<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PDN Gangguan, Menkominfo: Tak Ada Negara yang Tak Diserang Ransomware</title><description>Budie Arie Setiadi memaparkan perkembangan penanganan terkait gangguan Pusat Data Nasional (PDN) imbas diserang ransomware.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/06/27/337/3026961/pdn-gangguan-menkominfo-tak-ada-negara-yang-tak-diserang-ransomware</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/06/27/337/3026961/pdn-gangguan-menkominfo-tak-ada-negara-yang-tak-diserang-ransomware"/><item><title>PDN Gangguan, Menkominfo: Tak Ada Negara yang Tak Diserang Ransomware</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/06/27/337/3026961/pdn-gangguan-menkominfo-tak-ada-negara-yang-tak-diserang-ransomware</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/06/27/337/3026961/pdn-gangguan-menkominfo-tak-ada-negara-yang-tak-diserang-ransomware</guid><pubDate>Kamis 27 Juni 2024 17:52 WIB</pubDate><dc:creator>Felldy Utama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/06/27/337/3026961/pdn-gangguan-menkominfo-tak-ada-negara-yang-tak-diserang-ransomware-ZYDRU2FlKX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rapat Komisi I DPR dengan Menkominfo dan BSSN (Foto: Felldy Utama)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/06/27/337/3026961/pdn-gangguan-menkominfo-tak-ada-negara-yang-tak-diserang-ransomware-ZYDRU2FlKX.jpg</image><title>Rapat Komisi I DPR dengan Menkominfo dan BSSN (Foto: Felldy Utama)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNi8yNS8xLzE4MjE0NS81L3g5MHdxZzA=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budie Arie Setiadi memaparkan perkembangan penanganan terkait gangguan Pusat Data Nasional (PDN) imbas diserang ransomware.&amp;nbsp;
Mengawali penjelasan tersebut, Budie justru membeberkan data sejumlah Negara yang juga terkena serangan ransomware sebagaimana yang dialami Indonesia.
&quot;Kita bisa lihat, ini Ransomware, tidak ada di seluruh dunia yang tidak terkena serangan Ransomware,&quot; kata Budie dalam paparannya di ruang rapat Komisi I DPR, Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (27/6/2024).

BACA JUGA:
Wapres Ungkap 4 Kriteria Capim dan Dewas KPK yang Ideal

Dari data yang dipaparkan, Budie menyebut Amerika Serikat merupakan Negara yang paling banyak diserang Ransomware dengan persentase 40,34%. Kemudian, Kanada 6,75%, Inggris 6,4%, Jerman 4,92% dan Prancis 3,8%.
&quot;Indonesia terkena dampak sekitar 0,67 persen dari serangan Ransomware,&quot; ujarnya.

BACA JUGA:
Gandeng Interpol, Polisi Tangkap WN China Tipu 800 WNI Modus Online Scam

Dalam kesempatan tersebut, Menkominfo ini kembali menegaskan bahwa virus Ransomware ini turut melanda seluruh dunia, dan tentunya hal ini menjadi perhatian bersama.
&quot;Dan Ransomware yang menyerang Indonesia ini adalah versi terakhir. Sehingga jadi perhatian seluruh dunia terhadap Ransomware ini,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNi8yNS8xLzE4MjE0NS81L3g5MHdxZzA=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budie Arie Setiadi memaparkan perkembangan penanganan terkait gangguan Pusat Data Nasional (PDN) imbas diserang ransomware.&amp;nbsp;
Mengawali penjelasan tersebut, Budie justru membeberkan data sejumlah Negara yang juga terkena serangan ransomware sebagaimana yang dialami Indonesia.
&quot;Kita bisa lihat, ini Ransomware, tidak ada di seluruh dunia yang tidak terkena serangan Ransomware,&quot; kata Budie dalam paparannya di ruang rapat Komisi I DPR, Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (27/6/2024).

BACA JUGA:
Wapres Ungkap 4 Kriteria Capim dan Dewas KPK yang Ideal

Dari data yang dipaparkan, Budie menyebut Amerika Serikat merupakan Negara yang paling banyak diserang Ransomware dengan persentase 40,34%. Kemudian, Kanada 6,75%, Inggris 6,4%, Jerman 4,92% dan Prancis 3,8%.
&quot;Indonesia terkena dampak sekitar 0,67 persen dari serangan Ransomware,&quot; ujarnya.

BACA JUGA:
Gandeng Interpol, Polisi Tangkap WN China Tipu 800 WNI Modus Online Scam

Dalam kesempatan tersebut, Menkominfo ini kembali menegaskan bahwa virus Ransomware ini turut melanda seluruh dunia, dan tentunya hal ini menjadi perhatian bersama.
&quot;Dan Ransomware yang menyerang Indonesia ini adalah versi terakhir. Sehingga jadi perhatian seluruh dunia terhadap Ransomware ini,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
