<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Konser di Pasar Kemis Rusuh, Ketua Panitia Ternyata Bawa Kabur Duit untuk Bayar Artis</title><description>Polisi menyelidiki lebih dalam terkait kasus kerusuhan konser yang terjadi di Lapangan Kebeng, Kecamatan Pasar Kemis, Tangerang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/06/24/338/3025247/konser-di-pasar-kemis-rusuh-ketua-panitia-ternyata-bawa-kabur-duit-untuk-bayar-artis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/06/24/338/3025247/konser-di-pasar-kemis-rusuh-ketua-panitia-ternyata-bawa-kabur-duit-untuk-bayar-artis"/><item><title>Konser di Pasar Kemis Rusuh, Ketua Panitia Ternyata Bawa Kabur Duit untuk Bayar Artis</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/06/24/338/3025247/konser-di-pasar-kemis-rusuh-ketua-panitia-ternyata-bawa-kabur-duit-untuk-bayar-artis</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/06/24/338/3025247/konser-di-pasar-kemis-rusuh-ketua-panitia-ternyata-bawa-kabur-duit-untuk-bayar-artis</guid><pubDate>Senin 24 Juni 2024 10:43 WIB</pubDate><dc:creator>Giffar Rivana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/06/24/338/3025247/konser-di-pasar-kemis-rusuh-ketua-panitia-ternyata-bawa-kabur-duit-untuk-bayar-artis-YxDURBOYQ4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Konser di Pasar Kemis, Tangerang rusuh (Foto: IG @infobalaraja)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/06/24/338/3025247/konser-di-pasar-kemis-rusuh-ketua-panitia-ternyata-bawa-kabur-duit-untuk-bayar-artis-YxDURBOYQ4.jpg</image><title>Konser di Pasar Kemis, Tangerang rusuh (Foto: IG @infobalaraja)</title></images><description>TANGERANG - Polisi menyelidiki lebih dalam terkait kasus kerusuhan konser yang terjadi di Lapangan Kebeng, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang pada Minggu 23 Juni 2024 kemarin.

Dari kasus tersebut, polisi mengantongi satu pelaku bernama Muhamad Dian Permana Angga yang diduga menggelapkan uang ratusan juta sehingga acara konser menjadi kacau dan diamuk massa sampai membakar sejumlah fasilitas yang ada di atas panggung.

BACA JUGA:
Konser di Pasar Kemis Ricuh, Kerugian Capai Rp800 Juta


Pelaku merupakan ketua panitia dari acara konser yang berakhir rusuh itu.

&quot;Sudah dibuatkan laporan penipuan dan penggelapan, (saat ini) sedang dilakukan pencarian,&quot; kata Kapolsek Pasar Kemis Ucu Nuryandi saat dihubungi, Senin (24/6/2024).

BACA JUGA:
Kronologi Konser di Pasar Kemis Rusuh hingga Penonton Bakar Panggung


Ucu mengungkapkan, dari laporan yang diterima pihaknya, panitia konser tersebut mengaku rugi hingga Rp800 juta karena uangnya dibawa kabur oleh Muhammad Dian Permana Angga.

&quot;Estimasi sekitar 800 jutaan,&quot; ucap Ucu.


Sebelumnya, konser di Lapangan Kebeng, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang berakhir rusuh karena dua band papan atas Indonesia yakni NDX dan Guyon Waton gagal manggung di acara tersebut.



Kapolsek Pasar Kemis, AKP Ucu Nuryandi mengatakan kronologi kerusuhan itu dimulai ketika para penonton kecewa karena NDX dan Guyon Waton tak kunjung tampil pada waktu yang ditentukan.

BACA JUGA:
 Konser di Pasar Kemis Rusuh, Polisi: Informasinya Artis Belum Dibayar Lunas




Usut punya usut, gagalnya kedua band itu tampil karena panitia tak sanggup membayar biaya pelunasan.



&quot;Penonton kecewa karena pertunjukan sampai jamnya tidak dimulai. Informasi artis belum lunas dibayar,&quot; kata Ucu saat dihubungi, Minggu malam.

BACA JUGA:
Pegi Setiawan Tidak Dihadirkan dalam Sidang Praperadilan




Ucu menambahkan, para penonton yang kecewa itu naik ke atas panggung sehingga membakar sejumlah fasilitas yang ada di atas panggung, sehingga api pun berkobar besar.



&quot;Bentuk rasa kekecewaan penonton saja. Panitia tidak ada yang muncul, karena takut,&quot; ungkap Ucu.

</description><content:encoded>TANGERANG - Polisi menyelidiki lebih dalam terkait kasus kerusuhan konser yang terjadi di Lapangan Kebeng, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang pada Minggu 23 Juni 2024 kemarin.

Dari kasus tersebut, polisi mengantongi satu pelaku bernama Muhamad Dian Permana Angga yang diduga menggelapkan uang ratusan juta sehingga acara konser menjadi kacau dan diamuk massa sampai membakar sejumlah fasilitas yang ada di atas panggung.

BACA JUGA:
Konser di Pasar Kemis Ricuh, Kerugian Capai Rp800 Juta


Pelaku merupakan ketua panitia dari acara konser yang berakhir rusuh itu.

&quot;Sudah dibuatkan laporan penipuan dan penggelapan, (saat ini) sedang dilakukan pencarian,&quot; kata Kapolsek Pasar Kemis Ucu Nuryandi saat dihubungi, Senin (24/6/2024).

BACA JUGA:
Kronologi Konser di Pasar Kemis Rusuh hingga Penonton Bakar Panggung


Ucu mengungkapkan, dari laporan yang diterima pihaknya, panitia konser tersebut mengaku rugi hingga Rp800 juta karena uangnya dibawa kabur oleh Muhammad Dian Permana Angga.

&quot;Estimasi sekitar 800 jutaan,&quot; ucap Ucu.


Sebelumnya, konser di Lapangan Kebeng, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang berakhir rusuh karena dua band papan atas Indonesia yakni NDX dan Guyon Waton gagal manggung di acara tersebut.



Kapolsek Pasar Kemis, AKP Ucu Nuryandi mengatakan kronologi kerusuhan itu dimulai ketika para penonton kecewa karena NDX dan Guyon Waton tak kunjung tampil pada waktu yang ditentukan.

BACA JUGA:
 Konser di Pasar Kemis Rusuh, Polisi: Informasinya Artis Belum Dibayar Lunas




Usut punya usut, gagalnya kedua band itu tampil karena panitia tak sanggup membayar biaya pelunasan.



&quot;Penonton kecewa karena pertunjukan sampai jamnya tidak dimulai. Informasi artis belum lunas dibayar,&quot; kata Ucu saat dihubungi, Minggu malam.

BACA JUGA:
Pegi Setiawan Tidak Dihadirkan dalam Sidang Praperadilan




Ucu menambahkan, para penonton yang kecewa itu naik ke atas panggung sehingga membakar sejumlah fasilitas yang ada di atas panggung, sehingga api pun berkobar besar.



&quot;Bentuk rasa kekecewaan penonton saja. Panitia tidak ada yang muncul, karena takut,&quot; ungkap Ucu.

</content:encoded></item></channel></rss>
