<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   Kebakaran Hebat Ratakan 2 Unit Rumah di Kolaka, 2 Anak Nyaris Ikut Terpanggang</title><description>Penyebab kebakaran diduga korsleting listrik dari salah satu tempat tinggal korban.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/06/19/340/3023465/kebakaran-hebat-ratakan-2-unit-rumah-di-kolaka-2-anak-nyaris-ikut-terpanggang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/06/19/340/3023465/kebakaran-hebat-ratakan-2-unit-rumah-di-kolaka-2-anak-nyaris-ikut-terpanggang"/><item><title>   Kebakaran Hebat Ratakan 2 Unit Rumah di Kolaka, 2 Anak Nyaris Ikut Terpanggang</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/06/19/340/3023465/kebakaran-hebat-ratakan-2-unit-rumah-di-kolaka-2-anak-nyaris-ikut-terpanggang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/06/19/340/3023465/kebakaran-hebat-ratakan-2-unit-rumah-di-kolaka-2-anak-nyaris-ikut-terpanggang</guid><pubDate>Rabu 19 Juni 2024 21:36 WIB</pubDate><dc:creator>Muh Rusli</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/06/19/340/3023465/kebakaran-hebat-ratakan-2-unit-rumah-di-kolaka-2-anak-nyaris-ikut-terpanggang-G9ybU6N4Li.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kebakaran rumah di Kolaka (Foto: dok polisi)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/06/19/340/3023465/kebakaran-hebat-ratakan-2-unit-rumah-di-kolaka-2-anak-nyaris-ikut-terpanggang-G9ybU6N4Li.jpg</image><title>Kebakaran rumah di Kolaka (Foto: dok polisi)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNi8xOS8xLzE4MTg5OS81L3g5MGp4cTI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
KOLAKA - Kebakaran hebat meratakan dua unit rumah di Desa Oneha, Kecamatan Tanggetada, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra) pada pukul 13.05 Wita, Rabu (19/6/2024). Penyebab kebakaran diduga korsleting listrik dari salah satu tempat tinggal korban.
Kasi Humas Polres Kolaka, Iptu Dwi Arif Setiawan yang dikonfirmasi mengatakan kedua unit rumah yang terbakar tepatnya di Dusun I Desa Oneha milik Sanusi (53) dan Halemina (55). Kobaran api bermula dari hunian Sanusi dan merambah ke tempat tinggal Halemina yang saling berdempetan.

BACA JUGA:
Kebakaran Ruang Kelas Sekolah di Jaktim, Api dari Bakar Sampah&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Saat kejadian Sanusi tidak ditempat terkecuali menantunya bernama Derita (21) sedang menyusui balitanya berusia 3 bulan dan ditemani putrinya berusia 4 tahun,&quot; ujarnya.
Diterangkan Iptu Dwi, kobaran api tidak disadari Derita disaat sedang menyusui di dalam kamar. Korban tergerak melakukan pengecekan setelah diciumnya aroma hangus dari ruang dapur rumah mertuanya.

BACA JUGA:
Kebakaran Pabrik Garmen di Kota Bogor, 7 Unit Damkar Dikerahkan

&quot;Ia terkejut karena fitting lampu dilihatnya telah terbakar dan api telah merambat ke atap rumah yang terbuat dari daun rumbia dan sebagian diantaranya seng,&quot; bebernya.

Dalam keadaan panik, Derita berlari keluar halaman sembari berteriak-teriak minta tolong. Halemina yang berada di dalam rumahnya pun bergegas keluar dan menjumpai kobaran api sudah membumbung di atap tempat tiggal berbahan kayu tersebut.

Melihat Derita keakutan tanpa kedua anaknya, Halemina segera mengingatkannya dan bergegas menyelamatkan keduanya dari dalam kamar secara bersama-sama.

&quot;Warga juga berdatangan membantu mengevakuasi barang-barang yang bisa diselamatkan. Api lekas menghanguskan kedua bangunan karena angin juga sedang bertiup kencang,&quot; bebernya.

Bantuan Damkar disampaikan tiba di lokasi pada pukul 13.20 Wita dan lekas melakukan penyiraman. Api berhasil dipadamkan pada pukul 15.00 Wita tanpa korban jiwa.

&quot;Bangunan rata dengan tanah. Untuk sementara diduga akibat arus pendek listrik dan kerugian materil ditaksir Rp.200.000.000 juta,&quot; tuturnya.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNi8xOS8xLzE4MTg5OS81L3g5MGp4cTI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
KOLAKA - Kebakaran hebat meratakan dua unit rumah di Desa Oneha, Kecamatan Tanggetada, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra) pada pukul 13.05 Wita, Rabu (19/6/2024). Penyebab kebakaran diduga korsleting listrik dari salah satu tempat tinggal korban.
Kasi Humas Polres Kolaka, Iptu Dwi Arif Setiawan yang dikonfirmasi mengatakan kedua unit rumah yang terbakar tepatnya di Dusun I Desa Oneha milik Sanusi (53) dan Halemina (55). Kobaran api bermula dari hunian Sanusi dan merambah ke tempat tinggal Halemina yang saling berdempetan.

BACA JUGA:
Kebakaran Ruang Kelas Sekolah di Jaktim, Api dari Bakar Sampah&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Saat kejadian Sanusi tidak ditempat terkecuali menantunya bernama Derita (21) sedang menyusui balitanya berusia 3 bulan dan ditemani putrinya berusia 4 tahun,&quot; ujarnya.
Diterangkan Iptu Dwi, kobaran api tidak disadari Derita disaat sedang menyusui di dalam kamar. Korban tergerak melakukan pengecekan setelah diciumnya aroma hangus dari ruang dapur rumah mertuanya.

BACA JUGA:
Kebakaran Pabrik Garmen di Kota Bogor, 7 Unit Damkar Dikerahkan

&quot;Ia terkejut karena fitting lampu dilihatnya telah terbakar dan api telah merambat ke atap rumah yang terbuat dari daun rumbia dan sebagian diantaranya seng,&quot; bebernya.

Dalam keadaan panik, Derita berlari keluar halaman sembari berteriak-teriak minta tolong. Halemina yang berada di dalam rumahnya pun bergegas keluar dan menjumpai kobaran api sudah membumbung di atap tempat tiggal berbahan kayu tersebut.

Melihat Derita keakutan tanpa kedua anaknya, Halemina segera mengingatkannya dan bergegas menyelamatkan keduanya dari dalam kamar secara bersama-sama.

&quot;Warga juga berdatangan membantu mengevakuasi barang-barang yang bisa diselamatkan. Api lekas menghanguskan kedua bangunan karena angin juga sedang bertiup kencang,&quot; bebernya.

Bantuan Damkar disampaikan tiba di lokasi pada pukul 13.20 Wita dan lekas melakukan penyiraman. Api berhasil dipadamkan pada pukul 15.00 Wita tanpa korban jiwa.

&quot;Bangunan rata dengan tanah. Untuk sementara diduga akibat arus pendek listrik dan kerugian materil ditaksir Rp.200.000.000 juta,&quot; tuturnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
