<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Demo Mahasiswa di Tangsel Ricuh, Petugas Disiram Bensin</title><description>Seorang petugas yang menjaga aksi demonstrasi mahasiswa di depan Balai Kota, Ciputat, Tangsel, disiram botol berisi bensin.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/06/10/338/3019815/demo-mahasiswa-di-tangsel-ricuh-petugas-disiram-bensin</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/06/10/338/3019815/demo-mahasiswa-di-tangsel-ricuh-petugas-disiram-bensin"/><item><title>Demo Mahasiswa di Tangsel Ricuh, Petugas Disiram Bensin</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/06/10/338/3019815/demo-mahasiswa-di-tangsel-ricuh-petugas-disiram-bensin</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/06/10/338/3019815/demo-mahasiswa-di-tangsel-ricuh-petugas-disiram-bensin</guid><pubDate>Senin 10 Juni 2024 19:00 WIB</pubDate><dc:creator>Hambali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/06/10/338/3019815/demo-mahasiswa-di-tangsel-ricuh-petugas-disiram-bensin-SPEqGgN3RU.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Demo mahasiswa di Tangsel ricuh, seorang petugas disiram bensin (Foto : MPI/ Hambali)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/06/10/338/3019815/demo-mahasiswa-di-tangsel-ricuh-petugas-disiram-bensin-SPEqGgN3RU.jpg</image><title>Demo mahasiswa di Tangsel ricuh, seorang petugas disiram bensin (Foto : MPI/ Hambali)</title></images><description>TANGERANG SELATAN -  Seorang petugas yang menjaga aksi demonstrasi mahasiswa di depan Balai Kota, Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel), disiram botol berisi bensin oleh mahasiswa, Senin (10/6/2024).
Petugas dari Satpol PP itu akhirnya dievakuasi dari barisan. Tumpahan bensin yang dilempar mahasiswa persis mengenai bagian wajahnya. Petugas lainnya pun berupaya menolong dengan membilas menggunakan air mineral.

BACA JUGA:
Polda Metro Gagalkan Peredaran 99,48 Kg Ganja di Depok dan Jaktim&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Petugas tersebut nampak menahan rasa perih di bagian mata. Aksi pelemparan botol berisi cairan bensin mewarnai demo mahasiswa yang menuntut Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangsel dicopot dari jabatannya.
Aksi demo yang dimulai sekira pukul 15.30 WIB, berlangsung anarkis. Mereka terlihat mendorong petugas untuk meringsek masuk ke dalam kantor Wali Kota Benyamin Davnie. Upaya itu pun berhasil dicegah.
Dalam aksinya, mahasiswa sempat menutup jalan umum di depan balai kota. Tak berselang lama, mereka lantas membakar ban bekas hingga asap tebal menyelimuti gerbang akses masuk kantor pemerintahan itu.
Salah satu Kepala Bidang (Kabid) Dishub utusan pemerintah akhirnya turun menemui pedemo. Namun langkah tersebut tak meredam emosi para mahasiswa, sebuah lemparan botol diarahkan dan mendarat tepat di wajahnya.

BACA JUGA:
Tuntut Kadishub Tangsel Dipecat, Demo Mahasiswa Rusuh Lempari Petugas dan Blokir Jalan

