<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kodam Jaya Benarkan Mobil Pelat Dinas TNI AD Dipakai Tersangka Pemalsuan Uang Rp22 Miliar</title><description>Mobil itu berpelat dinas TNI 75345-03.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/06/21/338/3024339/kodam-jaya-benarkan-mobil-pelat-dinas-tni-ad-dipakai-tersangka-pemalsuan-uang-rp22-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/06/21/338/3024339/kodam-jaya-benarkan-mobil-pelat-dinas-tni-ad-dipakai-tersangka-pemalsuan-uang-rp22-miliar"/><item><title>Kodam Jaya Benarkan Mobil Pelat Dinas TNI AD Dipakai Tersangka Pemalsuan Uang Rp22 Miliar</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/06/21/338/3024339/kodam-jaya-benarkan-mobil-pelat-dinas-tni-ad-dipakai-tersangka-pemalsuan-uang-rp22-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/06/21/338/3024339/kodam-jaya-benarkan-mobil-pelat-dinas-tni-ad-dipakai-tersangka-pemalsuan-uang-rp22-miliar</guid><pubDate>Jum'at 21 Juni 2024 16:45 WIB</pubDate><dc:creator>Irfan Ma'ruf</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/06/21/338/3024339/kodam-jaya-benarkan-mobil-pelat-dinas-tni-ad-dipakai-tersangka-pemalsuan-uang-rp22-miliar-5XZxqejXxk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mobil dinas Kodam Jaya di TKP penggerebekan uang palsu (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/06/21/338/3024339/kodam-jaya-benarkan-mobil-pelat-dinas-tni-ad-dipakai-tersangka-pemalsuan-uang-rp22-miliar-5XZxqejXxk.jpg</image><title>Mobil dinas Kodam Jaya di TKP penggerebekan uang palsu (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNi8yMS8xLzE4MTk3NS81L3g5MG9pZHM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Kepala Penerangan Daerah Militer Kodam (Kapendam) Jaya Kolonel Infanteri Deki Rayusyah Putra angkat bicara perihal keberadaan sebuah mobil berpelat nomor TNI AD berada di lokasi tempat kejadian perkara pembuatan uang palsu Rp22 miliar di kawasan Srengseng Raya, Jakarta Barat.
Diketahui mobil TNI berwarana hijau bermarek Toyota Hilux tersebut berada di lokasi parkiran lokasi penggerebekan markas pembuatan uang palsu. Mobil itu berpelat dinas TNI 75345-03.
&quot;Terkait ada di TKP terdapat satu mobil jenis Hilux berpelat nomor dinas. Kebetulan nomor dinas tersebut di situ tertera jelas punyanya milik Kodam Jaya,&quot; kata Deki di Polda Metro Jaya, Jumat (21/6/2024).

BACA JUGA:
Fakta Baru Kasus Uang Palsu Rp22 Miliar, Dijual Seperempat Harga

&quot;Kami menyampaikan bahwa benar adanya, bahwa mobil dinas tersebut terdaftar di dalam daftar Kapaldam Jaya (Kepala Peralatan Kodam Jaya) selaku yang berhak mengeluarkan nomor dinas di Paldam Jaya,&quot; tambahnya.
Deki menegaskan bahwa kendaraan tersebut dimiliki oleh Kolonel (CHB) R Djarot yang telah pensiun sejak tahun 2021. Kendaraan tersebut telah terdaftar tahun 2020 dan habis tahun 2021.

BACA JUGA:
4 Fakta Uang Palsu Rp22 Miliar Dicetak di Kantor Akuntan Publik, Mau Diedar saat Idul Adha

&quot;Habis masanya di tahun 2021 berarti nomor tersebut sudah tidak sah digunakan dan mobil tersebut juga dia hanya meminjam nomor polisi untuk kegiatan dinas seharusnya,&quot; jelasnya.

Lebih lanjut Deki mengatakan, informasi terkhir R Djarot berada di wilayah Jawa Barat dan mobil itu diklaim dipinjam oleh keluarganya berinisial FF yang juga merupakan tersangka.

Disebutkan bahwa FF meminjam uang tersebut untuk bertamu. Namun, Deki menyebut saat ini pihaknya tengah menelusuri secara detail kasus tersebut.

&quot;Dari pihak tersangka itu dari keluarganya. Izin kami sampaikan, inisial FF. Itu dipinjam untuk bertamu dan tidak tahu untuk apa. Untuk selanjutnya masih kami lakukan pendalaman,&quot; pungkasnya.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNi8yMS8xLzE4MTk3NS81L3g5MG9pZHM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Kepala Penerangan Daerah Militer Kodam (Kapendam) Jaya Kolonel Infanteri Deki Rayusyah Putra angkat bicara perihal keberadaan sebuah mobil berpelat nomor TNI AD berada di lokasi tempat kejadian perkara pembuatan uang palsu Rp22 miliar di kawasan Srengseng Raya, Jakarta Barat.
Diketahui mobil TNI berwarana hijau bermarek Toyota Hilux tersebut berada di lokasi parkiran lokasi penggerebekan markas pembuatan uang palsu. Mobil itu berpelat dinas TNI 75345-03.
&quot;Terkait ada di TKP terdapat satu mobil jenis Hilux berpelat nomor dinas. Kebetulan nomor dinas tersebut di situ tertera jelas punyanya milik Kodam Jaya,&quot; kata Deki di Polda Metro Jaya, Jumat (21/6/2024).

BACA JUGA:
Fakta Baru Kasus Uang Palsu Rp22 Miliar, Dijual Seperempat Harga

&quot;Kami menyampaikan bahwa benar adanya, bahwa mobil dinas tersebut terdaftar di dalam daftar Kapaldam Jaya (Kepala Peralatan Kodam Jaya) selaku yang berhak mengeluarkan nomor dinas di Paldam Jaya,&quot; tambahnya.
Deki menegaskan bahwa kendaraan tersebut dimiliki oleh Kolonel (CHB) R Djarot yang telah pensiun sejak tahun 2021. Kendaraan tersebut telah terdaftar tahun 2020 dan habis tahun 2021.

BACA JUGA:
4 Fakta Uang Palsu Rp22 Miliar Dicetak di Kantor Akuntan Publik, Mau Diedar saat Idul Adha

&quot;Habis masanya di tahun 2021 berarti nomor tersebut sudah tidak sah digunakan dan mobil tersebut juga dia hanya meminjam nomor polisi untuk kegiatan dinas seharusnya,&quot; jelasnya.

Lebih lanjut Deki mengatakan, informasi terkhir R Djarot berada di wilayah Jawa Barat dan mobil itu diklaim dipinjam oleh keluarganya berinisial FF yang juga merupakan tersangka.

Disebutkan bahwa FF meminjam uang tersebut untuk bertamu. Namun, Deki menyebut saat ini pihaknya tengah menelusuri secara detail kasus tersebut.

&quot;Dari pihak tersangka itu dari keluarganya. Izin kami sampaikan, inisial FF. Itu dipinjam untuk bertamu dan tidak tahu untuk apa. Untuk selanjutnya masih kami lakukan pendalaman,&quot; pungkasnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
