<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ajak Anak Ikut Aksi Bela Palestina, Orangtua: Kejahatan dalam Bentuk Apapun Tak Bisa Dibiarkan</title><description>Tujuan mengedukasi agar mereka dapat mencintai sesama manusia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/06/09/525/3019137/ajak-anak-ikut-aksi-bela-palestina-orangtua-kejahatan-dalam-bentuk-apapun-tak-bisa-dibiarkan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/06/09/525/3019137/ajak-anak-ikut-aksi-bela-palestina-orangtua-kejahatan-dalam-bentuk-apapun-tak-bisa-dibiarkan"/><item><title>Ajak Anak Ikut Aksi Bela Palestina, Orangtua: Kejahatan dalam Bentuk Apapun Tak Bisa Dibiarkan</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/06/09/525/3019137/ajak-anak-ikut-aksi-bela-palestina-orangtua-kejahatan-dalam-bentuk-apapun-tak-bisa-dibiarkan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/06/09/525/3019137/ajak-anak-ikut-aksi-bela-palestina-orangtua-kejahatan-dalam-bentuk-apapun-tak-bisa-dibiarkan</guid><pubDate>Minggu 09 Juni 2024 03:43 WIB</pubDate><dc:creator>Agung Bakti Sarasa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/06/09/525/3019137/ajak-anak-ikut-aksi-bela-palestina-orangtua-kejahatan-dalam-bentuk-apapun-tak-bisa-dibiarkan-JqhqpYtT1l.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Anak-anak ikut aksi bela Palestina (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/06/09/525/3019137/ajak-anak-ikut-aksi-bela-palestina-orangtua-kejahatan-dalam-bentuk-apapun-tak-bisa-dibiarkan-JqhqpYtT1l.jpg</image><title>Anak-anak ikut aksi bela Palestina (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNi8wOC8xLzE4MTU1Ni81L3g4engwZXU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BANDUNG - Aksi bela Palestina yang berlangsung di depan Gedung DPRD Jabar, Kota Bandung pada Sabtu (8/6/2024) tak hanya diikuti orang dewasa.
Para orangtua dengan membawa anak-anaknya pun ikut meramaikan demonstrasi bertajuk Jawa Barat Melawan Zionis ini, yang diinisiasi oleh Koalisi Jawa Barat Selamatkan Palestina.
Seperti yang dilakukan oleh Siska Lis Sulistiani. Dalam aksi bela Palestina kali ini, Siska turut mengajak ketiga anaknya yang berusia 12 tahun, 8 tahun, dan balita.
Siska mengatakan, dirinya sengaja membawa anak-anaknya dengan tujuan mengedukasi agar mereka dapat mencintai sesama manusia.

BACA JUGA:
Aksi Bela Palestina, Ahmad Heryawan: Masyarakat Dunia Sejak Awal Dibohongi Israel

&quot;Dalam rangka mengedukasi anak-anak, jadi kita harus belajar untuk memiliki kepedulian terhadap sesama manusia, selain dari kewajiban agama, juga kita sebagai manusia melihat kejahatan itu jangan tinggal diam,&quot; ucap Siska ditemui di sela-sela aksi.
Dosen Fakultas Syariah Universitas Islam Bandung (Unisba) ini menilai, sudah menjadi kewajiban para orang tua untuk mengedukasi anak-anaknya tentang kepedulian sosial.

BACA JUGA:
 Jelang Aksi Bela Palestina di Monas, Sekjen MUI Minta Kebiadaban Israel Dihentikan

&quot;Sudah seharusnya setiap orangtua itu mengedukasi anak-anaknya tentang kepedulian sosial, supaya segala sesuatu yang seharusnya tidak terjadi, seperti tindak kejahatan dalam bentuk apapun itu tidak bisa dibiarkan,&quot; katanya.Menurutnya, dengan mengikuti aksi bela Palestina ini, rasa kepedulian anak-anak terhadap sesama bisa tumbuh.

&quot;Karena kalau sudah mulai bersifat apatis kan justru bahaya. Kalau kita peduli terhadap orang-orang terdekat atau bahkan tadi yang jauh, saya tidak khawatir untuk generasi mendatang, jadi kita bisa saling menjaga,&quot; ungkapnya.

Siska pun berharap, masyarakat Palestina bisa segera merdeka dan terbebas dari kebrutalan serangan Israel.

&quot;Harapan saya untuk Palestina, semoga segera merdeka dan segala bentuk kejahatan yang terjadi segera dihentikan,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNi8wOC8xLzE4MTU1Ni81L3g4engwZXU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BANDUNG - Aksi bela Palestina yang berlangsung di depan Gedung DPRD Jabar, Kota Bandung pada Sabtu (8/6/2024) tak hanya diikuti orang dewasa.
Para orangtua dengan membawa anak-anaknya pun ikut meramaikan demonstrasi bertajuk Jawa Barat Melawan Zionis ini, yang diinisiasi oleh Koalisi Jawa Barat Selamatkan Palestina.
Seperti yang dilakukan oleh Siska Lis Sulistiani. Dalam aksi bela Palestina kali ini, Siska turut mengajak ketiga anaknya yang berusia 12 tahun, 8 tahun, dan balita.
Siska mengatakan, dirinya sengaja membawa anak-anaknya dengan tujuan mengedukasi agar mereka dapat mencintai sesama manusia.

BACA JUGA:
Aksi Bela Palestina, Ahmad Heryawan: Masyarakat Dunia Sejak Awal Dibohongi Israel

&quot;Dalam rangka mengedukasi anak-anak, jadi kita harus belajar untuk memiliki kepedulian terhadap sesama manusia, selain dari kewajiban agama, juga kita sebagai manusia melihat kejahatan itu jangan tinggal diam,&quot; ucap Siska ditemui di sela-sela aksi.
Dosen Fakultas Syariah Universitas Islam Bandung (Unisba) ini menilai, sudah menjadi kewajiban para orang tua untuk mengedukasi anak-anaknya tentang kepedulian sosial.

BACA JUGA:
 Jelang Aksi Bela Palestina di Monas, Sekjen MUI Minta Kebiadaban Israel Dihentikan

&quot;Sudah seharusnya setiap orangtua itu mengedukasi anak-anaknya tentang kepedulian sosial, supaya segala sesuatu yang seharusnya tidak terjadi, seperti tindak kejahatan dalam bentuk apapun itu tidak bisa dibiarkan,&quot; katanya.Menurutnya, dengan mengikuti aksi bela Palestina ini, rasa kepedulian anak-anak terhadap sesama bisa tumbuh.

&quot;Karena kalau sudah mulai bersifat apatis kan justru bahaya. Kalau kita peduli terhadap orang-orang terdekat atau bahkan tadi yang jauh, saya tidak khawatir untuk generasi mendatang, jadi kita bisa saling menjaga,&quot; ungkapnya.

Siska pun berharap, masyarakat Palestina bisa segera merdeka dan terbebas dari kebrutalan serangan Israel.

&quot;Harapan saya untuk Palestina, semoga segera merdeka dan segala bentuk kejahatan yang terjadi segera dihentikan,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
