<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pegawai Koperasi Tewas Dicor di Lampura, Keluarga Harap Pelaku Dihukum Mati</title><description>&quot;Nyawa dibayar nyawa, Kami minta para pelaku dihukum mati,&quot; ucapnya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/06/28/340/3027530/pegawai-koperasi-tewas-dicor-di-lampura-keluarga-harap-pelaku-dihukum-mati</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/06/28/340/3027530/pegawai-koperasi-tewas-dicor-di-lampura-keluarga-harap-pelaku-dihukum-mati"/><item><title>Pegawai Koperasi Tewas Dicor di Lampura, Keluarga Harap Pelaku Dihukum Mati</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/06/28/340/3027530/pegawai-koperasi-tewas-dicor-di-lampura-keluarga-harap-pelaku-dihukum-mati</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/06/28/340/3027530/pegawai-koperasi-tewas-dicor-di-lampura-keluarga-harap-pelaku-dihukum-mati</guid><pubDate>Jum'at 28 Juni 2024 20:38 WIB</pubDate><dc:creator>Jimi Irawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/06/28/340/3027530/pegawai-koprasi-tewas-dicor-di-lampura-keluarga-harap-pelaku-dihukum-mati-8xhESgX1Vh.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jenazah korban tiba di rumah duka (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/06/28/340/3027530/pegawai-koprasi-tewas-dicor-di-lampura-keluarga-harap-pelaku-dihukum-mati-8xhESgX1Vh.jpg</image><title>Jenazah korban tiba di rumah duka (Foto: MPI)</title></images><description>


LAMPUNG UTARA - Jenazah korban pembunuhan yang mayatnya ditemukan dalam coran di Palembang, Sumatera Selatan, telah dimakamkan di Desa Negeri Sakti, Kecamatan Sungkai Barat, Lampung Utara.
Jenazah Anton Eka Saputra tiba dirumah duka sekitar pukul 03.30 WIB dan disambut isak tangis oleh keluarga dan kerabat korban.
Setelah disholatkan tak menunggu lama korban langsung dimakamkan di TPU Desa Negeri Sakti Kamis 27 April 2024.

BACA JUGA:
Kompolnas Minta Polri Segera Ungkap Kasus Pembunuhan Noven dan Akseyna

Korban meninggalkan seorang istri dan seorang anak yang masih balita. Dengan isak tangis yang mendalam, istri korban, Rensi Lia Fitri mengatakan bahwa sebelum meninggal korban sempat pulang ke kampung halaman pada tanggal 1 Juni 2024 untuk menghadiri resepsi khitanan kerabatnya yang juga merupakan kepala desa setempat.

BACA JUGA:
5 Fakta Pegawai Koperasi Dibunuh dan Jasadnya Dicor, Sempat Hilang 18 Hari&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Suami saya tinggal di Palembang sudah 13 tahun,&quot; kata Rensi. Jumat (28/6/2024).
Kepada pihak kepolisian, Rensi berharap agar segera mengungkap para pelaku dan memberikan hukuman mati. &quot;Nyawa dibayar nyawa, Kami minta para pelaku dihukum mati,&quot; ucapnya.Diketahui, Anton Eka Saputra merupakan pegawai koperasi simpan pinjam di Palembang yang menjadi korban pembunuhan yang ditemukan tewas dalam coran di kolam ikan.
Korban tinggal di perumahan Gotong Royong Soak Simpur Kecamatan Sukarami Palembang Sumatera Selatan ini ditemukan di sebuah ruko penjual baju Distro Anti Mahal di Perumahan Maskerabet.
Anton Eka Saputra sempat dilaporkan hilang sejak hari Sabtu 8 Juni 2024 setelah pamit untuk menagih nasabah. Tragis Anton ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa dan jasadnya terkubur dalam coran.</description><content:encoded>


LAMPUNG UTARA - Jenazah korban pembunuhan yang mayatnya ditemukan dalam coran di Palembang, Sumatera Selatan, telah dimakamkan di Desa Negeri Sakti, Kecamatan Sungkai Barat, Lampung Utara.
Jenazah Anton Eka Saputra tiba dirumah duka sekitar pukul 03.30 WIB dan disambut isak tangis oleh keluarga dan kerabat korban.
Setelah disholatkan tak menunggu lama korban langsung dimakamkan di TPU Desa Negeri Sakti Kamis 27 April 2024.

BACA JUGA:
Kompolnas Minta Polri Segera Ungkap Kasus Pembunuhan Noven dan Akseyna

Korban meninggalkan seorang istri dan seorang anak yang masih balita. Dengan isak tangis yang mendalam, istri korban, Rensi Lia Fitri mengatakan bahwa sebelum meninggal korban sempat pulang ke kampung halaman pada tanggal 1 Juni 2024 untuk menghadiri resepsi khitanan kerabatnya yang juga merupakan kepala desa setempat.

BACA JUGA:
5 Fakta Pegawai Koperasi Dibunuh dan Jasadnya Dicor, Sempat Hilang 18 Hari&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Suami saya tinggal di Palembang sudah 13 tahun,&quot; kata Rensi. Jumat (28/6/2024).
Kepada pihak kepolisian, Rensi berharap agar segera mengungkap para pelaku dan memberikan hukuman mati. &quot;Nyawa dibayar nyawa, Kami minta para pelaku dihukum mati,&quot; ucapnya.Diketahui, Anton Eka Saputra merupakan pegawai koperasi simpan pinjam di Palembang yang menjadi korban pembunuhan yang ditemukan tewas dalam coran di kolam ikan.
Korban tinggal di perumahan Gotong Royong Soak Simpur Kecamatan Sukarami Palembang Sumatera Selatan ini ditemukan di sebuah ruko penjual baju Distro Anti Mahal di Perumahan Maskerabet.
Anton Eka Saputra sempat dilaporkan hilang sejak hari Sabtu 8 Juni 2024 setelah pamit untuk menagih nasabah. Tragis Anton ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa dan jasadnya terkubur dalam coran.</content:encoded></item></channel></rss>
