<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Berkat Kinerja Positif, Kota Semarang Masuk Nominasi TPID Award 2024</title><description>Kota Semarang menjadi satu-satunya kota besar di Indonesia yang masuk dalam nominasi TPID Award 2024 di Istana Negara Jakarta, Jumat (14/6).</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/06/15/337/3021867/berkat-kinerja-positif-kota-semarang-masuk-nominasi-tpid-award-2024</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/06/15/337/3021867/berkat-kinerja-positif-kota-semarang-masuk-nominasi-tpid-award-2024"/><item><title>Berkat Kinerja Positif, Kota Semarang Masuk Nominasi TPID Award 2024</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/06/15/337/3021867/berkat-kinerja-positif-kota-semarang-masuk-nominasi-tpid-award-2024</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/06/15/337/3021867/berkat-kinerja-positif-kota-semarang-masuk-nominasi-tpid-award-2024</guid><pubDate>Sabtu 15 Juni 2024 10:54 WIB</pubDate><dc:creator>Agustina Wulandari </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/06/15/337/3021867/berkat-kinerja-positif-kota-semarang-masuk-nominasi-tpid-award-2024-uDsjhibe3W.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wali Kota Semarang Mbak Ita berterima kasih atas kinerja baik jajaran OPD yang membawa Kota Semarang masuk nominasi TPID Award 2024. (Foto: dok Pemkot Semarang)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/06/15/337/3021867/berkat-kinerja-positif-kota-semarang-masuk-nominasi-tpid-award-2024-uDsjhibe3W.jpg</image><title>Wali Kota Semarang Mbak Ita berterima kasih atas kinerja baik jajaran OPD yang membawa Kota Semarang masuk nominasi TPID Award 2024. (Foto: dok Pemkot Semarang)</title></images><description>JAKARTA - Kota Semarang menjadi satu-satunya kota besar di Indonesia yang masuk dalam nominasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Award 2024 di Istana Negara Jakarta, Jumat (14/6).
TPID Award 2024 merupakan ajang pemberian penghargaan yang diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia.

BACA JUGA:
600 Pelari Meriahkan Super Fun Run 5K 2024 Semarang


Untuk wilayah Jawa-Bali, Jawa Tengah berhasil menjadi Juara 1. Sedangkan Juara 1 untuk kabupaten/kota pantauan IHK terbaik diraih oleh Kota Madiun. Sementara, Juara 1 kabupaten/kota non IHK terbaik diraih oleh Kabupaten Kebumen.
Meski belum meraih Juara 1, namun Kota Semarang menjadi satu-satunya kota besar di Indonesia yang masuk dalam nominasi 3 besar TPID Award 2024.
Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu mengucapkan terima kasih atas kinerja baik jajaran OPD hingga masuk dalam tiga besar TPID Award wilayah Jawa-Bali.
&quot;Kami adalah satu-satunya kota besar yang menjadi nominasi dari TPID ini,&quot; ujar Mbak Ita, sapaannya seusai Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Inflasi di Istana Negara Jakarta.
Di TPID Award kali ini, katanya, Kota Semarang menjadi salah satu nominasi TPID kabupaten/kota berkinerja baik kawasan Jawa-Bali.
&quot;Kami maturnuwun kepada teman-teman semua yang tidak patah semangat dan tentunya menjadi motivasi InsyaAllah yang terbaik untuk tahun depan,&quot; tuturnya.
Mbak Ita menyebut, dalam Rakornas Pengendalian Inflasi ada beberapa arahan yang disampaikan Presiden RI Joko Widodo.
&quot;Arahan dari bapak Presiden, untuk mengantisipasi kekeringan yang terjadi pada 2050 mendatang. Dari kekeringan itu, bisa memberikan dampak pada 500 juta petani-petani kecil di Indonesia. Sehingga diharapkan kita harus melakukan inovasi-inovasi, diantaranya adalah smart farming,&quot; ucapnya.
Meski Semarang merupakan kota metropolitan, imbuhnya, namun Pemerintah Kota melakukan pemaksimalan pemanfaatan lahan, termasuk pemanfaatan teknologi pertanian bahkan dengan menggunakan inovasi-inovasi berbasis digitalisasi.
Salah satunya dengan kerja sama BRIN (Badan Riset Inovasi Nasional) di sektor pertanian. Di Balai Benih Pertanian, BRIN berkolaborasi dengan dinas mengaplikasikan teknologi hasil risetnya.
&quot;Jadi dengan memakai teknologi-teknologi, dengan inovasi inovasi berbasis digitalisasi,&quot; kata Mbak Ita.
Arahan selanjutnya, imbuhnya, mempersiapkan sumber air bagi pertanian. Caranya dengan menyiapkan pompa-pompa air di daerah atau wilayah yang produktivitas pertaniannya tinggi. &quot;Itu instruktsi Bapak Presiden,&quot; katanya.
Mbak Ita menambahkan bahwa sungai selain sebagai sumber air baku yang dikonsumsi masyarakat, juga bisa dimanfaatkan untuk membantu pertanian.
&quot;Baik dari sungai besar, sungai kecil maupun sungai sedang untuk dialirkan ke daerah-daerah pertanian. Harapannya bisa membantu sektor pertanian agar tetap daulat pangan, sehingga inflasi akan tetap terjaga,&quot; ucapnya.
Terlebih, lanjutnya, riset-riset harus diimplementasikan dan dikembangkan sesuai kondisi di wilayah masing-masing.
Seperti hasil riset pertanian di lahan salin, meski berada di daerah dengan rob atau air pasang laut tetap bisa melakukan pertanian.
&quot;Tentunya kita harapkan sepulang dari sini (Jakarta, Red) untuk segera mengimplementasikan arahan-arahan dari bapak Presiden,&quot; ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Kota Semarang menjadi satu-satunya kota besar di Indonesia yang masuk dalam nominasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Award 2024 di Istana Negara Jakarta, Jumat (14/6).
TPID Award 2024 merupakan ajang pemberian penghargaan yang diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia.