Kapolsek Ciputat Timur Kompol Kemas MS Arifin mengawasi langsung aksi rusuh pedemo. Dia mengatakan akan memproses secara hukum bilamana ada laporan atas korban pelemparan para mahasiswa itu.
&quot;Nanti kita lihat reaksi dari pihak yang menjadi korban itu,&quot; katanya.Petugas kepolisian mengerahkan puluhan personel gabungan dari Polsek Ciputat Timur dan Polres Tangsel. Jumlah itu guna membantu puluhan personil Satpol PP yang juga telah dikerahkan menjaga aksi demo.
Para pedemo akhirnya membubarkan diri beberapa saat sebelum waktu akhir berunjuk rasa pukul 18.00 WIB. Meski begitu, para mahasiswa mengancam akan kembali menggelar aksi dengan tuntutan yang sama.
&quot;Terrkait aksi selanjutnya akan kita lanjutkan dan kita lakukan. Dan tentunya tidak lagi disini karena kita sudah paham bersama bahwa Pemkot dalam hal ini tidak bisa menjawab tuntutan-tuntutan kita,&quot; ucap perwakilan mahasiswa, Ahmad Bungasna.
Demo itu dilakukan atas maraknya pelanggaran operasional truk di wilayah Tangsel. Tercatat sudah ada beberapa pengendara motor tewas terlindas truk, di amtaranya merupakan mahasiswi Universitas Pamulang.</description><content:encoded>TANGERANG SELATAN -  Seorang petugas yang menjaga aksi demonstrasi mahasiswa di depan Balai Kota, Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel), disiram botol berisi bensin oleh mahasiswa, Senin (10/6/2024).
Petugas dari Satpol PP itu akhirnya dievakuasi dari barisan. Tumpahan bensin yang dilempar mahasiswa persis mengenai bagian wajahnya. Petugas lainnya pun berupaya menolong dengan membilas menggunakan air mineral.

BACA JUGA:
Polda Metro Gagalkan Peredaran 99,48 Kg Ganja di Depok dan Jaktim&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Petugas tersebut nampak menahan rasa perih di bagian mata. Aksi pelemparan botol berisi cairan bensin mewarnai demo mahasiswa yang menuntut Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangsel dicopot dari jabatannya.
Aksi demo yang dimulai sekira pukul 15.30 WIB, berlangsung anarkis. Mereka terlihat mendorong petugas untuk meringsek masuk ke dalam kantor Wali Kota Benyamin Davnie. Upaya itu pun berhasil dicegah.
Dalam aksinya, mahasiswa sempat menutup jalan umum di depan balai kota. Tak berselang lama, mereka lantas membakar ban bekas hingga asap tebal menyelimuti gerbang akses masuk kantor pemerintahan itu.
Salah satu Kepala Bidang (Kabid) Dishub utusan pemerintah akhirnya turun menemui pedemo. Namun langkah tersebut tak meredam emosi para mahasiswa, sebuah lemparan botol diarahkan dan mendarat tepat di wajahnya.

BACA JUGA:
Tuntut Kadishub Tangsel Dipecat, Demo Mahasiswa Rusuh Lempari Petugas dan Blokir Jalan

Kapolsek Ciputat Timur Kompol Kemas MS Arifin mengawasi langsung aksi rusuh pedemo. Dia mengatakan akan memproses secara hukum bilamana ada laporan atas korban pelemparan para mahasiswa itu.
&quot;Nanti kita lihat reaksi dari pihak yang menjadi korban itu,&quot; katanya.Petugas kepolisian mengerahkan puluhan personel gabungan dari Polsek Ciputat Timur dan Polres Tangsel. Jumlah itu guna membantu puluhan personil Satpol PP yang juga telah dikerahkan menjaga aksi demo.
Para pedemo akhirnya membubarkan diri beberapa saat sebelum waktu akhir berunjuk rasa pukul 18.00 WIB. Meski begitu, para mahasiswa mengancam akan kembali menggelar aksi dengan tuntutan yang sama.
&quot;Terrkait aksi selanjutnya akan kita lanjutkan dan kita lakukan. Dan tentunya tidak lagi disini karena kita sudah paham bersama bahwa Pemkot dalam hal ini tidak bisa menjawab tuntutan-tuntutan kita,&quot; ucap perwakilan mahasiswa, Ahmad Bungasna.
Demo itu dilakukan atas maraknya pelanggaran operasional truk di wilayah Tangsel. Tercatat sudah ada beberapa pengendara motor tewas terlindas truk, di amtaranya merupakan mahasiswi Universitas Pamulang.</content:encoded></item></channel></rss>
