<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gunung Semeru 380 Kali Erupsi sejak Awal 2024</title><description>Erupsi terakhir Gunung Semeru pagi ini.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/06/09/519/3019190/gunung-semeru-380-kali-erupsi-sejak-awal-2024</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/06/09/519/3019190/gunung-semeru-380-kali-erupsi-sejak-awal-2024"/><item><title>Gunung Semeru 380 Kali Erupsi sejak Awal 2024</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/06/09/519/3019190/gunung-semeru-380-kali-erupsi-sejak-awal-2024</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/06/09/519/3019190/gunung-semeru-380-kali-erupsi-sejak-awal-2024</guid><pubDate>Minggu 09 Juni 2024 09:01 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/06/09/519/3019190/gunung-semeru-380-kali-erupsi-sejak-awal-2024-LP31BcY77X.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gunung Semeru erupsi (Foto: PVMBG)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/06/09/519/3019190/gunung-semeru-380-kali-erupsi-sejak-awal-2024-LP31BcY77X.jpg</image><title>Gunung Semeru erupsi (Foto: PVMBG)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8zMC8xLzE4MTI1MS81L3g4emJ3ZTY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat Gunung Semeru di Jawa Timur mengalami 380 kali erupsi sejak awal Januari hingga Juni 2024. Teranyar, gunung tertinggi di Pulau Jawa itu mengalami erupsi, Minggu 9 Juni 2024 pukul 06.33 WIB.

&amp;ldquo;Jumlah letusan Gunung Semeru yang pernah tercatat 226 kali,&amp;rdquo; dikutip dari laman resmi PVMBG, Minggu (9/6/2024).

Sementara itu, Petugas Pos Pengamatan Gunungapi, Yadi Yuliandi melaporkan Gunung Semeru yang secara administratif berada di Kabupaten Malang dan Kabupaten Lumajang itu pagi ini gunung api terlihat jelas hingga tertutup Kabut 0-III. Asap kawah tidak teramati. Cuaca mendung, angin lemah ke arah barat daya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Warga Diimbau Waspadai Perluasan Awan Panas Erupsi Gunung Semeru



Yadi juga melaporkan Gunung Semeru sejak kemarin hingga pagi ini mengalami 29 kali gempa Letusan/Erupsi dengan amplitudo 15-23 mm, dan lama gempa 88-145 detik.



Lebih lanjut, masyarakat pun diimbau tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 km dari puncak (pusat erupsi). &amp;ldquo;Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak,&amp;rdquo; ungkap Yadi.


&amp;nbsp;BACA JUGA:

Gunung Semeru Erupsi, Ketinggian Letusannya Capai 600 Meter

Selain itu, Yadi juga meminta masyarakat tidak beraktivitas dalam radius 5 Km dari kawah atau puncak Gunung Api Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar).



&amp;ldquo;Mewaspadai potensi awan panas guguran (APG), guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan,&amp;rdquo; imbaunya.
</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8zMC8xLzE4MTI1MS81L3g4emJ3ZTY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat Gunung Semeru di Jawa Timur mengalami 380 kali erupsi sejak awal Januari hingga Juni 2024. Teranyar, gunung tertinggi di Pulau Jawa itu mengalami erupsi, Minggu 9 Juni 2024 pukul 06.33 WIB.

&amp;ldquo;Jumlah letusan Gunung Semeru yang pernah tercatat 226 kali,&amp;rdquo; dikutip dari laman resmi PVMBG, Minggu (9/6/2024).

Sementara itu, Petugas Pos Pengamatan Gunungapi, Yadi Yuliandi melaporkan Gunung Semeru yang secara administratif berada di Kabupaten Malang dan Kabupaten Lumajang itu pagi ini gunung api terlihat jelas hingga tertutup Kabut 0-III. Asap kawah tidak teramati. Cuaca mendung, angin lemah ke arah barat daya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Warga Diimbau Waspadai Perluasan Awan Panas Erupsi Gunung Semeru



Yadi juga melaporkan Gunung Semeru sejak kemarin hingga pagi ini mengalami 29 kali gempa Letusan/Erupsi dengan amplitudo 15-23 mm, dan lama gempa 88-145 detik.



Lebih lanjut, masyarakat pun diimbau tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 km dari puncak (pusat erupsi). &amp;ldquo;Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak,&amp;rdquo; ungkap Yadi.


&amp;nbsp;BACA JUGA:

Gunung Semeru Erupsi, Ketinggian Letusannya Capai 600 Meter

Selain itu, Yadi juga meminta masyarakat tidak beraktivitas dalam radius 5 Km dari kawah atau puncak Gunung Api Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar).



&amp;ldquo;Mewaspadai potensi awan panas guguran (APG), guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan,&amp;rdquo; imbaunya.
</content:encoded></item></channel></rss>
