenapa Tergesa-gesa</title><description>&quot;Jadi effortnya, dengan kemarahan ini saya pikir saya nyesel betul, saya nggak legawa,&quot; ujarnya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/06/06/337/3018296/wacana-tapera-tuai-polemik-menteri-basuki-saya-menyesal-kenapa-tergesa-gesa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/06/06/337/3018296/wacana-tapera-tuai-polemik-menteri-basuki-saya-menyesal-kenapa-tergesa-gesa"/><item><title>   Wacana Tapera Tuai Polemik, Menteri Basuki: Saya Menyesal Kenapa Tergesa-gesa</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/06/06/337/3018296/wacana-tapera-tuai-polemik-menteri-basuki-saya-menyesal-kenapa-tergesa-gesa</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/06/06/337/3018296/wacana-tapera-tuai-polemik-menteri-basuki-saya-menyesal-kenapa-tergesa-gesa</guid><pubDate>Kamis 06 Juni 2024 20:12 WIB</pubDate><dc:creator>Felldy Utama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/06/06/337/3018296/wacana-tapera-tuai-polemik-menteri-basuki-saya-menyesal-kenapa-tergesa-gesa-nIzFKyMQGS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/06/06/337/3018296/wacana-tapera-tuai-polemik-menteri-basuki-saya-menyesal-kenapa-tergesa-gesa-nIzFKyMQGS.jpg</image><title>Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNi8wNi8xLzE4MTQ3MS81L3g4enI4Z20=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono merespons wacana tabungan perumahan rakyat (Tapera) yang  menuai polemik dari masyarakat, khususnya kelas pekerja swasta dan pekerja mandiri lantaran ada potongan iuran yang diambil dari gaji pekerja.
Menteri Basuki menyesal lantaran rencana program Tapera mendapat kritik keras dari masyarakat dan buruh.
&quot;Menurut saya pribadi, kalau ini memang belum siap, kenapa kita harus tergesa-gesa,&quot; kata Basuki di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (6/6/2024).

BACA JUGA:
Akui Kebijakan Tapera Tergesa-gesa Timbulkan Kemarahan, Menteri PUPR: Saya Nyesal

Padahal, kata dia, pemerintah sudah mengucurkan dana sebesar Rp105 triliun dari APBN untuk program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).
Dalam kesempatan inilah, Basuki mengungkapkan rasa penyesalannya atas usaha yang telah dilakukan pemerintah, tapi ujung-ujungnya hanya menimbulkan kemarahan publik atas kebijakan Tapera ini.

BACA JUGA:
Polemik Iuran BP Tapera, Menteri PUPR: Kalau Minta Diundur Kita Akan Ikut

&quot;Jadi effortnya, dengan kemarahan ini saya pikir saya nyesel betul, saya nggak legawa,&quot; ujarnya.Menurut Basuki, wajar saja banyak pihak yang mendorong agar kebijakan Tapera ini diundur. Ia pun mengaku sejalan dengan usulan tersebut.

Ia menegaskan bahwa dirinya akan menyampaikan aspirasi dari masyarakat kepada Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani.

&quot;Jadi kalau ada usulan, apalagi DPR misalnya minta untuk diundur, menurut saya (wajar), saya sudah kontak dengan Ibu Menkeu juga, kita akan itu,&quot; pungkasnya.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNi8wNi8xLzE4MTQ3MS81L3g4enI4Z20=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono merespons wacana tabungan perumahan rakyat (Tapera) yang  menuai polemik dari masyarakat, khususnya kelas pekerja swasta dan pekerja mandiri lantaran ada potongan iuran yang diambil dari gaji pekerja.
Menteri Basuki menyesal lantaran rencana program Tapera mendapat kritik keras dari masyarakat dan buruh.
&quot;Menurut saya pribadi, kalau ini memang belum siap, kenapa kita harus tergesa-gesa,&quot; kata Basuki di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (6/6/2024).

BACA JUGA:
Akui Kebijakan Tapera Tergesa-gesa Timbulkan Kemarahan, Menteri PUPR: Saya Nyesal

Padahal, kata dia, pemerintah sudah mengucurkan dana sebesar Rp105 triliun dari APBN untuk program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).
Dalam kesempatan inilah, Basuki mengungkapkan rasa penyesalannya atas usaha yang telah dilakukan pemerintah, tapi ujung-ujungnya hanya menimbulkan kemarahan publik atas kebijakan Tapera ini.

BACA JUGA:
Polemik Iuran BP Tapera, Menteri PUPR: Kalau Minta Diundur Kita Akan Ikut

&quot;Jadi effortnya, dengan kemarahan ini saya pikir saya nyesel betul, saya nggak legawa,&quot; ujarnya.Menurut Basuki, wajar saja banyak pihak yang mendorong agar kebijakan Tapera ini diundur. Ia pun mengaku sejalan dengan usulan tersebut.

Ia menegaskan bahwa dirinya akan menyampaikan aspirasi dari masyarakat kepada Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani.

&quot;Jadi kalau ada usulan, apalagi DPR misalnya minta untuk diundur, menurut saya (wajar), saya sudah kontak dengan Ibu Menkeu juga, kita akan itu,&quot; pungkasnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
