<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Motif Ibu Buang Bayi di Sumenep, Ternyata Anak Hasil Asmara dengan Sopir Ojol Tak Dikenal   </title><description>Polisi mengungkap motif kasus pembuangan bayi di Desa Pabian, Kabupaten Sumenep, Madura</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/06/25/519/3025744/motif-ibu-buang-bayi-di-sumenep-ternyata-anak-hasil-asmara-dengan-sopir-ojol-tak-dikenal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/06/25/519/3025744/motif-ibu-buang-bayi-di-sumenep-ternyata-anak-hasil-asmara-dengan-sopir-ojol-tak-dikenal"/><item><title>Motif Ibu Buang Bayi di Sumenep, Ternyata Anak Hasil Asmara dengan Sopir Ojol Tak Dikenal   </title><link>https://news.okezone.com/read/2024/06/25/519/3025744/motif-ibu-buang-bayi-di-sumenep-ternyata-anak-hasil-asmara-dengan-sopir-ojol-tak-dikenal</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/06/25/519/3025744/motif-ibu-buang-bayi-di-sumenep-ternyata-anak-hasil-asmara-dengan-sopir-ojol-tak-dikenal</guid><pubDate>Selasa 25 Juni 2024 10:48 WIB</pubDate><dc:creator>Diwan Mohammad Zahri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/06/25/519/3025744/motif-ibu-buang-bayi-di-sumenep-ternyata-anak-hasil-asmara-dengan-sopir-ojol-tak-dikenal-cQzitjCULF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Polisi tangkap ibu buang bayi di Sumenep. (Foto: Diwan MZ)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/06/25/519/3025744/motif-ibu-buang-bayi-di-sumenep-ternyata-anak-hasil-asmara-dengan-sopir-ojol-tak-dikenal-cQzitjCULF.jpg</image><title>Polisi tangkap ibu buang bayi di Sumenep. (Foto: Diwan MZ)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNi8xOC8xLzE4MTg4My81L3g5MGlrN2c=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
SUMENEP - Polisi mengungkap motif kasus ibu buang bayi di Desa Pabian, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Selasa (18/6) lalu.

Pelaku seorang perempuan berinisial J warga Desa Gedungan, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep. J adalah ibu dari bayi yang dibuang.

Pengungkapan kasus ini setelah polisi melakukan serangkaian penyelidikan dan memeriksa CCTV dan sejumlah saksi.

BACA JUGA:


Ibu di Musi Rawas Bunuh Bayinya Lalu Simpan Jasad dalam Lemari&amp;nbsp;
Adapun motif ersangka J membuang bayinya karena hasil berhubungan badan dengan seorang sopir ojol tidak dikenal.

Kapolres Sumenep AKBP Henri Noveri Santoso mengatakan kasus pembuangan bayi itu terekam CCTV.&amp;nbsp;

&quot;Pelaku mengendarai sepeda motor bernopol M 3747 VV menggunakan helm warna kuning,&amp;rdquo; ujarnya, Selasa (25/6/2024)

Menurutnya, pelaku J mengaku terpaksa membuang bayinya karena merasa malu memiliki anak tanpa seorang suami. Anak tersebut merupakan hasil hubungan gelap tersangka dengan seorang ojol di Surabaya saat tersangka bekerja di sebuah toko pada 2023 lalu.&amp;nbsp;

&quot;Pelaku mengaku terpaksa melayani ajakan ojol tersebut karena dipaksa dengan rayuan gombal. Setelah kejadian tersebut tersangka berhenti bekerja dan pulang ke Sumenep dan ternyata hamil. Sementara pria yang yang menghamilinya sudah tak bisa dihubungi,&amp;rdquo; ucapnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Cium Bau Minyak, Warga Sukabumi Temukan Jasad Bayi Terkubur di Area Wisata Curug Cidahu

Pada 18 Juni pelaku melahirkan bayinya seorang diri di rumahnya di Batuan, Sumenep. Pelaku dengan tega lalu membuang darah dagingnya.

