<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tersesat saat Pasang Pukat, Nelayan Ini Hilang Selama 10 Hari</title><description>Ia dijumpai tim SAR gabungan dalam kondisi lemas berjarak sekitar 40 Meter dari posko pencarian.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/06/16/340/3022066/tersesat-saat-pasang-pukat-nelayan-ini-hilang-selama-10-hari</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/06/16/340/3022066/tersesat-saat-pasang-pukat-nelayan-ini-hilang-selama-10-hari"/><item><title>Tersesat saat Pasang Pukat, Nelayan Ini Hilang Selama 10 Hari</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/06/16/340/3022066/tersesat-saat-pasang-pukat-nelayan-ini-hilang-selama-10-hari</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/06/16/340/3022066/tersesat-saat-pasang-pukat-nelayan-ini-hilang-selama-10-hari</guid><pubDate>Minggu 16 Juni 2024 04:02 WIB</pubDate><dc:creator>Muh Rusli</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/06/16/340/3022066/tersesat-saat-pasang-pukat-nelayan-ini-hilang-selama-10-hari-xeekvOxSC2.JPG" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/06/16/340/3022066/tersesat-saat-pasang-pukat-nelayan-ini-hilang-selama-10-hari-xeekvOxSC2.JPG</image><title></title></images><description>KOLAKA - Tim SAR gabungan mengevakuasi seorang nelayan  bernama Suhrin (55) yang hilang sejak 6 Juni lalu di Pulau Padamarang, Desa Towua, Kecamatan Wundulako, Sabtu (15/6/2024). Ia dijumpai tim SAR gabungan dalam kondisi lemas berjarak sekitar 40 Meter dari posko pencarian.

Kasi Humas Polres Kolaka, Iptu Dwi Arif Setiawan menjelaskan, warga Kelurahan Dawi-Dawi, Kecamatan Pomalaa tersebut ditemukan berjalan seorang diri jelang Magrib pada pukul 17.50 wita.

&quot;Diduga tersesat. Ia dijumpai tim pencari yang juga sedang berjalan pulang karena hari mulai gelap,&quot;ujarnya.


BACA JUGA:
 Keanehan Hilangnya Dosen UB Malang Selama 2 Pekan&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Suhrin dijumpai dengan kondisi fisik lemah sehingga dilakukan pemeriksaan setiba di posko. Korban pun bergegas dievakuasi menuju Pelabuhan Syahbandar Kolaka.

&quot;Telah diserahkan langsung kepada pihak keluarganya yang telah menanti di pelabuhan. Operasi pencarian dinyatakan selesai,&quot; tutupnya.

Untuk diketahui, Suhrin berlayar ke pulau Padamarang pada 15 Juni bersama seorang rekannya bernama Iwan untuk memasang pukat. Keesokan harinya, Suhrin sempat kembali ke desanya mengambil es untuk mengawetkan tangkapan dan bergegas bertolak menuju pulau.

Ia pun tiba di pulau Padamarang pada sore harinya. Sejak hari itu, sosok Suhrin tidak lagi dijumpai hingga dilakukan pencarian oleh pihak keluarga.

</description><content:encoded>KOLAKA - Tim SAR gabungan mengevakuasi seorang nelayan  bernama Suhrin (55) yang hilang sejak 6 Juni lalu di Pulau Padamarang, Desa Towua, Kecamatan Wundulako, Sabtu (15/6/2024). Ia dijumpai tim SAR gabungan dalam kondisi lemas berjarak sekitar 40 Meter dari posko pencarian.

Kasi Humas Polres Kolaka, Iptu Dwi Arif Setiawan menjelaskan, warga Kelurahan Dawi-Dawi, Kecamatan Pomalaa tersebut ditemukan berjalan seorang diri jelang Magrib pada pukul 17.50 wita.

&quot;Diduga tersesat. Ia dijumpai tim pencari yang juga sedang berjalan pulang karena hari mulai gelap,&quot;ujarnya.


BACA JUGA:
 Keanehan Hilangnya Dosen UB Malang Selama 2 Pekan&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Suhrin dijumpai dengan kondisi fisik lemah sehingga dilakukan pemeriksaan setiba di posko. Korban pun bergegas dievakuasi menuju Pelabuhan Syahbandar Kolaka.

&quot;Telah diserahkan langsung kepada pihak keluarganya yang telah menanti di pelabuhan. Operasi pencarian dinyatakan selesai,&quot; tutupnya.

Untuk diketahui, Suhrin berlayar ke pulau Padamarang pada 15 Juni bersama seorang rekannya bernama Iwan untuk memasang pukat. Keesokan harinya, Suhrin sempat kembali ke desanya mengambil es untuk mengawetkan tangkapan dan bergegas bertolak menuju pulau.

Ia pun tiba di pulau Padamarang pada sore harinya. Sejak hari itu, sosok Suhrin tidak lagi dijumpai hingga dilakukan pencarian oleh pihak keluarga.

</content:encoded></item></channel></rss>
