<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Anwar Usman Penuhi Panggilan MKMK untuk Klarifikasi Dugaan Pelanggaran Etik</title><description>Pemanggilan Anwar Usman oleh MKMK menindaklanjuti laporan dugaan pelanggaran etik oleh advokat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/06/11/337/3020177/anwar-usman-penuhi-panggilan-mkmk-untuk-klarifikasi-dugaan-pelanggaran-etik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/06/11/337/3020177/anwar-usman-penuhi-panggilan-mkmk-untuk-klarifikasi-dugaan-pelanggaran-etik"/><item><title>Anwar Usman Penuhi Panggilan MKMK untuk Klarifikasi Dugaan Pelanggaran Etik</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/06/11/337/3020177/anwar-usman-penuhi-panggilan-mkmk-untuk-klarifikasi-dugaan-pelanggaran-etik</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/06/11/337/3020177/anwar-usman-penuhi-panggilan-mkmk-untuk-klarifikasi-dugaan-pelanggaran-etik</guid><pubDate>Selasa 11 Juni 2024 14:58 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Refi Sandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/06/11/337/3020177/anwar-usman-penuhi-panggilan-mkmk-untuk-klarifikasi-dugaan-pelanggaran-etik-esoIP8Bdgm.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Anwar Usman (Foto: MPI/Refi Sandi)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/06/11/337/3020177/anwar-usman-penuhi-panggilan-mkmk-untuk-klarifikasi-dugaan-pelanggaran-etik-esoIP8Bdgm.jpg</image><title>Anwar Usman (Foto: MPI/Refi Sandi)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8yMS8xLzE3NTM1OS81L3g4cXJocno=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Hakim Konstitusi, Anwar Usman memenuhi panggilan Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) untuk klarifikasi dugaan pelanggaran etik di Gedung 3 MKRI, Jakarta Pusat, Selasa (11/6/2024) siang.

Pemanggilan Anwar Usman yang juga adik Presiden Jokowi untuk diklarifikasi atas laporan dugaan pelanggaran etik yang dilayangkan advokat Zico Leonardo Simanjuntak.

Pantauan iNews Media Group, Anwar yang mengenakan kemeja batik hijau tiba di Gedung 3 MKRI sekitar pukul 14.12 WIB, didampingi sejumlah petugas protokoler.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

 Mahfud MD Ingatkan Revisi UU MK Perpanjang Masa Tugas Anwar Usman Jadi 16 Tahun&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Ah saya juga belum tahu, tunggu saja ya,&quot; jawab Anwar saat ditanya wartawan.

Anwar pun berguyon ketika ditanya soal potensi sanksi yang akan diterimanya kembali dari MKMK.

&quot;Banyak banget tuh berapa (sambil tertawa),&quot; ujarnya.

Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi memang sudah menjadwalkan pemanggilan Anwar Usman pada siang ini, menindaklanjuti laporan dari Zico Leonardo Simanjuntak.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Pelapor Anwar Usman ke MKMK Dilaporkan ke Polda Metro Jaya

Ketua MKMK, I Dewa Gede Palguna mengatakan bahwa Anwar yang merupakan paman Gibran Rakabuming Raka dipanggil untuk diminta klarifikasi, bukan diperiksa.
&quot;Tepatnya bukan memeriksa tetapi mendengar keterangan beliau (sekaligus klarifikasi dan pembelaannya) atas adanya laporan terhadap beliau terkait pengajuan ahli untuk gugatan Pak Anwar Usman di PTUN Jakarta. Penggunaan ahli tersebut dilaporkan (Zico Simanjuntak) sebagai sesuatu yang tidak pantas,&quot; katanya saat dikonfirmasi, Selasa (11/6/2024).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Duh! Anwar Usman Sang Paman Gibran Kembali Dilaporkan ke MKMK

Palguna menambahkan bahwa pemeriksaan dengan agenda klarifikasi siang ini bersifat tertutup. Sedangkan putusan baru terbuka untuk umum.

&quot;Oh tidak, masih tertutup. Hukum acaranya menyatakan demikian. Kalau putusannya nanti baru terbuka untuk umum,&quot; ucapnya.
</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8yMS8xLzE3NTM1OS81L3g4cXJocno=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Hakim Konstitusi, Anwar Usman memenuhi panggilan Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) untuk klarifikasi dugaan pelanggaran etik di Gedung 3 MKRI, Jakarta Pusat, Selasa (11/6/2024) siang.

Pemanggilan Anwar Usman yang juga adik Presiden Jokowi untuk diklarifikasi atas laporan dugaan pelanggaran etik yang dilayangkan advokat Zico Leonardo Simanjuntak.

Pantauan iNews Media Group, Anwar yang mengenakan kemeja batik hijau tiba di Gedung 3 MKRI sekitar pukul 14.12 WIB, didampingi sejumlah petugas protokoler.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

 Mahfud MD Ingatkan Revisi UU MK Perpanjang Masa Tugas Anwar Usman Jadi 16 Tahun&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Ah saya juga belum tahu, tunggu saja ya,&quot; jawab Anwar saat ditanya wartawan.

Anwar pun berguyon ketika ditanya soal potensi sanksi yang akan diterimanya kembali dari MKMK.

&quot;Banyak banget tuh berapa (sambil tertawa),&quot; ujarnya.

Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi memang sudah menjadwalkan pemanggilan Anwar Usman pada siang ini, menindaklanjuti laporan dari Zico Leonardo Simanjuntak.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Pelapor Anwar Usman ke MKMK Dilaporkan ke Polda Metro Jaya

Ketua MKMK, I Dewa Gede Palguna mengatakan bahwa Anwar yang merupakan paman Gibran Rakabuming Raka dipanggil untuk diminta klarifikasi, bukan diperiksa.
&quot;Tepatnya bukan memeriksa tetapi mendengar keterangan beliau (sekaligus klarifikasi dan pembelaannya) atas adanya laporan terhadap beliau terkait pengajuan ahli untuk gugatan Pak Anwar Usman di PTUN Jakarta. Penggunaan ahli tersebut dilaporkan (Zico Simanjuntak) sebagai sesuatu yang tidak pantas,&quot; katanya saat dikonfirmasi, Selasa (11/6/2024).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Duh! Anwar Usman Sang Paman Gibran Kembali Dilaporkan ke MKMK

Palguna menambahkan bahwa pemeriksaan dengan agenda klarifikasi siang ini bersifat tertutup. Sedangkan putusan baru terbuka untuk umum.

&quot;Oh tidak, masih tertutup. Hukum acaranya menyatakan demikian. Kalau putusannya nanti baru terbuka untuk umum,&quot; ucapnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
