<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kudeta Militer Berhasil Digagalkan, Presiden Bolivia Ucapkan Terima Kasih kepada Masyarakat</title><description>Para pemimpin dari seluruh dunia mengecam tindakan tentara tersebut sebagai tindakan ilegal.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/06/27/18/3026667/kudeta-militer-berhasil-digagalkan-presiden-bolivia-ucapkan-terima-kasih-kepada-masyarakat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/06/27/18/3026667/kudeta-militer-berhasil-digagalkan-presiden-bolivia-ucapkan-terima-kasih-kepada-masyarakat"/><item><title>Kudeta Militer Berhasil Digagalkan, Presiden Bolivia Ucapkan Terima Kasih kepada Masyarakat</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/06/27/18/3026667/kudeta-militer-berhasil-digagalkan-presiden-bolivia-ucapkan-terima-kasih-kepada-masyarakat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/06/27/18/3026667/kudeta-militer-berhasil-digagalkan-presiden-bolivia-ucapkan-terima-kasih-kepada-masyarakat</guid><pubDate>Kamis 27 Juni 2024 08:36 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Susanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/06/27/18/3026667/upaya-kudeta-berhasil-digagalkan-presiden-bolivia-ucapkan-terima-kasih-kepada-masyarakat-SU52u1Eqy9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Bolivia ucapkan terima kasih kepada warganya usai berhasil gagalkan upaya kudeta (Foto: AP/picture alliance)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/06/27/18/3026667/upaya-kudeta-berhasil-digagalkan-presiden-bolivia-ucapkan-terima-kasih-kepada-masyarakat-SU52u1Eqy9.jpg</image><title>Presiden Bolivia ucapkan terima kasih kepada warganya usai berhasil gagalkan upaya kudeta (Foto: AP/picture alliance)</title></images><description>BOLIVIA &amp;ndash; Presiden Bolivia Luis Arce mengucapkan terima kasih kepada masyarakat di negaranya setelah berhasil menggagalkan  upaya kudeta yang menuai kecaman internasional dan melihat tentara mendobrak pintu istana presiden.
Pasukan yang dipimpin oleh Panglima Angkatan Darat Juan Jose Zuniga mulai menarik diri dari kawasan sekitar istana presiden, setelah Arce menyerukan negara untuk mempertahankan demokrasi dan memecat Zuniga beserta para kepala angkatan laut dan udara. Para pemimpin dari seluruh dunia mengecam tindakan tentara tersebut sebagai tindakan ilegal.

BACA JUGA:
Tunjuk Panglima Militer Baru, Bolivia Tangkap Jenderal Penting yang Pimpin Kudeta

&amp;ldquo;Terima kasih banyak kepada masyarakat Bolivia,&amp;rdquo; terangnya.
&amp;ldquo;Hidup demokrasi,&amp;rdquo; lanjutnya.

BACA JUGA:
Dunia Internasional Kecam Kudeta Militer Bolivia, Amerika Latin Serukan Hargai Demokrasi