AKBP Henri mengatakan barang bukti yang diamankan dari pelaku dan TKP yakni berupa helm, sepeda motor, rok panjang ada bercak darah, daster warna kuning ada bercak darah, jaket dan satu buah plastik warna merah.&amp;nbsp;

&quot;Pelaku atau tersangka J dijerat Pasal 305 atau dan 308 KUH dengan pidana penjara 6 tahun,&amp;rdquo; pungkasnya&amp;nbsp;Sebelumnya diberitakan, warga Dusun Marengan, Desa Pabian Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur dihebohkan dengan penemuan bayi berjenis kelamin perempuan dalam keadaan masih hidup di depan rumah warga Desa setempat, Selasa (18/6/2024)



Bayi berjenis perempuan tersebut ditemukan pada hari Selasa 18 Juni 2024, sekitar pukul 11.30 WIB oleh seorang warga yang bernama Moh. Ali Wahyudi



Bayi tersebut ditemukan di  depan rumah Sudahnan Jl. Bromo Dusun Pasar Kayu RT 3 RW 1 Desa Pabian Kecamatan Kota Sumenep Kabupaten Sumenep.





</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNi8xOC8xLzE4MTg4My81L3g5MGlrN2c=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
SUMENEP - Polisi mengungkap motif kasus ibu buang bayi di Desa Pabian, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Selasa (18/6) lalu.

Pelaku seorang perempuan berinisial J warga Desa Gedungan, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep. J adalah ibu dari bayi yang dibuang.

Pengungkapan kasus ini setelah polisi melakukan serangkaian penyelidikan dan memeriksa CCTV dan sejumlah saksi.

BACA JUGA:


Ibu di Musi Rawas Bunuh Bayinya Lalu Simpan Jasad dalam Lemari&amp;nbsp;
Adapun motif ersangka J membuang bayinya karena hasil berhubungan badan dengan seorang sopir ojol tidak dikenal.

Kapolres Sumenep AKBP Henri Noveri Santoso mengatakan kasus pembuangan bayi itu terekam CCTV.&amp;nbsp;

&quot;Pelaku mengendarai sepeda motor bernopol M 3747 VV menggunakan helm warna kuning,&amp;rdquo; ujarnya, Selasa (25/6/2024)

Menurutnya, pelaku J mengaku terpaksa membuang bayinya karena merasa malu memiliki anak tanpa seorang suami. Anak tersebut merupakan hasil hubungan gelap tersangka dengan seorang ojol di Surabaya saat tersangka bekerja di sebuah toko pada 2023 lalu.&amp;nbsp;

&quot;Pelaku mengaku terpaksa melayani ajakan ojol tersebut karena dipaksa dengan rayuan gombal. Setelah kejadian tersebut tersangka berhenti bekerja dan pulang ke Sumenep dan ternyata hamil. Sementara pria yang yang menghamilinya sudah tak bisa dihubungi,&amp;rdquo; ucapnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Cium Bau Minyak, Warga Sukabumi Temukan Jasad Bayi Terkubur di Area Wisata Curug Cidahu

Pada 18 Juni pelaku melahirkan bayinya seorang diri di rumahnya di Batuan, Sumenep. Pelaku dengan tega lalu membuang darah dagingnya.

AKBP Henri mengatakan barang bukti yang diamankan dari pelaku dan TKP yakni berupa helm, sepeda motor, rok panjang ada bercak darah, daster warna kuning ada bercak darah, jaket dan satu buah plastik warna merah.&amp;nbsp;

&quot;Pelaku atau tersangka J dijerat Pasal 305 atau dan 308 KUH dengan pidana penjara 6 tahun,&amp;rdquo; pungkasnya&amp;nbsp;Sebelumnya diberitakan, warga Dusun Marengan, Desa Pabian Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur dihebohkan dengan penemuan bayi berjenis kelamin perempuan dalam keadaan masih hidup di depan rumah warga Desa setempat, Selasa (18/6/2024)



Bayi berjenis perempuan tersebut ditemukan pada hari Selasa 18 Juni 2024, sekitar pukul 11.30 WIB oleh seorang warga yang bernama Moh. Ali Wahyudi



Bayi tersebut ditemukan di  depan rumah Sudahnan Jl. Bromo Dusun Pasar Kayu RT 3 RW 1 Desa Pabian Kecamatan Kota Sumenep Kabupaten Sumenep.





</content:encoded></item></channel></rss>
