<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gunung Ibu Dua Kali Meletus Dahsyat, Muntahkan 4.000 Meter Abu Vulkanik</title><description>Masing-masing erupsi meluncurkan 4.000 meter dan 3.000 meter abu vulkanik di atas puncak.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/06/11/340/3020137/gunung-ibu-dua-kali-meletus-dahsyat-muntahkan-4-000-meter-abu-vulkanik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/06/11/340/3020137/gunung-ibu-dua-kali-meletus-dahsyat-muntahkan-4-000-meter-abu-vulkanik"/><item><title>Gunung Ibu Dua Kali Meletus Dahsyat, Muntahkan 4.000 Meter Abu Vulkanik</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/06/11/340/3020137/gunung-ibu-dua-kali-meletus-dahsyat-muntahkan-4-000-meter-abu-vulkanik</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/06/11/340/3020137/gunung-ibu-dua-kali-meletus-dahsyat-muntahkan-4-000-meter-abu-vulkanik</guid><pubDate>Selasa 11 Juni 2024 13:48 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/06/11/340/3020137/gunung-ibu-dua-kali-meletus-dahsyat-muntahkan-4-000-meter-abu-vulkanik-HwUwK7Yh1E.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gunung Ibu erupsi. (Foto: PVMBG)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/06/11/340/3020137/gunung-ibu-dua-kali-meletus-dahsyat-muntahkan-4-000-meter-abu-vulkanik-HwUwK7Yh1E.jpg</image><title>Gunung Ibu erupsi. (Foto: PVMBG)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNi8wOS8xLzE4MTU3My81L3g4eno4emE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Gunung Ibu di Halmahera Barat, Maluku Utara kembali mengalami dua kali erupsi dahsyat pagi dan siang hari ini, Selasa 11 Juni 2024, pukul 09.47 WIT dan 11.30 WIT. Masing-masing erupsi meluncurkan 4.000 meter dan 3.000 meter abu vulkanik di atas puncak.



&amp;ldquo;Terjadi erupsi G. Ibu pada hari Selasa, 11 Juni 2024, pukul 09:47 WIT. Tinggi kolom letusan teramati &amp;plusmn; 4.000 m di atas puncak (&amp;plusmn; 5325 m di atas permukaan laut),&amp;rdquo; ungkap Petugas Pos Gunung Api, M. Richard Chaniago dalam keterangannya.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Erupsi Gunung Ibu, Letusan Capai 2.000 Meter di Atas Puncak Sore Ini


Richard mengatakan kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat dan barat laut. Saat laporan ini dibuat, erupsi masih berlangsung.



Sementara itu, Richard meminta agar masyarakat di sekitar Gunung Ibu dan pengunjung atau wisatawan agar tidak beraktivitas di dalam radius 4 km dan perluasan sektoral berjarak 7 km ke arah bukaan kawah di bagian utara dari kawah aktif Gunung Ibu.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Gunung Ibu Meletus, Waspada Guyuran Hujan Abu Bercampur Pasir Vulkanik



&amp;ldquo;Jika terjadi hujan abu, masyarakat yang beraktivitas diluar rumah disarankan untuk menggunakan pelindung hidung, mulut (masker) dan mata (kacamata),&amp;rdquo; imbaunya.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNi8wOS8xLzE4MTU3My81L3g4eno4emE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Gunung Ibu di Halmahera Barat, Maluku Utara kembali mengalami dua kali erupsi dahsyat pagi dan siang hari ini, Selasa 11 Juni 2024, pukul 09.47 WIT dan 11.30 WIT. Masing-masing erupsi meluncurkan 4.000 meter dan 3.000 meter abu vulkanik di atas puncak.



&amp;ldquo;Terjadi erupsi G. Ibu pada hari Selasa, 11 Juni 2024, pukul 09:47 WIT. Tinggi kolom letusan teramati &amp;plusmn; 4.000 m di atas puncak (&amp;plusmn; 5325 m di atas permukaan laut),&amp;rdquo; ungkap Petugas Pos Gunung Api, M. Richard Chaniago dalam keterangannya.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Erupsi Gunung Ibu, Letusan Capai 2.000 Meter di Atas Puncak Sore Ini


Richard mengatakan kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat dan barat laut. Saat laporan ini dibuat, erupsi masih berlangsung.



Sementara itu, Richard meminta agar masyarakat di sekitar Gunung Ibu dan pengunjung atau wisatawan agar tidak beraktivitas di dalam radius 4 km dan perluasan sektoral berjarak 7 km ke arah bukaan kawah di bagian utara dari kawah aktif Gunung Ibu.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Gunung Ibu Meletus, Waspada Guyuran Hujan Abu Bercampur Pasir Vulkanik



&amp;ldquo;Jika terjadi hujan abu, masyarakat yang beraktivitas diluar rumah disarankan untuk menggunakan pelindung hidung, mulut (masker) dan mata (kacamata),&amp;rdquo; imbaunya.

</content:encoded></item></channel></rss>
