<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gunung Ibu Erupsi Luncurkan 2.500 Meter Abu Vulkanik</title><description>Gunung Ibu di Halmahera Barat, Maluku Utara kembali mengalami erupsi dini hari ini, Kamis 20 Juni 2024.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/06/19/337/3023476/gunung-ibu-erupsi-luncurkan-2-500-meter-abu-vulkanik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/06/19/337/3023476/gunung-ibu-erupsi-luncurkan-2-500-meter-abu-vulkanik"/><item><title>Gunung Ibu Erupsi Luncurkan 2.500 Meter Abu Vulkanik</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/06/19/337/3023476/gunung-ibu-erupsi-luncurkan-2-500-meter-abu-vulkanik</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/06/19/337/3023476/gunung-ibu-erupsi-luncurkan-2-500-meter-abu-vulkanik</guid><pubDate>Rabu 19 Juni 2024 23:05 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/06/19/337/3023476/gunung-ibu-erupsi-luncurkan-2-500-meter-abu-vulkanik-58BKiEtEIZ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gunung Ibu erupsi (Foto: PVMBG)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/06/19/337/3023476/gunung-ibu-erupsi-luncurkan-2-500-meter-abu-vulkanik-58BKiEtEIZ.jpg</image><title>Gunung Ibu erupsi (Foto: PVMBG)</title></images><description>JAKARTA - Gunung Ibu di Halmahera Barat, Maluku Utara kembali mengalami erupsi dini hari ini, Kamis 20 Juni 2024, pukul 00.43 WIT. Saat erupsi, Gunung Ibu luncurkan 2500 meter abu vulkanik di atas puncak.

&amp;ldquo;Terjadi erupsi G. Ibu pada hari Kamis, 20 Juni 2024, pukul 00:43 WIT dengan tinggi kolom abu teramati &amp;plusmn; 2500 m di atas puncak (&amp;plusmn; 3825 m di atas permukaan laut),&amp;rdquo; ungkap Petugas Pos Gunung Api, Gradita Trihadi dalam keterangannya.

BACA JUGA:
Modifikasi Cuaca di IKN, BMKG: Guna Percepat Pembangunan Infrastruktur


Gradita mengatakan, kolom abu teramati berwarna kelabu hingga hitam dengan intensitas sedang hingga tebal ke arah barat dan barat laut. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 28 mm dan durasi 127 detik.

Sementara itu, Gradita meminta agar masyarakat di sekitar Gunung Ibu dan pengunjung atau wisatawan agar tidak beraktivitas di dalam radius 4 km dan perluasan sektoral berjarak 7 km ke arah bukaan kawah di bagian utara dari kawah aktif Gunung Ibu.

&amp;ldquo;Jika terjadi hujan abu, masyarakat yang beraktivitas diluar rumah disarankan untuk menggunakan pelindung hidung, mulut (masker) dan mata (kacamata),&amp;rdquo; imbaunya.

BACA JUGA:
Gempa M3,9 Guncang Jayapura Papua

</description><content:encoded>JAKARTA - Gunung Ibu di Halmahera Barat, Maluku Utara kembali mengalami erupsi dini hari ini, Kamis 20 Juni 2024, pukul 00.43 WIT. Saat erupsi, Gunung Ibu luncurkan 2500 meter abu vulkanik di atas puncak.

&amp;ldquo;Terjadi erupsi G. Ibu pada hari Kamis, 20 Juni 2024, pukul 00:43 WIT dengan tinggi kolom abu teramati &amp;plusmn; 2500 m di atas puncak (&amp;plusmn; 3825 m di atas permukaan laut),&amp;rdquo; ungkap Petugas Pos Gunung Api, Gradita Trihadi dalam keterangannya.

BACA JUGA:
Modifikasi Cuaca di IKN, BMKG: Guna Percepat Pembangunan Infrastruktur


Gradita mengatakan, kolom abu teramati berwarna kelabu hingga hitam dengan intensitas sedang hingga tebal ke arah barat dan barat laut. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 28 mm dan durasi 127 detik.

Sementara itu, Gradita meminta agar masyarakat di sekitar Gunung Ibu dan pengunjung atau wisatawan agar tidak beraktivitas di dalam radius 4 km dan perluasan sektoral berjarak 7 km ke arah bukaan kawah di bagian utara dari kawah aktif Gunung Ibu.

&amp;ldquo;Jika terjadi hujan abu, masyarakat yang beraktivitas diluar rumah disarankan untuk menggunakan pelindung hidung, mulut (masker) dan mata (kacamata),&amp;rdquo; imbaunya.

BACA JUGA:
Gempa M3,9 Guncang Jayapura Papua

</content:encoded></item></channel></rss>
