<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ribut dengan Istri Ketiga, Driver Ojol Nekat Panjat Tower Sutet di BKT Marunda</title><description>Driver ojol itu sempat tulis surat wasiat untuk istri ketiganya saat hendak bunuh diri, tapi berhasil digagalkan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/06/18/338/3022713/ribut-dengan-istri-ketiga-driver-ojol-nekat-panjat-tower-sutet-di-bkt-marunda</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/06/18/338/3022713/ribut-dengan-istri-ketiga-driver-ojol-nekat-panjat-tower-sutet-di-bkt-marunda"/><item><title>Ribut dengan Istri Ketiga, Driver Ojol Nekat Panjat Tower Sutet di BKT Marunda</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/06/18/338/3022713/ribut-dengan-istri-ketiga-driver-ojol-nekat-panjat-tower-sutet-di-bkt-marunda</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/06/18/338/3022713/ribut-dengan-istri-ketiga-driver-ojol-nekat-panjat-tower-sutet-di-bkt-marunda</guid><pubDate>Selasa 18 Juni 2024 08:50 WIB</pubDate><dc:creator>Carlos Roy Fajarta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/06/18/338/3022713/ribut-dengan-istri-ketiga-driver-ojol-nekat-panjat-tower-sutet-di-bkt-marunda-F64cf38HGU.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Petugas damkar mengevakuasi driver ojol yang naik ke tower Sutet di BKT Marunda, Jakarta Utara (Instagram @humasjakfire)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/06/18/338/3022713/ribut-dengan-istri-ketiga-driver-ojol-nekat-panjat-tower-sutet-di-bkt-marunda-F64cf38HGU.jpg</image><title>Petugas damkar mengevakuasi driver ojol yang naik ke tower Sutet di BKT Marunda, Jakarta Utara (Instagram @humasjakfire)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8xNy8xLzE4MDgwNy81L3g4eW4wMzg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Polisi mengungkapkan dugaan motif driver ojek online (Ojol) yang coba bunuh diri dengan naik tower sutet di Jalan Banjir Kanal Timur (BKT) RT 06/RW 03, Kelurahan Marunda, Kecamatan Cilincing, Kota Jakarta Utara, pada Senin 17 Juni 2024 siang.

Pria berinisial ATZ (60) tersebut diduga nekat memanjat menara listrik dan bikin geger warga sekitar karena sedang ribut dengan istri ketiganya.

ATZ yang mengenakan jaket hijau khas ojol, celana panjang hitam, peci, dan tanpa beralas kaki sempat mencoba melompat dari atas tower sutet, tapi akhirnya berhasil digagalkan dan dia diselamatkan oleh petugas pemadam kebakaran.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Driver Ojol Hendak Bunuh Diri dari Atas SUTET, Diduga Stres Masalah Ekonomi

Kanit Reskrim Polsek Cilincing, Iptu Pilipi Ginting mengatakan pihaknya mendapatkan laporan dari masyarakat adanya seseorang yang memanjat menara sutet.

&quot;Kami melakukan pengecekan di lokasi percobaan bunuh diri dan menghubungi unit Damkar,&quot; ujar Pilipi.

&quot;Setelah tiba di lokasi memang benar sudah ada laki-laki di atas tower sutet,&quot; kata dia.

Setelah penyelidikan lebih lanjut dari keterangan anak korban diketahui driver ojek online itu tengah bermasalah dengan istrinya nomor tiga.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

5 Fakta Viral Driver Ojol Antar Jenazah Bayi dari Makassar ke Pangkep

&quot;Ia menuliskan surat saat di atas tower, meminta agar sepeda motor miliknya diserahkan ke istri ketiga dan anaknya,&quot; jelas Pilipi.

Pengemudi ojek online tersebut kemudian berhasil dievakuasi oleh Tim Damkar lalu dilarikan ke Puskesmas Cilincing dalam keadaan lemas dan pingsan.

&quot;Petugas berhasil menggagalkan niat korban. Pada saat di evakuasi, korban dalam keadaan pingsan, kemudian dibawa ke Puskesmas Cilincing untuk diberikan pertolongan,&quot; pungkas Pilipi Ginting.
</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8xNy8xLzE4MDgwNy81L3g4eW4wMzg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Polisi mengungkapkan dugaan motif driver ojek online (Ojol) yang coba bunuh diri dengan naik tower sutet di Jalan Banjir Kanal Timur (BKT) RT 06/RW 03, Kelurahan Marunda, Kecamatan Cilincing, Kota Jakarta Utara, pada Senin 17 Juni 2024 siang.

Pria berinisial ATZ (60) tersebut diduga nekat memanjat menara listrik dan bikin geger warga sekitar karena sedang ribut dengan istri ketiganya.

ATZ yang mengenakan jaket hijau khas ojol, celana panjang hitam, peci, dan tanpa beralas kaki sempat mencoba melompat dari atas tower sutet, tapi akhirnya berhasil digagalkan dan dia diselamatkan oleh petugas pemadam kebakaran.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Driver Ojol Hendak Bunuh Diri dari Atas SUTET, Diduga Stres Masalah Ekonomi

Kanit Reskrim Polsek Cilincing, Iptu Pilipi Ginting mengatakan pihaknya mendapatkan laporan dari masyarakat adanya seseorang yang memanjat menara sutet.

&quot;Kami melakukan pengecekan di lokasi percobaan bunuh diri dan menghubungi unit Damkar,&quot; ujar Pilipi.

&quot;Setelah tiba di lokasi memang benar sudah ada laki-laki di atas tower sutet,&quot; kata dia.

Setelah penyelidikan lebih lanjut dari keterangan anak korban diketahui driver ojek online itu tengah bermasalah dengan istrinya nomor tiga.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

5 Fakta Viral Driver Ojol Antar Jenazah Bayi dari Makassar ke Pangkep

&quot;Ia menuliskan surat saat di atas tower, meminta agar sepeda motor miliknya diserahkan ke istri ketiga dan anaknya,&quot; jelas Pilipi.

Pengemudi ojek online tersebut kemudian berhasil dievakuasi oleh Tim Damkar lalu dilarikan ke Puskesmas Cilincing dalam keadaan lemas dan pingsan.

&quot;Petugas berhasil menggagalkan niat korban. Pada saat di evakuasi, korban dalam keadaan pingsan, kemudian dibawa ke Puskesmas Cilincing untuk diberikan pertolongan,&quot; pungkas Pilipi Ginting.
</content:encoded></item></channel></rss>
