<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Kasus ART Lompat dari Lantai 3 di Tangerang, Majikan Jadi Tersangka   </title><description>Polisi menetapkan tiga orang sebagai tersangka buntut tewasnya Asisten Rumah Tangga (ART) remaja berinisial CC (16)&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/06/06/338/3018130/kasus-art-lompat-dari-lantai-3-di-tangerang-majikan-jadi-tersangka</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/06/06/338/3018130/kasus-art-lompat-dari-lantai-3-di-tangerang-majikan-jadi-tersangka"/><item><title> Kasus ART Lompat dari Lantai 3 di Tangerang, Majikan Jadi Tersangka   </title><link>https://news.okezone.com/read/2024/06/06/338/3018130/kasus-art-lompat-dari-lantai-3-di-tangerang-majikan-jadi-tersangka</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/06/06/338/3018130/kasus-art-lompat-dari-lantai-3-di-tangerang-majikan-jadi-tersangka</guid><pubDate>Kamis 06 Juni 2024 14:40 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/06/06/338/3018130/kasus-art-lompat-dari-lantai-3-di-tangerang-majikan-jadi-tersangka-Qy019tNjey.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Illustrasi (foto: freepick)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/06/06/338/3018130/kasus-art-lompat-dari-lantai-3-di-tangerang-majikan-jadi-tersangka-Qy019tNjey.jpg</image><title>Illustrasi (foto: freepick)</title></images><description>
TANGERANG - Polisi menetapkan tiga orang  sebagai tersangka buntut tewasnya Asisten Rumah Tangga (ART) remaja berinisial CC (16) yang lompat dari rumah majikannya di kawasan Cimone Permai, Karawaci, Kota Tangerang.

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Zain Dwi Nugoroho mengatakan tiga tersangka itu berinisial J, K dan L.

&amp;ldquo;Kemudian dari hasil gelar pekara yang kita lakukan, kita sudah tetapkan 3 orang menjadi tersangka, pertama inisial J, L dan K,&amp;rdquo; kata Zain lewat keterangannya, Kamis (6/6/2024).

BACA JUGA:
Sepekan Dirawat, ART Lompat dari Rumah Majikan di Tangerang Akhirnya Meninggal

Zain menyebut tiga tersangka memiliki peran masing-masing dalam kasus ART yang tewas ini. Ia menjelaskan untuk tersangka J berperan sebagai penyalur dan menyiapkan KTP palsu dari Cici yang usianya diubah menjadi dewasa. Kemudian, untuk K adalah orang yang membantu membuat KTP Palsu dengan diberi imbalan Rp300 ribu.

&amp;ldquo;K membantu membuat KTP baru atas nama korban atau. KTP palsu dengan  menerima uang Rp300 ribu,&amp;rdquo; ujarnya.

Tersangka berikutnya yakni L adalah majikan dari ART tersebut. Dia diduga melakukan kekerasan fisik dan psikis sehingga korban memutuskan untuk melompat dari lantai 3 rumahnya.

BACA JUGA:
Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus ART Lompat dari Lantai 3 Rumah, Salah Satunya Majikan

&amp;ldquo;Diduga L ini telah melakukan kekerasan fisik dan psikis terhadap korban. Sehingga korban tertekan dan  berusaha kabur dan pada saat diatas dia berusaha kabur, tapi tidak ada jalan lagi, akhirnya yang bersangkutan melompat kebawah sehingga yang berangkutan ini mengalami luka-luka baik itu patah di kaki dan punggung,&amp;rdquo; jelasnya.

Sebelumnya, Asisten Rumah Tangga (ART) berinisial CC (16) yang lompat dari lantai 3 rumah majikannya di Karawaci, Kota Tangerang beberapa waktu lalu meninggal dunia setelah sebelumnya menjalani perawatan di rumah sakit.



Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho menyebutkan korban meninggal dunia pada Rabu (5/6/2024) pukul 14.18 WIB. &amp;ldquo;5 juni 2024 kurang lebih pukul 14.18 WIB korban dinyatakan meninggal dunia,&amp;rdquo; kata Zain lewat keterangannya, Kamis (6/6/2024).



Zain menyebut korban sempat menjalani sejumlah perawatan pasca ditemukan tergeletak di dekat rumah majikannya pada Rabu, 29 Mei. Setelah itu korban di bawa ke Rumah Sakit Tiara, Kota Tangerang. &amp;ldquo;Kemudian dirujuk pada tanggal 30 Mei ke RSUD Kabulaten Tangerang,&amp;rdquo; ujarnya.</description><content:encoded>
TANGERANG - Polisi menetapkan tiga orang  sebagai tersangka buntut tewasnya Asisten Rumah Tangga (ART) remaja berinisial CC (16) yang lompat dari rumah majikannya di kawasan Cimone Permai, Karawaci, Kota Tangerang.

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Zain Dwi Nugoroho mengatakan tiga tersangka itu berinisial J, K dan L.

&amp;ldquo;Kemudian dari hasil gelar pekara yang kita lakukan, kita sudah tetapkan 3 orang menjadi tersangka, pertama inisial J, L dan K,&amp;rdquo; kata Zain lewat keterangannya, Kamis (6/6/2024).

BACA JUGA:
Sepekan Dirawat, ART Lompat dari Rumah Majikan di Tangerang Akhirnya Meninggal

Zain menyebut tiga tersangka memiliki peran masing-masing dalam kasus ART yang tewas ini. Ia menjelaskan untuk tersangka J berperan sebagai penyalur dan menyiapkan KTP palsu dari Cici yang usianya diubah menjadi dewasa. Kemudian, untuk K adalah orang yang membantu membuat KTP Palsu dengan diberi imbalan Rp300 ribu.

&amp;ldquo;K membantu membuat KTP baru atas nama korban atau. KTP palsu dengan  menerima uang Rp300 ribu,&amp;rdquo; ujarnya.

Tersangka berikutnya yakni L adalah majikan dari ART tersebut. Dia diduga melakukan kekerasan fisik dan psikis sehingga korban memutuskan untuk melompat dari lantai 3 rumahnya.

BACA JUGA:
Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus ART Lompat dari Lantai 3 Rumah, Salah Satunya Majikan

&amp;ldquo;Diduga L ini telah melakukan kekerasan fisik dan psikis terhadap korban. Sehingga korban tertekan dan  berusaha kabur dan pada saat diatas dia berusaha kabur, tapi tidak ada jalan lagi, akhirnya yang bersangkutan melompat kebawah sehingga yang berangkutan ini mengalami luka-luka baik itu patah di kaki dan punggung,&amp;rdquo; jelasnya.

Sebelumnya, Asisten Rumah Tangga (ART) berinisial CC (16) yang lompat dari lantai 3 rumah majikannya di Karawaci, Kota Tangerang beberapa waktu lalu meninggal dunia setelah sebelumnya menjalani perawatan di rumah sakit.



Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho menyebutkan korban meninggal dunia pada Rabu (5/6/2024) pukul 14.18 WIB. &amp;ldquo;5 juni 2024 kurang lebih pukul 14.18 WIB korban dinyatakan meninggal dunia,&amp;rdquo; kata Zain lewat keterangannya, Kamis (6/6/2024).



Zain menyebut korban sempat menjalani sejumlah perawatan pasca ditemukan tergeletak di dekat rumah majikannya pada Rabu, 29 Mei. Setelah itu korban di bawa ke Rumah Sakit Tiara, Kota Tangerang. &amp;ldquo;Kemudian dirujuk pada tanggal 30 Mei ke RSUD Kabulaten Tangerang,&amp;rdquo; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
