<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Nias Diguncang Gempa Dangkal M 4,5 Dipicu Aktivitas Subduksi Lempeng   </title><description>Jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi lempeng.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/06/11/608/3020257/nias-diguncang-gempa-dangkal-m-4-5-dipicu-aktivitas-subduksi-lempeng</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/06/11/608/3020257/nias-diguncang-gempa-dangkal-m-4-5-dipicu-aktivitas-subduksi-lempeng"/><item><title>Nias Diguncang Gempa Dangkal M 4,5 Dipicu Aktivitas Subduksi Lempeng   </title><link>https://news.okezone.com/read/2024/06/11/608/3020257/nias-diguncang-gempa-dangkal-m-4-5-dipicu-aktivitas-subduksi-lempeng</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/06/11/608/3020257/nias-diguncang-gempa-dangkal-m-4-5-dipicu-aktivitas-subduksi-lempeng</guid><pubDate>Selasa 11 Juni 2024 17:14 WIB</pubDate><dc:creator>Robert Fernando H Siregar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/06/11/608/3020257/nias-diguncang-gempa-dangkal-m-4-5-dipicu-aktivitas-subduksi-lempeng-DpDn6OkIOI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Dok Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/06/11/608/3020257/nias-diguncang-gempa-dangkal-m-4-5-dipicu-aktivitas-subduksi-lempeng-DpDn6OkIOI.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Dok Okezone.com)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8zMC8xLzE4MTI1MS81L3g4emJ3ZTY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
NIAS - Gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo (M) 4,5 mengguncang Kabupaten Nias, Provinsi Sumatera Utara pada Selasa 11 Juni 2024, Pukul 15.07 WIB. Jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi lempeng.

Kepala Balai besar BMKG Wilayah I Medan, Hendro Nugroho menerangkan, episenter gempa bumi terletak pada koordinat 0.89&amp;deg; Lintang Utara (LU) dan 97.76&amp;deg; Bujur Timur (BT) atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 27 kilometer Tenggara Nias Sumut di kedalaman 31 kilometer.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Gempa M4,5 Guncang Nias, Pusatnya di Darat

Hendro Nugroho menjelaskan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal, akibat adanya aktivitas subduksi lempeng.

&amp;ldquo;Berdasarkan laporan dari masyarakat, gempa bumi itu dirasakan di daerah Gunung Sitoli Kabupaten Nias, Kabupaten Nias Selatan dengan skala intensitas II MMI atau getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang,&amp;rdquo; ungkap Hendro Nugroho, Selasa (11/6/2024).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

 Gempa M4,4 Guncang Buol Sulteng&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Kemudian, ujar Hendro Nugroho, gempa dirasakan di daerah Gunung Sitoli Nias, Nias Selatan dengan skala intensitas III MMI atau getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.&quot;Namun hingga saat ini, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempa bumi tersebut. Hingga Pukul 15.20 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan bahwa belum ada kejadian gempa bumi susulan (aftershock),&quot;ujar Hendro Nugroho.



Masyarakat, imbau Hendro Nugroho, agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.



</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8zMC8xLzE4MTI1MS81L3g4emJ3ZTY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
NIAS - Gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo (M) 4,5 mengguncang Kabupaten Nias, Provinsi Sumatera Utara pada Selasa 11 Juni 2024, Pukul 15.07 WIB. Jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi lempeng.

Kepala Balai besar BMKG Wilayah I Medan, Hendro Nugroho menerangkan, episenter gempa bumi terletak pada koordinat 0.89&amp;deg; Lintang Utara (LU) dan 97.76&amp;deg; Bujur Timur (BT) atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 27 kilometer Tenggara Nias Sumut di kedalaman 31 kilometer.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Gempa M4,5 Guncang Nias, Pusatnya di Darat

Hendro Nugroho menjelaskan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal, akibat adanya aktivitas subduksi lempeng.

&amp;ldquo;Berdasarkan laporan dari masyarakat, gempa bumi itu dirasakan di daerah Gunung Sitoli Kabupaten Nias, Kabupaten Nias Selatan dengan skala intensitas II MMI atau getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang,&amp;rdquo; ungkap Hendro Nugroho, Selasa (11/6/2024).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

 Gempa M4,4 Guncang Buol Sulteng&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Kemudian, ujar Hendro Nugroho, gempa dirasakan di daerah Gunung Sitoli Nias, Nias Selatan dengan skala intensitas III MMI atau getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.&quot;Namun hingga saat ini, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempa bumi tersebut. Hingga Pukul 15.20 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan bahwa belum ada kejadian gempa bumi susulan (aftershock),&quot;ujar Hendro Nugroho.



Masyarakat, imbau Hendro Nugroho, agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.



</content:encoded></item></channel></rss>
