<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Netanyahu Sebut Pertempuran Sengit Lawan Hamas Segera Berakhir, Tapi Perang Gaza Terus Berlanjut</title><description>Netanyahu mengatakan Israel akan dapat mengerahkan lebih banyak pasukan di sepanjang perbatasan utara dengan Lebanon.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/06/24/18/3025197/netanyahu-sebut-pertempuran-sengit-lawan-hamas-segera-berakhir-tapi-perang-gaza-terus-berlanjut</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/06/24/18/3025197/netanyahu-sebut-pertempuran-sengit-lawan-hamas-segera-berakhir-tapi-perang-gaza-terus-berlanjut"/><item><title>Netanyahu Sebut Pertempuran Sengit Lawan Hamas Segera Berakhir, Tapi Perang Gaza Terus Berlanjut</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/06/24/18/3025197/netanyahu-sebut-pertempuran-sengit-lawan-hamas-segera-berakhir-tapi-perang-gaza-terus-berlanjut</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/06/24/18/3025197/netanyahu-sebut-pertempuran-sengit-lawan-hamas-segera-berakhir-tapi-perang-gaza-terus-berlanjut</guid><pubDate>Senin 24 Juni 2024 08:03 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Susanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/06/24/18/3025197/netanyahu-sebut-pertempuran-sengit-lawan-hamas-segera-berakhir-tapi-perang-gaza-terus-berlanjut-whHPAu8bla.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Netanyahu sebut pertempuran sengit melawan Hamas segera berakhir, tapi perang Gaza terus berlanjut (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/06/24/18/3025197/netanyahu-sebut-pertempuran-sengit-lawan-hamas-segera-berakhir-tapi-perang-gaza-terus-berlanjut-whHPAu8bla.jpg</image><title>Netanyahu sebut pertempuran sengit melawan Hamas segera berakhir, tapi perang Gaza terus berlanjut (Foto: Reuters)</title></images><description>GAZA - Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu mengatakan pada Minggu (23/6/2024) bahwa fase pertempuran sengit melawan Hamas di Jalur Gaza akan segera berakhir tetapi perang tidak akan berakhir sampai kelompok Islam tersebut tidak lagi menguasai daerah kantong Palestina.

Setelah pertempuran sengit di Gaza berakhir, Netanyahu mengatakan Israel akan dapat mengerahkan lebih banyak pasukan di sepanjang perbatasan utara dengan Lebanon, di mana pertempuran dengan Hizbullah yang didukung Iran telah meningkat.


BACA JUGA:
Israel Fokus Rebut 2 Wilayah di Gaza, Rafah di Selatan dan Deir al-Balah di Tengah

&quot;Setelah fase intens selesai, kami akan memiliki kemungkinan untuk memindahkan sebagian pasukan ke utara. Dan kami akan melakukan ini. Pertama dan terutama untuk tujuan pertahanan. Dan kedua, untuk memulangkan warga kami (yang dievakuasi),&quot; kata Netanyahu dalam sebuah pernyataan. wawancara dengan Channel 14 Israel.


BACA JUGA:
Tank-Tank Israel Bergerak Lebih Jauh ke Kota Rafah, Serangan Udara Tewaskan 8 Warga Palestina di Pusat Bantuan Gaza

&quot;Kalau bisa kita lakukan secara diplomatis. Kalau tidak, kita lakukan dengan cara lain. Tapi (warga) akan kita bawa pulang,&quot; ujarnya.

Banyak kota Israel di dekat perbatasan dengan Lebanon telah dievakuasi selama pertempuran tersebut.

Ketika ditanya kapan fase pertempuran sengit melawan Hamas akan berakhir, Netanyahu menjawab: &amp;ldquo;Segera.&amp;rdquo;
Namun dia menegaskan militer akan tetap beroperasi di Gaza.



&amp;ldquo;Saya tidak bersedia mengakhiri perang dan membiarkan Hamas apa adanya,&amp;rdquo; katanya.



Netanyahu juga menegaskan kembali penolakannya terhadap gagasan bahwa Otoritas Palestina yang berbasis di Tepi Barat akan memerintah Gaza menggantikan Hamas.

</description><content:encoded>GAZA - Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu mengatakan pada Minggu (23/6/2024) bahwa fase pertempuran sengit melawan Hamas di Jalur Gaza akan segera berakhir tetapi perang tidak akan berakhir sampai kelompok Islam tersebut tidak lagi menguasai daerah kantong Palestina.

Setelah pertempuran sengit di Gaza berakhir, Netanyahu mengatakan Israel akan dapat mengerahkan lebih banyak pasukan di sepanjang perbatasan utara dengan Lebanon, di mana pertempuran dengan Hizbullah yang didukung Iran telah meningkat.


BACA JUGA:
Israel Fokus Rebut 2 Wilayah di Gaza, Rafah di Selatan dan Deir al-Balah di Tengah

&quot;Setelah fase intens selesai, kami akan memiliki kemungkinan untuk memindahkan sebagian pasukan ke utara. Dan kami akan melakukan ini. Pertama dan terutama untuk tujuan pertahanan. Dan kedua, untuk memulangkan warga kami (yang dievakuasi),&quot; kata Netanyahu dalam sebuah pernyataan. wawancara dengan Channel 14 Israel.


BACA JUGA:
Tank-Tank Israel Bergerak Lebih Jauh ke Kota Rafah, Serangan Udara Tewaskan 8 Warga Palestina di Pusat Bantuan Gaza

&quot;Kalau bisa kita lakukan secara diplomatis. Kalau tidak, kita lakukan dengan cara lain. Tapi (warga) akan kita bawa pulang,&quot; ujarnya.

Banyak kota Israel di dekat perbatasan dengan Lebanon telah dievakuasi selama pertempuran tersebut.

Ketika ditanya kapan fase pertempuran sengit melawan Hamas akan berakhir, Netanyahu menjawab: &amp;ldquo;Segera.&amp;rdquo;
Namun dia menegaskan militer akan tetap beroperasi di Gaza.



&amp;ldquo;Saya tidak bersedia mengakhiri perang dan membiarkan Hamas apa adanya,&amp;rdquo; katanya.



Netanyahu juga menegaskan kembali penolakannya terhadap gagasan bahwa Otoritas Palestina yang berbasis di Tepi Barat akan memerintah Gaza menggantikan Hamas.

</content:encoded></item></channel></rss>
