<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kebakaran Ruang Kelas Sekolah di Jaktim, Api dari Bakar Sampah   </title><description>Api diduga berasal dari adanya pembakaran sampah.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/06/19/338/3023368/kebakaran-ruang-kelas-sekolah-di-jaktim-api-dari-bakar-sampah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/06/19/338/3023368/kebakaran-ruang-kelas-sekolah-di-jaktim-api-dari-bakar-sampah"/><item><title>Kebakaran Ruang Kelas Sekolah di Jaktim, Api dari Bakar Sampah   </title><link>https://news.okezone.com/read/2024/06/19/338/3023368/kebakaran-ruang-kelas-sekolah-di-jaktim-api-dari-bakar-sampah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/06/19/338/3023368/kebakaran-ruang-kelas-sekolah-di-jaktim-api-dari-bakar-sampah</guid><pubDate>Rabu 19 Juni 2024 17:19 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Simanjuntak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/06/19/338/3023368/kebakaran-ruang-kelas-sekolah-di-jaktim-api-dari-bakar-sampah-cKqFlURYqX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Proses pemadaman kebakaran sekolah di Jaktim. (Foto: Damkar)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/06/19/338/3023368/kebakaran-ruang-kelas-sekolah-di-jaktim-api-dari-bakar-sampah-cKqFlURYqX.jpg</image><title>Proses pemadaman kebakaran sekolah di Jaktim. (Foto: Damkar)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNi8xOS8xLzE4MTg5OS81L3g5MGp4cTI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Ruang kelas Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pami Jaya di Jalan Inspeksi Kalimalang, Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur, mengalami kebakaran. Api diduga berasal dari adanya pembakaran sampah.

Kepala Suku Dinas Pemadam dan Penyelamatan Kebakaran Jakarta Timut Gatot Sulaeman mengatakan peristiwa itu terjadi pada Rabu (19/6) pukul 11.56 WIB.

BACA JUGA:
Kebakaran Pabrik Garmen di Kota Bogor, 7 Unit Damkar Dikerahkan

&quot;Diduga ada yang bakar sampah (penyebab),&quot; kata Gatot saat dikonfirmasi, Rabu (19/6/2024).

Gatot menjelaskan warga saat itu melihat ada api yang menyala di dalam ruangan kelas. Seketika warga langsung melaporkan peristiwa ke petugas pemadam kebakaran.

&quot;Pengerahan empat unit armada dan 20 personel pemadam kebakaran,&quot; sambungnya.

BACA JUGA:
Kebakaran Akibat Kebocoran Tabung Gas di Jakut, Dua Lansia Jadi Korban

Api berhasil dipadamkan selama kurang lebih 15 menit sejak petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi pada pukul 12.05 WIB. Adapun dalam waktu 30 menit proses pemadaman beserta pendinginan pun dinyatakan selesai.

&quot;Objek yang terbakar ruangan sekolah, sekolah kosong tidak terpakai,&quot; jelasnya.

Adapun seluruh luas area terbakar yakni 20 meter persegi. Gatot memastikan tidak ada korban jiwa atas peristiwa itu.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNi8xOS8xLzE4MTg5OS81L3g5MGp4cTI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Ruang kelas Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pami Jaya di Jalan Inspeksi Kalimalang, Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur, mengalami kebakaran. Api diduga berasal dari adanya pembakaran sampah.

Kepala Suku Dinas Pemadam dan Penyelamatan Kebakaran Jakarta Timut Gatot Sulaeman mengatakan peristiwa itu terjadi pada Rabu (19/6) pukul 11.56 WIB.

BACA JUGA:
Kebakaran Pabrik Garmen di Kota Bogor, 7 Unit Damkar Dikerahkan

&quot;Diduga ada yang bakar sampah (penyebab),&quot; kata Gatot saat dikonfirmasi, Rabu (19/6/2024).

Gatot menjelaskan warga saat itu melihat ada api yang menyala di dalam ruangan kelas. Seketika warga langsung melaporkan peristiwa ke petugas pemadam kebakaran.

&quot;Pengerahan empat unit armada dan 20 personel pemadam kebakaran,&quot; sambungnya.

BACA JUGA:
Kebakaran Akibat Kebocoran Tabung Gas di Jakut, Dua Lansia Jadi Korban

Api berhasil dipadamkan selama kurang lebih 15 menit sejak petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi pada pukul 12.05 WIB. Adapun dalam waktu 30 menit proses pemadaman beserta pendinginan pun dinyatakan selesai.

&quot;Objek yang terbakar ruangan sekolah, sekolah kosong tidak terpakai,&quot; jelasnya.

Adapun seluruh luas area terbakar yakni 20 meter persegi. Gatot memastikan tidak ada korban jiwa atas peristiwa itu.

</content:encoded></item></channel></rss>
