<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gunung Lewotobi Laki-Laki Erupsi, Luncurkan Abu Vulkanik 1.000 Meter</title><description>Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 47.3 mm dan durasi 732 detik.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/06/26/340/3026320/gunung-lewotobi-laki-laki-erupsi-luncurkan-abu-vulkanik-1-000-meter</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/06/26/340/3026320/gunung-lewotobi-laki-laki-erupsi-luncurkan-abu-vulkanik-1-000-meter"/><item><title>Gunung Lewotobi Laki-Laki Erupsi, Luncurkan Abu Vulkanik 1.000 Meter</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/06/26/340/3026320/gunung-lewotobi-laki-laki-erupsi-luncurkan-abu-vulkanik-1-000-meter</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/06/26/340/3026320/gunung-lewotobi-laki-laki-erupsi-luncurkan-abu-vulkanik-1-000-meter</guid><pubDate>Rabu 26 Juni 2024 13:33 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/06/26/340/3026320/gunung-lewotobi-laki-laki-erupsi-luncurkan-abu-vulkanik-1-000-meter-kjiiG1dUqX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gunung Lewotobi Laki-Laki kembali erupsi. (Foto: PVMBG)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/06/26/340/3026320/gunung-lewotobi-laki-laki-erupsi-luncurkan-abu-vulkanik-1-000-meter-kjiiG1dUqX.jpg</image><title>Gunung Lewotobi Laki-Laki kembali erupsi. (Foto: PVMBG)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNi8yNi8xLzE4MjE2My81L3g5MHlleWs=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Gunung Lewotobi Laki-laki mengalami erupsi siang ini, Rabu (26/6/2024), pukul 11.45 WITA. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan gunungapi meluncurkan abu vulkanik setinggi 1.000 meter di atas puncak.



Diketahui, Gunung Api Lewotobi Laki-laki terletak di Kab/Kota Flores Timur, Nusa Tenggara Timur dengan posisi geografis di Latitude -8.5389&amp;deg;LU, Longitude 122.7682&amp;deg;BT dan memiliki ketinggian 1.584 mdpl.



BACA JUGA:
Gunung Lewotobi Laki-laki Dua Kali Erupsi, Waspada Banjir Lahar Hujan

&amp;ldquo;Terjadi erupsi G. Lewotobi Laki-laki pada hari Rabu, 26 Juni 2024, pukul 11:45 WITA dengan tinggi kolom abu teramati &amp;plusmn; 1.000 m di atas puncak (&amp;plusmn; 2584 m di atas permukaan laut),&amp;rdquo; ungkap Petugas Pos Pengamatan Gunung Api, Adzan Anugrah Indiarsyah dalam keterangannya.



Adzan melaporkan kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat dan barat laut. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 47.3 mm dan durasi 732 detik.



BACA JUGA:
Gunung Lewotobi Laki-Laki Meletus Lagi Malam Ini

Sementara itu, Adzan meminta masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki dan pengunjung/ wisatawan tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 2 KM dari pusat erupsi G. Lewotobi Laki-laki serta sektoral 3 km pada arah Utara-Timur Laut dan 5 KM pada sektor Timur Laut.



&amp;ldquo;Masyarakat agar tenang dan mengikuti arahan Pemda serta tidak mempercayai isu-isu yang tidak jelas sumbernya,&amp;rdquo; imbaunya.Adzan juga meminta masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-Laki mewaspadai potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Lewotobi Laki-Laki jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi.







&amp;ldquo;Masyarakat yang terdampak hujan abu G. Lewotobi Laki-laki memakai masker atau penutup hidung-mulut untuk menghindari bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan,&amp;rdquo; tutupnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNi8yNi8xLzE4MjE2My81L3g5MHlleWs=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Gunung Lewotobi Laki-laki mengalami erupsi siang ini, Rabu (26/6/2024), pukul 11.45 WITA. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan gunungapi meluncurkan abu vulkanik setinggi 1.000 meter di atas puncak.



Diketahui, Gunung Api Lewotobi Laki-laki terletak di Kab/Kota Flores Timur, Nusa Tenggara Timur dengan posisi geografis di Latitude -8.5389&amp;deg;LU, Longitude 122.7682&amp;deg;BT dan memiliki ketinggian 1.584 mdpl.



BACA JUGA:
Gunung Lewotobi Laki-laki Dua Kali Erupsi, Waspada Banjir Lahar Hujan

&amp;ldquo;Terjadi erupsi G. Lewotobi Laki-laki pada hari Rabu, 26 Juni 2024, pukul 11:45 WITA dengan tinggi kolom abu teramati &amp;plusmn; 1.000 m di atas puncak (&amp;plusmn; 2584 m di atas permukaan laut),&amp;rdquo; ungkap Petugas Pos Pengamatan Gunung Api, Adzan Anugrah Indiarsyah dalam keterangannya.



Adzan melaporkan kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat dan barat laut. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 47.3 mm dan durasi 732 detik.



BACA JUGA:
Gunung Lewotobi Laki-Laki Meletus Lagi Malam Ini

Sementara itu, Adzan meminta masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki dan pengunjung/ wisatawan tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 2 KM dari pusat erupsi G. Lewotobi Laki-laki serta sektoral 3 km pada arah Utara-Timur Laut dan 5 KM pada sektor Timur Laut.



&amp;ldquo;Masyarakat agar tenang dan mengikuti arahan Pemda serta tidak mempercayai isu-isu yang tidak jelas sumbernya,&amp;rdquo; imbaunya.Adzan juga meminta masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-Laki mewaspadai potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Lewotobi Laki-Laki jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi.







&amp;ldquo;Masyarakat yang terdampak hujan abu G. Lewotobi Laki-laki memakai masker atau penutup hidung-mulut untuk menghindari bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan,&amp;rdquo; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
