<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Puluhan Warga Bandung Barat Diduga Keracunan Usai Konsumsi Hidangan Hajatan</title><description>Jumlah masyarakat yang merasa mual-mual terus bertambah.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/06/20/525/3023579/puluhan-warga-bandung-barat-diduga-keracunan-usai-konsumsi-hidangan-hajatan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/06/20/525/3023579/puluhan-warga-bandung-barat-diduga-keracunan-usai-konsumsi-hidangan-hajatan"/><item><title>Puluhan Warga Bandung Barat Diduga Keracunan Usai Konsumsi Hidangan Hajatan</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/06/20/525/3023579/puluhan-warga-bandung-barat-diduga-keracunan-usai-konsumsi-hidangan-hajatan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/06/20/525/3023579/puluhan-warga-bandung-barat-diduga-keracunan-usai-konsumsi-hidangan-hajatan</guid><pubDate>Kamis 20 Juni 2024 08:41 WIB</pubDate><dc:creator>Ferry Bangkit Rizki</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/06/20/525/3023579/puluhan-warga-bandung-barat-diduga-keracunan-usai-konsumsi-hidangan-hajatan-a72DZXJZp0.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/06/20/525/3023579/puluhan-warga-bandung-barat-diduga-keracunan-usai-konsumsi-hidangan-hajatan-a72DZXJZp0.JPG</image><title>Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)</title></images><description>BANDUNG BARAT - Puluhan warga Desa Cikahuripan, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat diduga mengalami keracunan usai mengkonsumsi hidangan pada acara hajatan pada Rabu (19/6/2024).

&quot;Total jumlah warga yang mengalami dugaan keracunan itu ada 68 orang. Sampai pagi ini mayoritas sudah pulang,&quot; ungkap Kepala Desa Cikahuripan Oman Haryanto saat dikonfirmasi, Kamis (20/6/2024).

Dia mengatakan, awal mula dugaan keracunan itu dimulai pada Rabu (19/6/2024)  petang ketika ada warganya yang tiba-tiba mengalami gejala mual terus-menerus. Namun, pada pukul 19.00 WIB, jumlah masyarakat yang merasa mual-mual terus bertambah.


BACA JUGA:
Puluhan Warga di Sukabumi Keracunan Makanan, Satu Kritis


Warga yang mengalami gejala dugaan keracunan yang terus bertambah itu kemudian dibawa ke sejumlah Puskesmas, klinik dan rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

&quot;Awalnya ada warga yang mual terus, tapi jumlahnya semakin bertambah. Ada yang dibawa ke Puskesmas, klinik sama rumah sakit,&quot; kata dia.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, dugaan keracunan yang dialami warganya itu terjadi beberapa jam setelah mereka mengonsumsi hidangan hajatan yang digelar pada Rabu siang.

&quot;Hajatannya hari ini, gak terlalu besar juga jadi hanya keluarga besar. Acaranya jam 12.00 WIB, jam 18.00 WIB baru ada keluhan mual,&quot; ujarnya.

Oman memastikan tak ada korban yang sampai meninggal dunia dalam peristiwa itu.

Dia mengatakan memang warganya hari ini ada yang meninggal, namun tidak ada kaitannya dengan dugaan keracunan.

&quot;Jadi jangan dikaitkan yang meninggal itu karena keracunan. Memang hari ini ada yang meninggal, tapi beliau itu sudah tua dan sakitnya sudah lama. Gak datang ke hajatannya juga,&quot; pungkas Oman.</description><content:encoded>BANDUNG BARAT - Puluhan warga Desa Cikahuripan, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat diduga mengalami keracunan usai mengkonsumsi hidangan pada acara hajatan pada Rabu (19/6/2024).

&quot;Total jumlah warga yang mengalami dugaan keracunan itu ada 68 orang. Sampai pagi ini mayoritas sudah pulang,&quot; ungkap Kepala Desa Cikahuripan Oman Haryanto saat dikonfirmasi, Kamis (20/6/2024).

Dia mengatakan, awal mula dugaan keracunan itu dimulai pada Rabu (19/6/2024)  petang ketika ada warganya yang tiba-tiba mengalami gejala mual terus-menerus. Namun, pada pukul 19.00 WIB, jumlah masyarakat yang merasa mual-mual terus bertambah.


BACA JUGA:
Puluhan Warga di Sukabumi Keracunan Makanan, Satu Kritis


Warga yang mengalami gejala dugaan keracunan yang terus bertambah itu kemudian dibawa ke sejumlah Puskesmas, klinik dan rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

&quot;Awalnya ada warga yang mual terus, tapi jumlahnya semakin bertambah. Ada yang dibawa ke Puskesmas, klinik sama rumah sakit,&quot; kata dia.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, dugaan keracunan yang dialami warganya itu terjadi beberapa jam setelah mereka mengonsumsi hidangan hajatan yang digelar pada Rabu siang.

&quot;Hajatannya hari ini, gak terlalu besar juga jadi hanya keluarga besar. Acaranya jam 12.00 WIB, jam 18.00 WIB baru ada keluhan mual,&quot; ujarnya.

Oman memastikan tak ada korban yang sampai meninggal dunia dalam peristiwa itu.

Dia mengatakan memang warganya hari ini ada yang meninggal, namun tidak ada kaitannya dengan dugaan keracunan.

&quot;Jadi jangan dikaitkan yang meninggal itu karena keracunan. Memang hari ini ada yang meninggal, tapi beliau itu sudah tua dan sakitnya sudah lama. Gak datang ke hajatannya juga,&quot; pungkas Oman.</content:encoded></item></channel></rss>
