<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BMKG: Gempa di Pangandaran Akibat Subduksi Lempeng Indo-Australia</title><description>Hartanto memastikan hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempabumi tersebut.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/06/09/525/3019165/bmkg-gempa-di-pangandaran-akibat-subduksi-lempeng-indo-australia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/06/09/525/3019165/bmkg-gempa-di-pangandaran-akibat-subduksi-lempeng-indo-australia"/><item><title>BMKG: Gempa di Pangandaran Akibat Subduksi Lempeng Indo-Australia</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/06/09/525/3019165/bmkg-gempa-di-pangandaran-akibat-subduksi-lempeng-indo-australia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/06/09/525/3019165/bmkg-gempa-di-pangandaran-akibat-subduksi-lempeng-indo-australia</guid><pubDate>Minggu 09 Juni 2024 07:30 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/06/09/525/3019165/bmkg-gempa-di-pangandaran-akibat-subduksi-lempeng-indo-australia-XW9LiQs0Cv.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dok Istimewa/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/06/09/525/3019165/bmkg-gempa-di-pangandaran-akibat-subduksi-lempeng-indo-australia-XW9LiQs0Cv.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dok Istimewa/Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8zMC8xLzE4MTI1MS81L3g4emJ3ZTY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan analisis terkait gempa dengan kekuatan M4,2 yang mengguncang Pangandaran, Jawa Barat, Hari Minggu, 09 Juni 2024 pukul 00:01:56 WIB.
Hasil analisa BMKG menunjukkan bahwa gempabumi ini berkekuatan M=4,2. Episenter terletak pada koordinat 8.12 LS dan 107.87 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 82 km BaratDaya Kab-Pangandaran-Jabar pada kedalaman 43 km.
&amp;ldquo;Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas Subduksi Lempeng Indo-Australia yang menunjam ke bawah lempeng Eurasia,&amp;rdquo; ungkap Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang, Hartanto dalam keterangan resminya.

BACA JUGA:
 Getaran Gempa M4,0 Pangandaran Terasa sampai Garut

Dampak gempabumi yang digambarkan oleh peta tingkat guncangan (Shakemap) BMKG dan berdasarkan laporan dari masyarakat, gempabumi ini dirasakan di wilayah Garut, Pangandaran dan Tasikmalaya dengan Skala Intensitas II - III MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang - Getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu).

BACA JUGA:
Gempa M4,0 Guncang Pangandaran Jabar Malam Ini

Hartanto memastikan hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempabumi tersebut. &amp;ldquo;Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,&amp;rdquo; imbaunya.



</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8zMC8xLzE4MTI1MS81L3g4emJ3ZTY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan analisis terkait gempa dengan kekuatan M4,2 yang mengguncang Pangandaran, Jawa Barat, Hari Minggu, 09 Juni 2024 pukul 00:01:56 WIB.
Hasil analisa BMKG menunjukkan bahwa gempabumi ini berkekuatan M=4,2. Episenter terletak pada koordinat 8.12 LS dan 107.87 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 82 km BaratDaya Kab-Pangandaran-Jabar pada kedalaman 43 km.
&amp;ldquo;Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas Subduksi Lempeng Indo-Australia yang menunjam ke bawah lempeng Eurasia,&amp;rdquo; ungkap Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang, Hartanto dalam keterangan resminya.

BACA JUGA:
 Getaran Gempa M4,0 Pangandaran Terasa sampai Garut

Dampak gempabumi yang digambarkan oleh peta tingkat guncangan (Shakemap) BMKG dan berdasarkan laporan dari masyarakat, gempabumi ini dirasakan di wilayah Garut, Pangandaran dan Tasikmalaya dengan Skala Intensitas II - III MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang - Getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu).

BACA JUGA:
Gempa M4,0 Guncang Pangandaran Jabar Malam Ini

Hartanto memastikan hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempabumi tersebut. &amp;ldquo;Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,&amp;rdquo; imbaunya.



</content:encoded></item></channel></rss>
