<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Perindo Minta Kasus Kematian Anak 13 Tahun di Padang Diusut Tuntas!</title><description>Kejadian ini memperlihatkan anak-anak darurat terhadap tindak kekerasan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/06/28/1/3027266/perindo-minta-kasus-kematian-anak-13-tahun-di-padang-diusut-tuntas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/06/28/1/3027266/perindo-minta-kasus-kematian-anak-13-tahun-di-padang-diusut-tuntas"/><item><title>Perindo Minta Kasus Kematian Anak 13 Tahun di Padang Diusut Tuntas!</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/06/28/1/3027266/perindo-minta-kasus-kematian-anak-13-tahun-di-padang-diusut-tuntas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/06/28/1/3027266/perindo-minta-kasus-kematian-anak-13-tahun-di-padang-diusut-tuntas</guid><pubDate>Jum'at 28 Juni 2024 12:02 WIB</pubDate><dc:creator>Widya Michella</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/06/28/1/3027266/perindo-minta-kasus-kematian-anak-13-tahun-di-padang-diusut-tuntas-44IO2VrdV8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Partai Perindo (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/06/28/1/3027266/perindo-minta-kasus-kematian-anak-13-tahun-di-padang-diusut-tuntas-44IO2VrdV8.jpg</image><title>Partai Perindo (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8wMy8xLzE3MDEwMi81L3g4bm93aWw=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Ketua DPP Bidang Sosial dan Kebencanaan Partai Perindo, Sri Gusni Febriasari meminta kepada pemerintah untuk mengusut tuntas kematian AM (13) di Padang. Kejadian ini memperlihatkan anak-anak darurat terhadap tindak kekerasan.
&quot;Bagian ini memperlihatkan anak-anak kita hari ini benar-benar darurat terhadap tindak kekerasan. Anak-anak mengalami tindak kekerasan, terduga dilakukan oleh salah satu APH yang seharusnya aparat entitas yang melindungi,&quot; katanya.

BACA JUGA:
Pantau Kasus Afif Maulana, Kompolnas: Kapolda Sumbar Sudah Menyatakan Keterbukaan

Jubir Muda Perindo mengatakan pihaknya akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas. Dengan harapan agar tidak terulang lagi.
&quot;Kita akan terus kawal, masyarakat harus benar-benar harus bisa mengawal mengusut sampai tuntas jangan sampai terulang lagi. Ini jadi pengingat bagi para APH mereka benar-benar diberikan edukasi yang sama terkait dengan perlindungan anak,&quot; katanya.

BACA JUGA:
Kapolri Resmi Tutup Pendidikan Taruna Akpol Angkatan Ke-55, Ini Lulusan Terbaiknya&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Menurutnya, anak-anak tidak boleh  mendapatkan kekerasan fisik, perundungan, kekerasan seksual hingga berujung pada hilangnya nyawa seseorang.&amp;nbsp;
&quot;AM dengan ditemukan luka-luka indikasi bahwa anak-anak rentan terhadap kekerasan sehingga pada akhirnya bukan cuma berefek luka, terganggunya mental, hingga hilang nyawa seseorang,&quot; tuturnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8wMy8xLzE3MDEwMi81L3g4bm93aWw=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Ketua DPP Bidang Sosial dan Kebencanaan Partai Perindo, Sri Gusni Febriasari meminta kepada pemerintah untuk mengusut tuntas kematian AM (13) di Padang. Kejadian ini memperlihatkan anak-anak darurat terhadap tindak kekerasan.
&quot;Bagian ini memperlihatkan anak-anak kita hari ini benar-benar darurat terhadap tindak kekerasan. Anak-anak mengalami tindak kekerasan, terduga dilakukan oleh salah satu APH yang seharusnya aparat entitas yang melindungi,&quot; katanya.

BACA JUGA:
Pantau Kasus Afif Maulana, Kompolnas: Kapolda Sumbar Sudah Menyatakan Keterbukaan

Jubir Muda Perindo mengatakan pihaknya akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas. Dengan harapan agar tidak terulang lagi.
&quot;Kita akan terus kawal, masyarakat harus benar-benar harus bisa mengawal mengusut sampai tuntas jangan sampai terulang lagi. Ini jadi pengingat bagi para APH mereka benar-benar diberikan edukasi yang sama terkait dengan perlindungan anak,&quot; katanya.

BACA JUGA:
Kapolri Resmi Tutup Pendidikan Taruna Akpol Angkatan Ke-55, Ini Lulusan Terbaiknya&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Menurutnya, anak-anak tidak boleh  mendapatkan kekerasan fisik, perundungan, kekerasan seksual hingga berujung pada hilangnya nyawa seseorang.&amp;nbsp;
&quot;AM dengan ditemukan luka-luka indikasi bahwa anak-anak rentan terhadap kekerasan sehingga pada akhirnya bukan cuma berefek luka, terganggunya mental, hingga hilang nyawa seseorang,&quot; tuturnya.</content:encoded></item></channel></rss>
