<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Terombang-ambing di Laut Sukabumi, 9 WN Cina dan 3 Warga NTT Ditangkap   </title><description>Sebanyak sembilan warga negara asing (WNA) asal Cina, dan tiga warga Nusa Tenggara Timur (NTT) dibawa ke Polres Sukabumi&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/06/15/525/3022002/terombang-ambing-di-laut-sukabumi-9-wn-cina-dan-3-warga-ntt-ditangkap</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/06/15/525/3022002/terombang-ambing-di-laut-sukabumi-9-wn-cina-dan-3-warga-ntt-ditangkap"/><item><title> Terombang-ambing di Laut Sukabumi, 9 WN Cina dan 3 Warga NTT Ditangkap   </title><link>https://news.okezone.com/read/2024/06/15/525/3022002/terombang-ambing-di-laut-sukabumi-9-wn-cina-dan-3-warga-ntt-ditangkap</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/06/15/525/3022002/terombang-ambing-di-laut-sukabumi-9-wn-cina-dan-3-warga-ntt-ditangkap</guid><pubDate>Sabtu 15 Juni 2024 20:29 WIB</pubDate><dc:creator>Ilham Nugraha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/06/15/525/3022002/terombang-ambing-di-laut-sukabumi-9-wn-cina-dan-3-warga-ntt-ditangkap-kA7GfgEv57.jpg" expression="full" type="image/jpeg">WN Cina yang diamankan polisi (foto: dok ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/06/15/525/3022002/terombang-ambing-di-laut-sukabumi-9-wn-cina-dan-3-warga-ntt-ditangkap-kA7GfgEv57.jpg</image><title>WN Cina yang diamankan polisi (foto: dok ist)</title></images><description>

SUKABUMI - Sebanyak sembilan warga negara asing (WNA) asal Cina, dan tiga warga Nusa Tenggara Timur (NTT) dibawa ke Polres Sukabumi setelah ditemukan terombang-ambing di Laut Sukabumi, Sabtu (15/6/2024).

Penemuan ini bermula dari laporan nelayan yang melihat kapal meminta bantuan sekitar 40 mil dari Ujung Genteng.

BACA JUGA:
Penampungan TKI Ilegal di Jaksel Digerebek Polisi, Satu Calo Jadi Tersangka&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Kepala Satuan Polisi Air dan Udara (Kasatpol Airud) Polres Sukabumi, AKP Tenda Sukendar, membenarkan kejadian warga asing tersebut.

&quot;Iya betul, tadi ada laporan dari dermaga PPNP bahwa nelayan yang melaut dari Ujung Genteng melihat kapal yang meminta bantuan. Setelah didekati, ditemukan 12 orang di kapal tersebut, 9 warga negara asing asal Cina dan 3 warga NTT,&quot; ujar AKP Tenda.

AKP Tenda menyebutkan, kapal yang ditemukan adalah kapal jenis diesel kayu yang biasa digunakan untuk menangkap ikan. Mesin kapal tersebut mengalami masalah, sehingga menyebabkan kapal terombang-ambing di laut.

BACA JUGA:
 Bakamla Gagalkan Penyelundupan Puluhan TKI Ilegal ke Malaysia&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Kami segera berkoordinasi dengan pihak imigrasi dan berangkat menjemput mereka. Kami menemui nelayan yang membawa orang asing tersebut di daerah perairan PLTU Palabuhanratu dan kemudian membawa mereka ke dermaga dan langsung ke Polres,&quot; tambah AKP Tenda.

Lebih lanjut, AKP Tenda menjelaskan bahwa ketiga warga NTT tersebut adalah nelayan yang dipekerjakan oleh seseorang.



&quot;Kapal tersebut mengalami masalah mesin. Tiga warga NTT adalah nelayan, dan kami masih mendalami siapa yang menyuruh mereka,&quot; ujarnya.



Dikonfirmasi, Kapolres Sukabumi, AKBP Tony Prasetyo, mengatakan bahwa pihaknya sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait sembilan WNA Cina.



&quot;Masih didalami dulu lebih lanjut,&quot; singkat AKBP Tony.



Saat ini, 9 WNA Cina dan 3 warga NTT masih menjalani pemeriksaan di Satreskrim Polres Sukabumi. Pihak kepolisian bekerja sama dengan imigrasi untuk memastikan status legalitas WNA tersebut dan alasan mereka berada di perairan Sukabumi.

</description><content:encoded>

SUKABUMI - Sebanyak sembilan warga negara asing (WNA) asal Cina, dan tiga warga Nusa Tenggara Timur (NTT) dibawa ke Polres Sukabumi setelah ditemukan terombang-ambing di Laut Sukabumi, Sabtu (15/6/2024).

Penemuan ini bermula dari laporan nelayan yang melihat kapal meminta bantuan sekitar 40 mil dari Ujung Genteng.

BACA JUGA:
Penampungan TKI Ilegal di Jaksel Digerebek Polisi, Satu Calo Jadi Tersangka&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Kepala Satuan Polisi Air dan Udara (Kasatpol Airud) Polres Sukabumi, AKP Tenda Sukendar, membenarkan kejadian warga asing tersebut.

&quot;Iya betul, tadi ada laporan dari dermaga PPNP bahwa nelayan yang melaut dari Ujung Genteng melihat kapal yang meminta bantuan. Setelah didekati, ditemukan 12 orang di kapal tersebut, 9 warga negara asing asal Cina dan 3 warga NTT,&quot; ujar AKP Tenda.

AKP Tenda menyebutkan, kapal yang ditemukan adalah kapal jenis diesel kayu yang biasa digunakan untuk menangkap ikan. Mesin kapal tersebut mengalami masalah, sehingga menyebabkan kapal terombang-ambing di laut.

BACA JUGA:
 Bakamla Gagalkan Penyelundupan Puluhan TKI Ilegal ke Malaysia&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Kami segera berkoordinasi dengan pihak imigrasi dan berangkat menjemput mereka. Kami menemui nelayan yang membawa orang asing tersebut di daerah perairan PLTU Palabuhanratu dan kemudian membawa mereka ke dermaga dan langsung ke Polres,&quot; tambah AKP Tenda.

Lebih lanjut, AKP Tenda menjelaskan bahwa ketiga warga NTT tersebut adalah nelayan yang dipekerjakan oleh seseorang.



&quot;Kapal tersebut mengalami masalah mesin. Tiga warga NTT adalah nelayan, dan kami masih mendalami siapa yang menyuruh mereka,&quot; ujarnya.



Dikonfirmasi, Kapolres Sukabumi, AKBP Tony Prasetyo, mengatakan bahwa pihaknya sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait sembilan WNA Cina.



&quot;Masih didalami dulu lebih lanjut,&quot; singkat AKBP Tony.



Saat ini, 9 WNA Cina dan 3 warga NTT masih menjalani pemeriksaan di Satreskrim Polres Sukabumi. Pihak kepolisian bekerja sama dengan imigrasi untuk memastikan status legalitas WNA tersebut dan alasan mereka berada di perairan Sukabumi.

</content:encoded></item></channel></rss>