Tayangan dramatis di televisi Bolivia pada Rabu (26/6/2024) menunjukkan Arce menghadap Zuniga di lorong istana. &amp;ldquo;Saya kapten Anda, dan saya memerintahkan Anda untuk menarik tentara Anda, dan saya tidak akan membiarkan pembangkangan ini,&amp;rdquo; tegasnya.
Panglima militer yang baru diangkat Jose Wilson Sanchez memerintahkan semua pasukan yang dimobilisasi untuk kembali ke barak mereka, dengan menyatakan bahwa tidak ada seorang pun yang menginginkan gambar yang kita lihat di jalanan. Kantor kejaksaan mengatakan pihaknya membuka penyelidikan kriminal terhadap mereka yang berada di balik upaya gagal melawan pemerintah.
Sebelum memasuki gedung, Zuniga sempat berpidato di depan wartawan di ibu kota.
&amp;ldquo;Berhenti menghancurkan, berhenti memiskinkan negara kami, berhenti mempermalukan tentara kami,&amp;rdquo; ujarnya.&amp;ldquo;Tiga panglima angkatan bersenjata datang untuk mengungkapkan kekecewaan kami. Akan ada kabinet menteri baru, pasti segalanya akan berubah, tapi negara kita tidak bisa terus seperti ini lagi,&amp;rdquo; kata Zuniga kepada stasiun TV lokal. Jenderal tersebut mencatat bahwa dia mengakui Arce sebagai panglima tertinggi untuk saat ini&amp;rdquo;tetapi sedang mencoba untuk memulihkan demokrasi.
Mantan Presiden Evo Morales mengecam pergerakan militer di alun-alun Murillo di luar istana, menyerukan tuntutan pidana terhadap Zuniga dan siapa pun yang membantunya.
&amp;ldquo;Kami tidak akan membiarkan angkatan bersenjata melanggar demokrasi dan mengintimidasi masyarakat,&amp;rdquo; katanya.</description><content:encoded>BOLIVIA &amp;ndash; Presiden Bolivia Luis Arce mengucapkan terima kasih kepada masyarakat di negaranya setelah berhasil menggagalkan  upaya kudeta yang menuai kecaman internasional dan melihat tentara mendobrak pintu istana presiden.
Pasukan yang dipimpin oleh Panglima Angkatan Darat Juan Jose Zuniga mulai menarik diri dari kawasan sekitar istana presiden, setelah Arce menyerukan negara untuk mempertahankan demokrasi dan memecat Zuniga beserta para kepala angkatan laut dan udara. Para pemimpin dari seluruh dunia mengecam tindakan tentara tersebut sebagai tindakan ilegal.

BACA JUGA:
Tunjuk Panglima Militer Baru, Bolivia Tangkap Jenderal Penting yang Pimpin Kudeta

&amp;ldquo;Terima kasih banyak kepada masyarakat Bolivia,&amp;rdquo; terangnya.
&amp;ldquo;Hidup demokrasi,&amp;rdquo; lanjutnya.

BACA JUGA:
Dunia Internasional Kecam Kudeta Militer Bolivia, Amerika Latin Serukan Hargai Demokrasi

Tayangan dramatis di televisi Bolivia pada Rabu (26/6/2024) menunjukkan Arce menghadap Zuniga di lorong istana. &amp;ldquo;Saya kapten Anda, dan saya memerintahkan Anda untuk menarik tentara Anda, dan saya tidak akan membiarkan pembangkangan ini,&amp;rdquo; tegasnya.
Panglima militer yang baru diangkat Jose Wilson Sanchez memerintahkan semua pasukan yang dimobilisasi untuk kembali ke barak mereka, dengan menyatakan bahwa tidak ada seorang pun yang menginginkan gambar yang kita lihat di jalanan. Kantor kejaksaan mengatakan pihaknya membuka penyelidikan kriminal terhadap mereka yang berada di balik upaya gagal melawan pemerintah.
Sebelum memasuki gedung, Zuniga sempat berpidato di depan wartawan di ibu kota.
&amp;ldquo;Berhenti menghancurkan, berhenti memiskinkan negara kami, berhenti mempermalukan tentara kami,&amp;rdquo; ujarnya.&amp;ldquo;Tiga panglima angkatan bersenjata datang untuk mengungkapkan kekecewaan kami. Akan ada kabinet menteri baru, pasti segalanya akan berubah, tapi negara kita tidak bisa terus seperti ini lagi,&amp;rdquo; kata Zuniga kepada stasiun TV lokal. Jenderal tersebut mencatat bahwa dia mengakui Arce sebagai panglima tertinggi untuk saat ini&amp;rdquo;tetapi sedang mencoba untuk memulihkan demokrasi.
Mantan Presiden Evo Morales mengecam pergerakan militer di alun-alun Murillo di luar istana, menyerukan tuntutan pidana terhadap Zuniga dan siapa pun yang membantunya.
&amp;ldquo;Kami tidak akan membiarkan angkatan bersenjata melanggar demokrasi dan mengintimidasi masyarakat,&amp;rdquo; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
