<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>4 Fakta Mengejutkan Judi Online Diungkap PPATK, Transaksinya Capai Rp600 Triliun dan Diminati IRT</title><description>PPAT mengungkapkan fakta mengejutkan tentang perputaran uang judi online yang fantastis.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/06/20/337/3023277/4-fakta-mengejutkan-judi-online-diungkap-ppatk-transaksinya-capai-rp600-triliun-dan-diminati-irt</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/06/20/337/3023277/4-fakta-mengejutkan-judi-online-diungkap-ppatk-transaksinya-capai-rp600-triliun-dan-diminati-irt"/><item><title>4 Fakta Mengejutkan Judi Online Diungkap PPATK, Transaksinya Capai Rp600 Triliun dan Diminati IRT</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/06/20/337/3023277/4-fakta-mengejutkan-judi-online-diungkap-ppatk-transaksinya-capai-rp600-triliun-dan-diminati-irt</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/06/20/337/3023277/4-fakta-mengejutkan-judi-online-diungkap-ppatk-transaksinya-capai-rp600-triliun-dan-diminati-irt</guid><pubDate>Kamis 20 Juni 2024 06:00 WIB</pubDate><dc:creator>Farhan Muhammad Gunawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/06/19/337/3023277/4-fakta-mengejutkan-judi-online-diungkap-ppatk-transaksinya-capai-rp600-triliun-dan-diminati-irt-piYo61NuJD.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi judi online (Foto: Kemkominfo)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/06/19/337/3023277/4-fakta-mengejutkan-judi-online-diungkap-ppatk-transaksinya-capai-rp600-triliun-dan-diminati-irt-piYo61NuJD.jpg</image><title>Ilustrasi judi online (Foto: Kemkominfo)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNi8xMi8xLzE4MTcxMC81L3g5MDdkZDQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
INDONESIA diklaim sebagai salah satu negara dengan jumlah pemain judi online terbanyak di dunia. Darurat judi online dialami Indonesia mendorong pemerintah membentuk Satga Pemberantasan Judi Online.
Memberantas judi online bukan perkara gampang. Kementerian Komunikasi dan Informatika sudah memblokir sekitar 2,1 juta situs judi online. Tapi, faktanya situs judi online masih bertebaran di intenet.
Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) baru-baru ini mengungkapkan fakta mengejutkan seputar transaksi gila judi online di Indonesia :

BACA JUGA:
MKD Siap Selidiki Dugaan Anggota DPR Terlibat Judi Online kalau Ada Pengaduan

1.	Perputaran Uang Mencapai Rp600 Triliun
PPATK mengungkapkan bahwa perputaran uang dari judi online pada 2024 mencapai lebih Rp600 triliun.
&quot;Jika dihitung dengan periode beberapa tahun sebelumnya, Hingga saat ini, Q1 2024 sudah mencapai &amp;gt; Rp. 600 Trilliun,&quot; kata Koordinator Kelompok Humas PPATK, Natsir Kongah dalam keterangannya, Selasa 18 Juni 2024.
2.	Taruhan Minimal Rp100 Ribu
Berdasarkan temuan PPATK, transaksi taruhan judi online bervariasi, tapi paling kecil memasang Rp100 ribu. Ada 3 juta warga Indonesia bermain judi online dengan nilai transaksi relative kecil tersebut.

BACA JUGA:
 Mendagri Tito Sebut Bakal Sanksi ASN yang Terjerat Judi Online&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Seperti telah disampaikan sblmnya, berdasarkan data PPATK, bahwa lebih dari 80% masyarakat (hampir 3 juta anggota masyarakat) yang bermain Judol adalah merka yg ikut melakukan jodul dengan nilai transaksi relatif kecil (Rp100rb an),&quot; kata Natsir.