BACA JUGA:
600 Pelari Meriahkan Super Fun Run 5K 2024 Semarang


Untuk wilayah Jawa-Bali, Jawa Tengah berhasil menjadi Juara 1. Sedangkan Juara 1 untuk kabupaten/kota pantauan IHK terbaik diraih oleh Kota Madiun. Sementara, Juara 1 kabupaten/kota non IHK terbaik diraih oleh Kabupaten Kebumen.
Meski belum meraih Juara 1, namun Kota Semarang menjadi satu-satunya kota besar di Indonesia yang masuk dalam nominasi 3 besar TPID Award 2024.
Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu mengucapkan terima kasih atas kinerja baik jajaran OPD hingga masuk dalam tiga besar TPID Award wilayah Jawa-Bali.
&quot;Kami adalah satu-satunya kota besar yang menjadi nominasi dari TPID ini,&quot; ujar Mbak Ita, sapaannya seusai Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Inflasi di Istana Negara Jakarta.
Di TPID Award kali ini, katanya, Kota Semarang menjadi salah satu nominasi TPID kabupaten/kota berkinerja baik kawasan Jawa-Bali.
&quot;Kami maturnuwun kepada teman-teman semua yang tidak patah semangat dan tentunya menjadi motivasi InsyaAllah yang terbaik untuk tahun depan,&quot; tuturnya.
Mbak Ita menyebut, dalam Rakornas Pengendalian Inflasi ada beberapa arahan yang disampaikan Presiden RI Joko Widodo.
&quot;Arahan dari bapak Presiden, untuk mengantisipasi kekeringan yang terjadi pada 2050 mendatang. Dari kekeringan itu, bisa memberikan dampak pada 500 juta petani-petani kecil di Indonesia. Sehingga diharapkan kita harus melakukan inovasi-inovasi, diantaranya adalah smart farming,&quot; ucapnya.
Meski Semarang merupakan kota metropolitan, imbuhnya, namun Pemerintah Kota melakukan pemaksimalan pemanfaatan lahan, termasuk pemanfaatan teknologi pertanian bahkan dengan menggunakan inovasi-inovasi berbasis digitalisasi.
Salah satunya dengan kerja sama BRIN (Badan Riset Inovasi Nasional) di sektor pertanian. Di Balai Benih Pertanian, BRIN berkolaborasi dengan dinas mengaplikasikan teknologi hasil risetnya.
&quot;Jadi dengan memakai teknologi-teknologi, dengan inovasi inovasi berbasis digitalisasi,&quot; kata Mbak Ita.
Arahan selanjutnya, imbuhnya, mempersiapkan sumber air bagi pertanian. Caranya dengan menyiapkan pompa-pompa air di daerah atau wilayah yang produktivitas pertaniannya tinggi. &quot;Itu instruktsi Bapak Presiden,&quot; katanya.
Mbak Ita menambahkan bahwa sungai selain sebagai sumber air baku yang dikonsumsi masyarakat, juga bisa dimanfaatkan untuk membantu pertanian.
&quot;Baik dari sungai besar, sungai kecil maupun sungai sedang untuk dialirkan ke daerah-daerah pertanian. Harapannya bisa membantu sektor pertanian agar tetap daulat pangan, sehingga inflasi akan tetap terjaga,&quot; ucapnya.
Terlebih, lanjutnya, riset-riset harus diimplementasikan dan dikembangkan sesuai kondisi di wilayah masing-masing.
Seperti hasil riset pertanian di lahan salin, meski berada di daerah dengan rob atau air pasang laut tetap bisa melakukan pertanian.
&quot;Tentunya kita harapkan sepulang dari sini (Jakarta, Red) untuk segera mengimplementasikan arahan-arahan dari bapak Presiden,&quot; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
