<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> 4 Ribu Jiwa Terdampak Banjir di Nias Barat, Bupati Pantau Lokasi</title><description>Bupati Nias Barat Khenoki Waruwu lagsung memantau kondisi warga yang dilanda banjir.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/06/18/608/3022898/4-ribu-jiwa-terdampak-banjir-di-nias-barat-bupati-pantau-lokasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/06/18/608/3022898/4-ribu-jiwa-terdampak-banjir-di-nias-barat-bupati-pantau-lokasi"/><item><title> 4 Ribu Jiwa Terdampak Banjir di Nias Barat, Bupati Pantau Lokasi</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/06/18/608/3022898/4-ribu-jiwa-terdampak-banjir-di-nias-barat-bupati-pantau-lokasi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/06/18/608/3022898/4-ribu-jiwa-terdampak-banjir-di-nias-barat-bupati-pantau-lokasi</guid><pubDate>Selasa 18 Juni 2024 16:59 WIB</pubDate><dc:creator>Jonirman Tafonao</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/06/18/608/3022898/4-ribu-jiwa-terdampak-banjir-di-nias-barat-bupati-pantau-lokasi-0fd46ps8Rd.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Banjir Nias Barat (Foto: istimewa/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/06/18/608/3022898/4-ribu-jiwa-terdampak-banjir-di-nias-barat-bupati-pantau-lokasi-0fd46ps8Rd.jpg</image><title>Banjir Nias Barat (Foto: istimewa/Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNi8xNy8xLzE4MTg1Ny81L3g5MGgzbjI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
NIAS BARAT - Usai hujan deras yang mengguyur wilayah Nias Barat sejak Minggu 16 Juni 2024, mengakibatkan banjir di berapa lokasi. Sebanyak 4000 jiwa merasakan dampak banjir tersebut.
Bupati Nias Barat Khenoki Waruwu lagsung memantau kondisi warga yang dilanda banjir. Dia terlihat memantau kondisi banjir di Togimbuaya Desa Iraonogambo, Kecamatan Mandrehe; Desa Iroanogeba, Kecamatan Mandrehe Barat; Desa Tigaserangkai, Kecamatan Lahomi; dan beberapa lokasi lainnya.
Kepada warga di lokasi terjadinya banjir, Bupati Khenoki Waruwu berharap, agar masyarakat tidak panik namun tetap waspada dan meminta masyarakat untuk mengutamakan keselamatan.
&amp;ldquo;Saya harapkan kepada masyarakat Nias Barat untuk mengutamakan keselamatan dan tetap waspada,&amp;rdquo; ujar Khenoki, Selasa (18/6/2024).

BACA JUGA:
 Banjir dan Longsor Terjang Nias Barat, 4 Ribu Jiwa Terdampak

Lebih lanjut, Bupati Khenoki Waruwu mengatakan bahwa pihaknya telah memberi petunjuk kepada Sekretaris Daerah dan OPD teknis untuk membentuk Tim Tanggap Darurat Bencana Banjir untuk mendata dan melakukan pengkajian lokasi, kerusakan dan korban bencana banjir, mengkaji dan menetapkan status keadaan darurat bencana, melakukan penyelamatan dan evakuasi terhadap korban bencana serta melakukan upaya pemenuhan kebutuhan dasar bagi korban bencana banjir.

BACA JUGA:
Peternak Kambing Ini Banjir Pembeli, Sukses Kembangkan Usaha Berkat Pemberdayaan BRI

&quot;Saya sudah memberi petunjuk kepada Sekda dan perangkat daerah terkait agar membentuk Tim Tanggap Darurat, melakukan pendataan, memantau kondisi kesehatan warga pasca banjir serta melakukan penanganan darurat pasca terjadinya bencana banjir,&quot; ungkapnya.Sementara itu, Pj Kades Desa Iraonogeba Kecamatan Mandrehe, Fa'ano Hia yang turut mendampingi Bupati memantau kondisi pasca banjir di Desa Iraonogeba mengatakan bahwa warga desanya dalam kondisi sehat, dan tidak ada korban jiwa.

Namun, lanjut dia, sebagian warga mengalami kerugian materi dan juga lahan Padi sawah warga akibat banjir yang datang secara tiba-tiba saat warga tengah terlelap tidur.

&amp;ldquo;Tidak ada korban jiwa, sebagian warga hanya mengalami kerugian materi, seperti peralatan rumah tangga dan lahan pertanian digenangi banjir,&amp;rdquo; tuturnya.



</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNi8xNy8xLzE4MTg1Ny81L3g5MGgzbjI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
NIAS BARAT - Usai hujan deras yang mengguyur wilayah Nias Barat sejak Minggu 16 Juni 2024, mengakibatkan banjir di berapa lokasi. Sebanyak 4000 jiwa merasakan dampak banjir tersebut.
Bupati Nias Barat Khenoki Waruwu lagsung memantau kondisi warga yang dilanda banjir. Dia terlihat memantau kondisi banjir di Togimbuaya Desa Iraonogambo, Kecamatan Mandrehe; Desa Iroanogeba, Kecamatan Mandrehe Barat; Desa Tigaserangkai, Kecamatan Lahomi; dan beberapa lokasi lainnya.
Kepada warga di lokasi terjadinya banjir, Bupati Khenoki Waruwu berharap, agar masyarakat tidak panik namun tetap waspada dan meminta masyarakat untuk mengutamakan keselamatan.
&amp;ldquo;Saya harapkan kepada masyarakat Nias Barat untuk mengutamakan keselamatan dan tetap waspada,&amp;rdquo; ujar Khenoki, Selasa (18/6/2024).

BACA JUGA:
 Banjir dan Longsor Terjang Nias Barat, 4 Ribu Jiwa Terdampak

Lebih lanjut, Bupati Khenoki Waruwu mengatakan bahwa pihaknya telah memberi petunjuk kepada Sekretaris Daerah dan OPD teknis untuk membentuk Tim Tanggap Darurat Bencana Banjir untuk mendata dan melakukan pengkajian lokasi, kerusakan dan korban bencana banjir, mengkaji dan menetapkan status keadaan darurat bencana, melakukan penyelamatan dan evakuasi terhadap korban bencana serta melakukan upaya pemenuhan kebutuhan dasar bagi korban bencana banjir.

BACA JUGA:
Peternak Kambing Ini Banjir Pembeli, Sukses Kembangkan Usaha Berkat Pemberdayaan BRI

&quot;Saya sudah memberi petunjuk kepada Sekda dan perangkat daerah terkait agar membentuk Tim Tanggap Darurat, melakukan pendataan, memantau kondisi kesehatan warga pasca banjir serta melakukan penanganan darurat pasca terjadinya bencana banjir,&quot; ungkapnya.Sementara itu, Pj Kades Desa Iraonogeba Kecamatan Mandrehe, Fa'ano Hia yang turut mendampingi Bupati memantau kondisi pasca banjir di Desa Iraonogeba mengatakan bahwa warga desanya dalam kondisi sehat, dan tidak ada korban jiwa.

Namun, lanjut dia, sebagian warga mengalami kerugian materi dan juga lahan Padi sawah warga akibat banjir yang datang secara tiba-tiba saat warga tengah terlelap tidur.

&amp;ldquo;Tidak ada korban jiwa, sebagian warga hanya mengalami kerugian materi, seperti peralatan rumah tangga dan lahan pertanian digenangi banjir,&amp;rdquo; tuturnya.



</content:encoded></item></channel></rss>
