<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pilgub Jakarta, PDIP Akui Sedang PDKT dengan PKB untuk Usung Anies Baswedan</title><description>Ketua DPP PDI-P, Ahmad Basarah mengakui dirinya menjalin komunikasi dengan Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/06/08/338/3019025/pilgub-jakarta-pdip-akui-sedang-pdkt-dengan-pkb-untuk-usung-anies-baswedan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/06/08/338/3019025/pilgub-jakarta-pdip-akui-sedang-pdkt-dengan-pkb-untuk-usung-anies-baswedan"/><item><title>Pilgub Jakarta, PDIP Akui Sedang PDKT dengan PKB untuk Usung Anies Baswedan</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/06/08/338/3019025/pilgub-jakarta-pdip-akui-sedang-pdkt-dengan-pkb-untuk-usung-anies-baswedan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/06/08/338/3019025/pilgub-jakarta-pdip-akui-sedang-pdkt-dengan-pkb-untuk-usung-anies-baswedan</guid><pubDate>Sabtu 08 Juni 2024 17:24 WIB</pubDate><dc:creator>Nur Khabibi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/06/08/338/3019025/pilgub-jakarta-pdip-akui-sedang-pdkt-dengan-pkb-untuk-usung-anies-baswedan-OpGh0ZlhYi.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Ketua DPP PDIP, Ahmad Basarah (Foto: MPI/Khabibi)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/06/08/338/3019025/pilgub-jakarta-pdip-akui-sedang-pdkt-dengan-pkb-untuk-usung-anies-baswedan-OpGh0ZlhYi.JPG</image><title>Ketua DPP PDIP, Ahmad Basarah (Foto: MPI/Khabibi)</title></images><description>JAKARTA - Ketua DPP PDI-P, Ahmad Basarah mengakui dirinya menjalin komunikasi dengan Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin. Menurutnya, dirinya sempat membicarakan peluang kedua partai mengusung Anies Baswedan di Pilkada Jakarta.

&quot;Saya juga sudah sampaikan dengan Pak Muhaimin Iskandar, kemungkinan kita akan melakukan kerja sama politik, masuk di dalam Pilkada Jakarta, kalau kemungkinan PKB mengusung Pak Anies Baswedan sebagai calon gubernur DKI Jakarta,&quot; kata Basarah di Kantor DPP PKB, Sabtu (8/6/2024).


BACA JUGA:
Masuk Radar PDIP di Pilgub Jakarta 2024, Anies: Saya Merasa Terhormat dan Menghargai


&quot;Maka ketika kerja sama kami dengan PKB direalisasi dalam pilkada Jakarta, sangat mungkin pembicaraan mengenai kerja sama politik mengenai calon yang diusung dari PKB dalam hal ini Pak Anies Baswedan, dibicarakan dengan calon yang mungkin akan kami usung dari PDI Perjuangan,&quot; sambungnya.

Meski begitu, Basarah menegaskan pembahasan tersebut dalam pembicaraan. PDI-P menurut Basarah, masih membuka peluang berkoalisi dengan partai manapun dalam Pilkada tahun ini.

&quot;Oleh karena itu, mari kita tunggu beberapa waktu lagi dinamika politiknya akan seperti apa,&quot; ujarnya.


BACA JUGA:
SYL Surati Jokowi Buat Jadi Saksi A De Charge, Istana: Tidak Relevan!&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Sebelumnya, Ketua DPP PDI Perjuangan, Puan Maharani mengaku bahwa partainya tertarik untuk mempertimbangkan mengusung Anies Baswedan di Pilgub DKI Jakarta 2024.

Hal ini dikatakan Puan menanggapi soal nama Anies yang kini digadang-gadang tengah dipertimbangkan PDIP untuk diusung sebagai calon gubernur Jakarta 2024-2029.

&quot;Menarik juga pak Anies,&quot; kata Puan di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (4/6/2024).

Di Pilgub Jakarta, kata dia, PDIP masih mencermati apakah nantinya akan mengusung kadernya untuk maju sebagai calon gubernur atau mempertimbangkan tokoh di luar partai. Puan mengisyaratkan jika partainya tak mau memaksakan kehendak.



&quot;Ya harus realistis bagaimana melihat situasi di lapangan. Karena setiap daerah itu wilayahnya itu beda-beda, ini kira-kira peluangnya ada di wilayah mana,&quot; ujarnya Ketua DPR RI ini.

</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua DPP PDI-P, Ahmad Basarah mengakui dirinya menjalin komunikasi dengan Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin. Menurutnya, dirinya sempat membicarakan peluang kedua partai mengusung Anies Baswedan di Pilkada Jakarta.

&quot;Saya juga sudah sampaikan dengan Pak Muhaimin Iskandar, kemungkinan kita akan melakukan kerja sama politik, masuk di dalam Pilkada Jakarta, kalau kemungkinan PKB mengusung Pak Anies Baswedan sebagai calon gubernur DKI Jakarta,&quot; kata Basarah di Kantor DPP PKB, Sabtu (8/6/2024).


BACA JUGA:
Masuk Radar PDIP di Pilgub Jakarta 2024, Anies: Saya Merasa Terhormat dan Menghargai


&quot;Maka ketika kerja sama kami dengan PKB direalisasi dalam pilkada Jakarta, sangat mungkin pembicaraan mengenai kerja sama politik mengenai calon yang diusung dari PKB dalam hal ini Pak Anies Baswedan, dibicarakan dengan calon yang mungkin akan kami usung dari PDI Perjuangan,&quot; sambungnya.

Meski begitu, Basarah menegaskan pembahasan tersebut dalam pembicaraan. PDI-P menurut Basarah, masih membuka peluang berkoalisi dengan partai manapun dalam Pilkada tahun ini.

&quot;Oleh karena itu, mari kita tunggu beberapa waktu lagi dinamika politiknya akan seperti apa,&quot; ujarnya.


BACA JUGA:
SYL Surati Jokowi Buat Jadi Saksi A De Charge, Istana: Tidak Relevan!&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Sebelumnya, Ketua DPP PDI Perjuangan, Puan Maharani mengaku bahwa partainya tertarik untuk mempertimbangkan mengusung Anies Baswedan di Pilgub DKI Jakarta 2024.

Hal ini dikatakan Puan menanggapi soal nama Anies yang kini digadang-gadang tengah dipertimbangkan PDIP untuk diusung sebagai calon gubernur Jakarta 2024-2029.

&quot;Menarik juga pak Anies,&quot; kata Puan di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (4/6/2024).

Di Pilgub Jakarta, kata dia, PDIP masih mencermati apakah nantinya akan mengusung kadernya untuk maju sebagai calon gubernur atau mempertimbangkan tokoh di luar partai. Puan mengisyaratkan jika partainya tak mau memaksakan kehendak.



&quot;Ya harus realistis bagaimana melihat situasi di lapangan. Karena setiap daerah itu wilayahnya itu beda-beda, ini kira-kira peluangnya ada di wilayah mana,&quot; ujarnya Ketua DPR RI ini.

</content:encoded></item></channel></rss>
