<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pusat Data Nasional Diserang Hacker, 47 Layanan Kemendikbud Ristek Terganggu</title><description>Kemendikbudristek memohon maaf atas gangguan layanan akibat peretasan PDN.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/06/27/337/3026596/pusat-data-nasional-diserang-hacker-47-layanan-kemendikbud-ristek-terganggu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/06/27/337/3026596/pusat-data-nasional-diserang-hacker-47-layanan-kemendikbud-ristek-terganggu"/><item><title>Pusat Data Nasional Diserang Hacker, 47 Layanan Kemendikbud Ristek Terganggu</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/06/27/337/3026596/pusat-data-nasional-diserang-hacker-47-layanan-kemendikbud-ristek-terganggu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/06/27/337/3026596/pusat-data-nasional-diserang-hacker-47-layanan-kemendikbud-ristek-terganggu</guid><pubDate>Kamis 27 Juni 2024 04:10 WIB</pubDate><dc:creator>Widya Michella</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/06/27/337/3026596/pusat-data-nasional-diserang-hacker-47-layanan-kemendikbud-ristek-terganggu-CdcUjoUyMI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi peretasan (Foto: News24)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/06/27/337/3026596/pusat-data-nasional-diserang-hacker-47-layanan-kemendikbud-ristek-terganggu-CdcUjoUyMI.jpg</image><title>Ilustrasi peretasan (Foto: News24)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNi8yNi8xLzE4MjE5NC81L3g5MHpvZmU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Sebanyak 47 layanan Kemendikbud Ristek terganggu usai Pusat Data Nasional (PDN) Kemenkominfo diretas hacker. Sehingga layanan di antaranya SPSE, Beasiswa Pendidikan, KIP Kuliah, hingga pendaftaran Layanan Tatap Muka Daring (LTMD) via Zoom ULT belum bisa diakses.

Hal ini pun dibenarkan oleh Pelaksana Tugas Kepala Biro Kerja Sama Hubungan Masyarakat (BKHM) Kemendikbud Ristek, Anang Ristanto dan meminta maaf atas ketidaknyamanan itu.

&quot;Sehubungan dengan gangguan teknis yang terjadi pada layanan Pusat Data Nasional (PDN) 2 Kementerian Komunikasi dan Informatika sejak tanggal 20 Juni 2024 sampai saat ini, terdapat 49 domain layanan/aplikasi Kemendikbudristek di bidang pendidikan dan kebudayaan yang terdampak dan belum dapat diakses publik, di antaranya Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE), Beasiswa Pendidikan, KIP Kuliah, layanan perizinan film,&quot;kata Anang dalam keterangannya, Rabu (26/6/2024).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

 Polri Bakal Usut Dugaan Pidana dalam Kasus Gangguan Server PDN Kemenkominfo&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Kemendikbudristek memohon maaf atas gangguan dan ketidaknyamanan yang terjadi,&quot;sambungnya.

Dia mengatakan pihaknya terus berkoordinasi intensif dengan Kemenkominfo selaku pengelola PDN 2 untuk menindaklanjuti hal tersebut dan melakukan pemulihan layanan secara bertahap.

&quot;Saat ini sudah ada beberapa layanan yang berhasil dipulihkan seperti layanan Itjen, kebugaran pusmendik, dan layanan DNS Pusdatin Kemendikbudristek,&quot;ucapnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Mengenal Lockbit 3.0 yang Jadi Biang Kerok PDN Lumpuh hingga Pelaku Minta Tebusan 8 Juta Dollar

Sehingga selama masa pemulihan Pusat Data Nasional (PDN) Kemenkominfo, maka pelayanan program/layanan/aplikasi Kemendikbudristek yang terdampak dialihkan melalui Unit Layanan Terpadu (ULT).

Masyarakat juga bisa memilih kanal yang tersedia seperti mulai dari Call Center 177, email, Live Chat hingga walk-in alias datang langsung ke Gedung C Kemendikbudristek Senayan.

&quot;Sambil terus menantikan proses pemulihan ini diselesaikan, masyarakat dapat mengajukan usulan layanan melalui unit layanan terpadu,&quot;tuturnya.
</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNi8yNi8xLzE4MjE5NC81L3g5MHpvZmU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Sebanyak 47 layanan Kemendikbud Ristek terganggu usai Pusat Data Nasional (PDN) Kemenkominfo diretas hacker. Sehingga layanan di antaranya SPSE, Beasiswa Pendidikan, KIP Kuliah, hingga pendaftaran Layanan Tatap Muka Daring (LTMD) via Zoom ULT belum bisa diakses.

Hal ini pun dibenarkan oleh Pelaksana Tugas Kepala Biro Kerja Sama Hubungan Masyarakat (BKHM) Kemendikbud Ristek, Anang Ristanto dan meminta maaf atas ketidaknyamanan itu.

&quot;Sehubungan dengan gangguan teknis yang terjadi pada layanan Pusat Data Nasional (PDN) 2 Kementerian Komunikasi dan Informatika sejak tanggal 20 Juni 2024 sampai saat ini, terdapat 49 domain layanan/aplikasi Kemendikbudristek di bidang pendidikan dan kebudayaan yang terdampak dan belum dapat diakses publik, di antaranya Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE), Beasiswa Pendidikan, KIP Kuliah, layanan perizinan film,&quot;kata Anang dalam keterangannya, Rabu (26/6/2024).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

 Polri Bakal Usut Dugaan Pidana dalam Kasus Gangguan Server PDN Kemenkominfo&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Kemendikbudristek memohon maaf atas gangguan dan ketidaknyamanan yang terjadi,&quot;sambungnya.

Dia mengatakan pihaknya terus berkoordinasi intensif dengan Kemenkominfo selaku pengelola PDN 2 untuk menindaklanjuti hal tersebut dan melakukan pemulihan layanan secara bertahap.

&quot;Saat ini sudah ada beberapa layanan yang berhasil dipulihkan seperti layanan Itjen, kebugaran pusmendik, dan layanan DNS Pusdatin Kemendikbudristek,&quot;ucapnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Mengenal Lockbit 3.0 yang Jadi Biang Kerok PDN Lumpuh hingga Pelaku Minta Tebusan 8 Juta Dollar

Sehingga selama masa pemulihan Pusat Data Nasional (PDN) Kemenkominfo, maka pelayanan program/layanan/aplikasi Kemendikbudristek yang terdampak dialihkan melalui Unit Layanan Terpadu (ULT).

Masyarakat juga bisa memilih kanal yang tersedia seperti mulai dari Call Center 177, email, Live Chat hingga walk-in alias datang langsung ke Gedung C Kemendikbudristek Senayan.

&quot;Sambil terus menantikan proses pemulihan ini diselesaikan, masyarakat dapat mengajukan usulan layanan melalui unit layanan terpadu,&quot;tuturnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
