<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gunung Dukono Meletus, Warga Diminta Pakai Masker Hindari Debu Vulkanik</title><description>Erupsi dikabarkan masih berlangsung hingga saat ini.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/06/29/337/3027602/gunung-dukono-meletus-warga-diminta-pakai-masker-hindari-debu-vulkanik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/06/29/337/3027602/gunung-dukono-meletus-warga-diminta-pakai-masker-hindari-debu-vulkanik"/><item><title>Gunung Dukono Meletus, Warga Diminta Pakai Masker Hindari Debu Vulkanik</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/06/29/337/3027602/gunung-dukono-meletus-warga-diminta-pakai-masker-hindari-debu-vulkanik</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/06/29/337/3027602/gunung-dukono-meletus-warga-diminta-pakai-masker-hindari-debu-vulkanik</guid><pubDate>Sabtu 29 Juni 2024 06:37 WIB</pubDate><dc:creator>Arie Dwi Satrio</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/06/29/337/3027602/gunung-dukono-meletus-warga-diminta-pakai-masker-hindari-debu-vulkanik-pkxZDuLB2P.JPG" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/06/29/337/3027602/gunung-dukono-meletus-warga-diminta-pakai-masker-hindari-debu-vulkanik-pkxZDuLB2P.JPG</image><title></title></images><description>JAKARTA - Gunung api Dukono di Pulau Halmahera dikabarkan meletus, Sabtu (29/6/2024) sekira pukul 07.21 WIT. Berdasarkan pantauan Pusat Volkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), tinggi kolom letusan mencapai 1.000 meter di atas puncak.

&quot;Terjadi erupsi Gunung Dukono pada hari Sabtu, 29 Juni 2024, pukul 07:21 WIT. Tinggi kolom letusan teramati &amp;plusmn; 1000 m di atas puncak (&amp;plusmn; 2087 m di atas permukaan laut),&quot; kata Petugas PVBMG Bambang Sugiono dikutip dari laman resmi magma.esdm.go.id.

Pantauan dari pos PVMBG Gunung api Dukono, kata Bambang, kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat. Erupsi dikabarkan masih berlangsung hingga saat ini.


BACA JUGA:
Gunung Api Ibu Kembali Erupsi Setinggi 5.000 Meter, Masyarakat Diimbau Tak Beraktivitas dalam radius 4 Km


Petugas PVMBG mengimbau kepada masyarakat di sekitar Gunung Dukono dan pengunjung ataupun wisatawan agar tidak beraktivitas, mendaki, mupun mendekati kawah Malupang Warirang di dalam radius 3 km.

Petugas juga mengingatkan kepada masyarakat sekitar Gunung Dukono agar selalu menggunakan masker atau penutup hidung untuk menghindari ancaman bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan.

&quot;Mengingat letusan dengan abu vulkanik secara periodik terjadi dan sebaran abu mengikuti arah dan kecepatan angin, sehingga area landaan abunya tidak tetap,&quot; tulis Bambang.</description><content:encoded>JAKARTA - Gunung api Dukono di Pulau Halmahera dikabarkan meletus, Sabtu (29/6/2024) sekira pukul 07.21 WIT. Berdasarkan pantauan Pusat Volkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), tinggi kolom letusan mencapai 1.000 meter di atas puncak.

&quot;Terjadi erupsi Gunung Dukono pada hari Sabtu, 29 Juni 2024, pukul 07:21 WIT. Tinggi kolom letusan teramati &amp;plusmn; 1000 m di atas puncak (&amp;plusmn; 2087 m di atas permukaan laut),&quot; kata Petugas PVBMG Bambang Sugiono dikutip dari laman resmi magma.esdm.go.id.

Pantauan dari pos PVMBG Gunung api Dukono, kata Bambang, kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat. Erupsi dikabarkan masih berlangsung hingga saat ini.


BACA JUGA:
Gunung Api Ibu Kembali Erupsi Setinggi 5.000 Meter, Masyarakat Diimbau Tak Beraktivitas dalam radius 4 Km


Petugas PVMBG mengimbau kepada masyarakat di sekitar Gunung Dukono dan pengunjung ataupun wisatawan agar tidak beraktivitas, mendaki, mupun mendekati kawah Malupang Warirang di dalam radius 3 km.

Petugas juga mengingatkan kepada masyarakat sekitar Gunung Dukono agar selalu menggunakan masker atau penutup hidung untuk menghindari ancaman bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan.

&quot;Mengingat letusan dengan abu vulkanik secara periodik terjadi dan sebaran abu mengikuti arah dan kecepatan angin, sehingga area landaan abunya tidak tetap,&quot; tulis Bambang.</content:encoded></item></channel></rss>