3.	Pemainnya IRT hingga Pelajar
PPATK mengungkapkan bahwa judi online diminati banyak kalangan. Bahkan ibu rumah rumah tangga (IRT) dan pelajar banyak yang kecanduan judi online dilihat lewat transaksinya.
&quot;Total agregat transaksi kalangan masyarakat umum ini (ibu rumah tangga, pelajar, pegawai gol rendah, pekerja lepas, dan lainnya) lebih dari Rp30 trilliun,&quot; sambungnya.
4.	Harus Serius Berantas Judi Online
Natsir meminta semua pihak untuk tetap waspada terhadap pola-pola baru dan potensi kenaikan pertukaran uang pada tahun 2024.
&quot;Saat ini dapat dikatakan telah berhasil dihambat dengan sinergitas antar lembaga yang semakin kuat saat ini ini, apalagi dalam Satgas dibawah Pimpinan Menkopolhukam. Jika penanganan tidak serius dilakukan, data menunjukkan kecenderungan jumlahnya akan semakin besar lagi,&quot; kata Natsir.
</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNi8xMi8xLzE4MTcxMC81L3g5MDdkZDQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
INDONESIA diklaim sebagai salah satu negara dengan jumlah pemain judi online terbanyak di dunia. Darurat judi online dialami Indonesia mendorong pemerintah membentuk Satga Pemberantasan Judi Online.
Memberantas judi online bukan perkara gampang. Kementerian Komunikasi dan Informatika sudah memblokir sekitar 2,1 juta situs judi online. Tapi, faktanya situs judi online masih bertebaran di intenet.
Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) baru-baru ini mengungkapkan fakta mengejutkan seputar transaksi gila judi online di Indonesia :

BACA JUGA:
MKD Siap Selidiki Dugaan Anggota DPR Terlibat Judi Online kalau Ada Pengaduan

1.	Perputaran Uang Mencapai Rp600 Triliun
PPATK mengungkapkan bahwa perputaran uang dari judi online pada 2024 mencapai lebih Rp600 triliun.
&quot;Jika dihitung dengan periode beberapa tahun sebelumnya, Hingga saat ini, Q1 2024 sudah mencapai &amp;gt; Rp. 600 Trilliun,&quot; kata Koordinator Kelompok Humas PPATK, Natsir Kongah dalam keterangannya, Selasa 18 Juni 2024.
2.	Taruhan Minimal Rp100 Ribu
Berdasarkan temuan PPATK, transaksi taruhan judi online bervariasi, tapi paling kecil memasang Rp100 ribu. Ada 3 juta warga Indonesia bermain judi online dengan nilai transaksi relative kecil tersebut.

BACA JUGA:
 Mendagri Tito Sebut Bakal Sanksi ASN yang Terjerat Judi Online&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Seperti telah disampaikan sblmnya, berdasarkan data PPATK, bahwa lebih dari 80% masyarakat (hampir 3 juta anggota masyarakat) yang bermain Judol adalah merka yg ikut melakukan jodul dengan nilai transaksi relatif kecil (Rp100rb an),&quot; kata Natsir.

3.	Pemainnya IRT hingga Pelajar
PPATK mengungkapkan bahwa judi online diminati banyak kalangan. Bahkan ibu rumah rumah tangga (IRT) dan pelajar banyak yang kecanduan judi online dilihat lewat transaksinya.
&quot;Total agregat transaksi kalangan masyarakat umum ini (ibu rumah tangga, pelajar, pegawai gol rendah, pekerja lepas, dan lainnya) lebih dari Rp30 trilliun,&quot; sambungnya.
4.	Harus Serius Berantas Judi Online
Natsir meminta semua pihak untuk tetap waspada terhadap pola-pola baru dan potensi kenaikan pertukaran uang pada tahun 2024.
&quot;Saat ini dapat dikatakan telah berhasil dihambat dengan sinergitas antar lembaga yang semakin kuat saat ini ini, apalagi dalam Satgas dibawah Pimpinan Menkopolhukam. Jika penanganan tidak serius dilakukan, data menunjukkan kecenderungan jumlahnya akan semakin besar lagi,&quot; kata Natsir.
</content:encoded></item></channel></rss>
