<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wanita Korban Pembunuhan Tetangganya Sempat Dikira Korban Perampokan</title><description>Sumini (58), wanita yang dibunuh oleh tetangganya sendiri sempat diduga menjadi korban perampokan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/06/26/340/3026490/wanita-korban-pembunuhan-tetangganya-sempat-dikira-korban-perampokan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/06/26/340/3026490/wanita-korban-pembunuhan-tetangganya-sempat-dikira-korban-perampokan"/><item><title>Wanita Korban Pembunuhan Tetangganya Sempat Dikira Korban Perampokan</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/06/26/340/3026490/wanita-korban-pembunuhan-tetangganya-sempat-dikira-korban-perampokan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/06/26/340/3026490/wanita-korban-pembunuhan-tetangganya-sempat-dikira-korban-perampokan</guid><pubDate>Rabu 26 Juni 2024 19:22 WIB</pubDate><dc:creator>Ira Widyanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/06/26/340/3026490/wanita-korban-pembunuhan-tetangganya-sempat-dikira-korban-perampokan-m7Z6lGUl4G.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/06/26/340/3026490/wanita-korban-pembunuhan-tetangganya-sempat-dikira-korban-perampokan-m7Z6lGUl4G.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Freepik)</title></images><description>LAMPUNG UTARA - Sumini (58), wanita yang dibunuh oleh tetangganya sendiri sempat diduga menjadi korban perampokan lantaran ada beberapa barang korban yang hilang.

Hal tersebut diungkapkan Kasat Reskrim Polres Lampung Utara Iptu Stefanus Reinaldo Fajar Nuswantoro Boyoh saat dikonfirmasi MNC Portal, Rabu (26/6/2024).

&quot;Awalnya kami duga motifnya adalah faktor ekonomi karena ada barang korban yang hilang. Tetapi setelah kami dalami, ternyata itu hanya modus pelaku untuk membuat seakan-akan telah terjadi perampokan di rumah korban,&quot; ujar Stefanus.


BACA JUGA:
Sering Diejek Lantaran Belum Punya Anak, Pria di Lampung Bunuh Tetangganya


Kasat menuturkan, berdasarkan hasil pemeriksaan, pembunuhan tersebut berawal saat tersangka SA (30) berpura-pura meminjam pompa kepada korban lewat pintu belakang rumah korban pada Minggu 23 Juni 2024.

&quot;Ada ucapan dari korban yang membuat pelaku sakit hati, sehingga ia melakukan aksi nekat tersebut,&amp;rdquo; ujar Stefanus.

Setelah berpura-pura menggunakan pompa, pelaku lalu mengembalikannya sembari melihat situasi. Merasa situasi aman, pelaku langsung membekap dan menjatuhkan korban ke lantai.


BACA JUGA:
Pria Asal Semarang Diduga Jadi Korban Perdagangan Orang di Myanmar


Kemudian korban yang dalam kondisi setengah sadar dicekik dengan kabel mikrofon yang diambil pelaku dari kamar. Lalu setelah mengetahui korban tidak bernapas, pelaku menyeret korban ke kamar kemudian menutup muka korban dengan kain keset lantai dan menyiramkan dengan air.

&quot;Selanjutnya pelaku mengacak-ngacak rumah korban untuk mengelabui kejadian seakan-akan rumah korban dirampok. Pelaku juga sempat mengambil uang korban, namun kemudian dibuang,&quot; ungkap Kasat.Kasat melanjutkan, saat dilakukan pemeriksaan, tersangka SA mengaku tidak menyesal telah membunuh korban. Pasalnya, pelaku mengaku sudah sangat sakit hati terhadap korban.

&quot;Pelaku bahkan sempat membantu memasang tenda di rumah korban saat proses pemakaman,&quot; pungkas Kasat.</description><content:encoded>LAMPUNG UTARA - Sumini (58), wanita yang dibunuh oleh tetangganya sendiri sempat diduga menjadi korban perampokan lantaran ada beberapa barang korban yang hilang.

Hal tersebut diungkapkan Kasat Reskrim Polres Lampung Utara Iptu Stefanus Reinaldo Fajar Nuswantoro Boyoh saat dikonfirmasi MNC Portal, Rabu (26/6/2024).

&quot;Awalnya kami duga motifnya adalah faktor ekonomi karena ada barang korban yang hilang. Tetapi setelah kami dalami, ternyata itu hanya modus pelaku untuk membuat seakan-akan telah terjadi perampokan di rumah korban,&quot; ujar Stefanus.


BACA JUGA:
Sering Diejek Lantaran Belum Punya Anak, Pria di Lampung Bunuh Tetangganya


Kasat menuturkan, berdasarkan hasil pemeriksaan, pembunuhan tersebut berawal saat tersangka SA (30) berpura-pura meminjam pompa kepada korban lewat pintu belakang rumah korban pada Minggu 23 Juni 2024.

&quot;Ada ucapan dari korban yang membuat pelaku sakit hati, sehingga ia melakukan aksi nekat tersebut,&amp;rdquo; ujar Stefanus.

Setelah berpura-pura menggunakan pompa, pelaku lalu mengembalikannya sembari melihat situasi. Merasa situasi aman, pelaku langsung membekap dan menjatuhkan korban ke lantai.


BACA JUGA:
Pria Asal Semarang Diduga Jadi Korban Perdagangan Orang di Myanmar


Kemudian korban yang dalam kondisi setengah sadar dicekik dengan kabel mikrofon yang diambil pelaku dari kamar. Lalu setelah mengetahui korban tidak bernapas, pelaku menyeret korban ke kamar kemudian menutup muka korban dengan kain keset lantai dan menyiramkan dengan air.

&quot;Selanjutnya pelaku mengacak-ngacak rumah korban untuk mengelabui kejadian seakan-akan rumah korban dirampok. Pelaku juga sempat mengambil uang korban, namun kemudian dibuang,&quot; ungkap Kasat.Kasat melanjutkan, saat dilakukan pemeriksaan, tersangka SA mengaku tidak menyesal telah membunuh korban. Pasalnya, pelaku mengaku sudah sangat sakit hati terhadap korban.

&quot;Pelaku bahkan sempat membantu memasang tenda di rumah korban saat proses pemakaman,&quot; pungkas Kasat.</content:encoded></item></channel></rss>
