<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Terombang-ambing ke Laut Sukabumi, 9 WN Cina dan 3 WNI Sempat Ditahan di Australia</title><description>Sebanyak 9 warga negara asing (WNA) asal Cina dan 3 warga Sulawesi Tenggara ditahan tentara Australia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/06/16/525/3022197/terombang-ambing-ke-laut-sukabumi-9-wn-cina-dan-3-wni-sempat-ditahan-di-australia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/06/16/525/3022197/terombang-ambing-ke-laut-sukabumi-9-wn-cina-dan-3-wni-sempat-ditahan-di-australia"/><item><title>Terombang-ambing ke Laut Sukabumi, 9 WN Cina dan 3 WNI Sempat Ditahan di Australia</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/06/16/525/3022197/terombang-ambing-ke-laut-sukabumi-9-wn-cina-dan-3-wni-sempat-ditahan-di-australia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/06/16/525/3022197/terombang-ambing-ke-laut-sukabumi-9-wn-cina-dan-3-wni-sempat-ditahan-di-australia</guid><pubDate>Minggu 16 Juni 2024 13:25 WIB</pubDate><dc:creator>Ilham Nugraha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/06/16/525/3022197/terombang-ambing-ke-laut-sukabumi-9-wn-cina-dan-3-wni-sempat-ditahan-di-australia-CEDDnApgmc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">WN Cina dan WNI terombang-ambing di laut Sukabumi (Foto: Ilham Nugraha)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/06/16/525/3022197/terombang-ambing-ke-laut-sukabumi-9-wn-cina-dan-3-wni-sempat-ditahan-di-australia-CEDDnApgmc.jpg</image><title>WN Cina dan WNI terombang-ambing di laut Sukabumi (Foto: Ilham Nugraha)</title></images><description>SUKABUMI - Sebanyak 9 warga negara asing (WNA) asal Cina dan 3 warga Sulawesi Tenggara ditahan tentara Australia sebelum diselamatkan nelayan di laut Sukabumi.

Dari 12 orang tersebut, sebelumnya berangkat dari perairan Teluk Bao Bao menuju ke Pulau Hoga Sulawesi, pertengahan laut perahu rusak kemudian terombang ambing masuk laut lepas perbatasan Negara Australia. Di situ mereka ditahan selama 9 hari.

&quot;Ditemukan oleh Kapal Tentara Negara Bagian Australia. Setelah di angkut oleh Kapal Tentara Australia selama 5 Hari, selanjutnya di serahkan kepada Tentara Negara Australia, dan mereka tinggal di Australia selama 4 hari,&quot; ungkap Kasat Pol Airud Polres Sukabumi, AKP Tenda Sukendar, Minggu (16/6/2024).

BACA JUGA:
Pesta Miras dan Kumpul Kebo di Indekos, Belasan Muda-Mudi di Ciawi Digerebek Polisi


Setelah itu, kata AKP Tenda, 12 orang tersebut diberikan sebuah perahu oleh Tentara Australia untuk kembali ke Indonesia. Naas perahu tersebut kembali alami kendala hingga ditemukan nelayan 40 Mil dari laut Ujunggenteng.

&quot;Dalam perjalanan kehabisan BBM, dan di temukan oleh Dedi Nelayan Palabuhanratu, lalu dijemput petugas Sat Pol Airud Polres Sukabumi,&quot; tuturnya.

Sebelumnya, sebanyak 9 warga negara asing (WNA) asal Cina dan 3 warga Sulawesi Tenggara ditulis Nusa Tenggara Timur (NTT) dibawa ke Polres Sukabumi setelah ditemukan terombang-ambing di Laut Sukabumi, Sabtu 15 Juni 2024.

BACA JUGA:
Kemenkumham: Tak Ada Remisi Idul Adha Bagi Warga Binaan Muslim



Penemuan ini bermula dari laporan nelayan yang melihat kapal meminta bantuan sekitar 40 mil dari Ujung Genteng.



Kasat Pol Airud Polres Sukabumi, AKP Tenda Sukendar, membenarkan kejadian warga asing tersebut.



&quot;Iya betul, tadi ada laporan dari dermaga PPNP bahwa nelayan yang melaut dari Ujung Genteng melihat kapal yang meminta bantuan. Setelah didekati, ditemukan 12 orang di kapal tersebut, 9 warga negara asing asal Cina dan 3 warga NTT,&quot; ujar AKP Tenda.</description><content:encoded>SUKABUMI - Sebanyak 9 warga negara asing (WNA) asal Cina dan 3 warga Sulawesi Tenggara ditahan tentara Australia sebelum diselamatkan nelayan di laut Sukabumi.

Dari 12 orang tersebut, sebelumnya berangkat dari perairan Teluk Bao Bao menuju ke Pulau Hoga Sulawesi, pertengahan laut perahu rusak kemudian terombang ambing masuk laut lepas perbatasan Negara Australia. Di situ mereka ditahan selama 9 hari.

&quot;Ditemukan oleh Kapal Tentara Negara Bagian Australia. Setelah di angkut oleh Kapal Tentara Australia selama 5 Hari, selanjutnya di serahkan kepada Tentara Negara Australia, dan mereka tinggal di Australia selama 4 hari,&quot; ungkap Kasat Pol Airud Polres Sukabumi, AKP Tenda Sukendar, Minggu (16/6/2024).

BACA JUGA:
Pesta Miras dan Kumpul Kebo di Indekos, Belasan Muda-Mudi di Ciawi Digerebek Polisi


Setelah itu, kata AKP Tenda, 12 orang tersebut diberikan sebuah perahu oleh Tentara Australia untuk kembali ke Indonesia. Naas perahu tersebut kembali alami kendala hingga ditemukan nelayan 40 Mil dari laut Ujunggenteng.

&quot;Dalam perjalanan kehabisan BBM, dan di temukan oleh Dedi Nelayan Palabuhanratu, lalu dijemput petugas Sat Pol Airud Polres Sukabumi,&quot; tuturnya.

Sebelumnya, sebanyak 9 warga negara asing (WNA) asal Cina dan 3 warga Sulawesi Tenggara ditulis Nusa Tenggara Timur (NTT) dibawa ke Polres Sukabumi setelah ditemukan terombang-ambing di Laut Sukabumi, Sabtu 15 Juni 2024.

BACA JUGA:
Kemenkumham: Tak Ada Remisi Idul Adha Bagi Warga Binaan Muslim



Penemuan ini bermula dari laporan nelayan yang melihat kapal meminta bantuan sekitar 40 mil dari Ujung Genteng.



Kasat Pol Airud Polres Sukabumi, AKP Tenda Sukendar, membenarkan kejadian warga asing tersebut.



&quot;Iya betul, tadi ada laporan dari dermaga PPNP bahwa nelayan yang melaut dari Ujung Genteng melihat kapal yang meminta bantuan. Setelah didekati, ditemukan 12 orang di kapal tersebut, 9 warga negara asing asal Cina dan 3 warga NTT,&quot; ujar AKP Tenda.</content:encoded></item></channel></rss>
