<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pelaku Pemerkosaan Modus Ancam Sebar Foto Korban Diringkus Polisi</title><description>Ia menambahkan, korban menemui pelaku di salah satu sekolah dasar, jaraknya sekitar 300 meter dari kediaman korban.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/06/19/519/3023479/pelaku-pemerkosaan-modus-ancam-sebar-foto-korban-diringkus-polisi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/06/19/519/3023479/pelaku-pemerkosaan-modus-ancam-sebar-foto-korban-diringkus-polisi"/><item><title>Pelaku Pemerkosaan Modus Ancam Sebar Foto Korban Diringkus Polisi</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/06/19/519/3023479/pelaku-pemerkosaan-modus-ancam-sebar-foto-korban-diringkus-polisi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/06/19/519/3023479/pelaku-pemerkosaan-modus-ancam-sebar-foto-korban-diringkus-polisi</guid><pubDate>Rabu 19 Juni 2024 23:42 WIB</pubDate><dc:creator>Diwan Mohammad Zahri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/06/19/519/3023479/pelaku-pemerkosaan-modus-ancam-sebar-foto-korban-diringkus-polisi-MuYBq5JC7i.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi penjara (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/06/19/519/3023479/pelaku-pemerkosaan-modus-ancam-sebar-foto-korban-diringkus-polisi-MuYBq5JC7i.jpg</image><title>Ilustrasi penjara (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>SAMPANG - Ada-ada saja yang dilakukan pria bejat berinisial A (19) asal Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, Madura.

Dia menyalurkan nafsunya dengan modus mengancam mau menyebarkan foto korban ketika korban tidak mau diajak ketemuan.

Korban pun ketemuan dengan pelaku di sebuah gedung sekolah yang tidak jauh dari rumah korban.

BACA JUGA:
Gunung Ibu Erupsi Luncurkan 2.500 Meter Abu Vulkanik


Kasi Humas Polres Sampang Ipda Dedy Dely Rasidie mengatakan Perbuatan bejat pelaku, bermula saat pelaku menghubungi korban untuk mengajak bertemu meski telah larut malam.

Korban menolak ajakan tersebut, namun pelaku malah mengancam korban akan menyebarkan foto-foto korban. &quot;Korban takut dengan ancaman pelaku, sehingga menuruti kemauan pelaku,&quot; ujarnya, Rabu (19/6/2024).

BACA JUGA:
5 Fakta Terbaru yang Terungkap dari Saksi Kunci Pembunuhan dan Pemerkosaan Vina Cirebon


Ia menambahkan, korban menemui pelaku di salah satu sekolah dasar, jaraknya sekitar 300 meter dari kediaman korban.

Setelah korban berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP), pelaku seketika menarik korban ke dalam salah satu ruangan kelas yang tidak terkunci.

&quot;Di lokasi itu pelaku melancarkan perbuatannya terhadap korban,&quot; tuturnya.


Pelaku diringkus Sat Reskrim Polres Sampang saat berada di kediamannya. &quot;Saat ini, pelaku telah berada di Mapolres Sampang dan dilakukan pemeriksaan,&quot; katanya.



Atas perbuatan pelaku, korban mengalami trauma, bahkan selalu menyendiri karena takut untuk bertemu dengan orang lain.



&quot;Akhirnya keluarga korban mengetahui kondisi korban dan memilih melaporkan ke pihak kepolisian,&quot; pungkasnya.

</description><content:encoded>SAMPANG - Ada-ada saja yang dilakukan pria bejat berinisial A (19) asal Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, Madura.

Dia menyalurkan nafsunya dengan modus mengancam mau menyebarkan foto korban ketika korban tidak mau diajak ketemuan.

Korban pun ketemuan dengan pelaku di sebuah gedung sekolah yang tidak jauh dari rumah korban.

BACA JUGA:
Gunung Ibu Erupsi Luncurkan 2.500 Meter Abu Vulkanik


Kasi Humas Polres Sampang Ipda Dedy Dely Rasidie mengatakan Perbuatan bejat pelaku, bermula saat pelaku menghubungi korban untuk mengajak bertemu meski telah larut malam.

Korban menolak ajakan tersebut, namun pelaku malah mengancam korban akan menyebarkan foto-foto korban. &quot;Korban takut dengan ancaman pelaku, sehingga menuruti kemauan pelaku,&quot; ujarnya, Rabu (19/6/2024).

BACA JUGA:
5 Fakta Terbaru yang Terungkap dari Saksi Kunci Pembunuhan dan Pemerkosaan Vina Cirebon


Ia menambahkan, korban menemui pelaku di salah satu sekolah dasar, jaraknya sekitar 300 meter dari kediaman korban.

Setelah korban berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP), pelaku seketika menarik korban ke dalam salah satu ruangan kelas yang tidak terkunci.

&quot;Di lokasi itu pelaku melancarkan perbuatannya terhadap korban,&quot; tuturnya.


Pelaku diringkus Sat Reskrim Polres Sampang saat berada di kediamannya. &quot;Saat ini, pelaku telah berada di Mapolres Sampang dan dilakukan pemeriksaan,&quot; katanya.



Atas perbuatan pelaku, korban mengalami trauma, bahkan selalu menyendiri karena takut untuk bertemu dengan orang lain.



&quot;Akhirnya keluarga korban mengetahui kondisi korban dan memilih melaporkan ke pihak kepolisian,&quot; pungkasnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
