<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ungkap Celah PPDB, Ombudsman: Sekolah Cuci Rapot agar Muridnya Lolos</title><description>Kecurangan yang ia maksud berupa mengganti nilai dari muridnya dengan angka yang lebih besar.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/06/29/337/3027846/ungkap-celah-ppdb-ombudsman-sekolah-cuci-rapot-agar-muridnya-lolos</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/06/29/337/3027846/ungkap-celah-ppdb-ombudsman-sekolah-cuci-rapot-agar-muridnya-lolos"/><item><title>Ungkap Celah PPDB, Ombudsman: Sekolah Cuci Rapot agar Muridnya Lolos</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/06/29/337/3027846/ungkap-celah-ppdb-ombudsman-sekolah-cuci-rapot-agar-muridnya-lolos</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/06/29/337/3027846/ungkap-celah-ppdb-ombudsman-sekolah-cuci-rapot-agar-muridnya-lolos</guid><pubDate>Sabtu 29 Juni 2024 21:11 WIB</pubDate><dc:creator>Nur Khabibi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/06/29/337/3027846/ungkap-celah-ppdb-ombudsman-sekolah-cuci-rapot-agar-muridnya-lolos-6uUajLlpMQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Anggota Ombudsman Indraza Marzuki Rais (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/06/29/337/3027846/ungkap-celah-ppdb-ombudsman-sekolah-cuci-rapot-agar-muridnya-lolos-6uUajLlpMQ.jpg</image><title>Anggota Ombudsman Indraza Marzuki Rais (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNi8yOS8xLzE4MjI5Ni81L3g5MTU3dHE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Anggota Ombudsman RI, Indraza Marzuki Rais menyatakan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) masih banyak celah untuk dicurangi oknum-oknum tidak bertanggung jawab. Khususnya jalur prestasi, baik akademik maupun non-akademik.
Indraza menyebutkan, dalam jalur prestasi akademik pihaknya menemukan kecurangan yang didukung sekolah asal siswa. Kecurangan yang ia maksud berupa mengganti nilai dari muridnya dengan angka yang lebih besar.

BACA JUGA:
Awasi Proses PPDB! Perindo: Tak Boleh Jual Beli Kursi&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Menurutnya, pendaftaran PPDB jalur prestasi akademik di hari pertama pasti akan sepi pendaftar. Namun, di akhir-akhir masa pendaftaran akan terjadi lonjakan.
&quot;Kenapa? karena disitulah mereka lihat dulu passing grade atau nilai terendah berapa, lalu sekolah asal itu melakukan 'cuci rapot' istilah kami, mengganti semua nilai-nilai muridnya sehingga besar, sehingga masuk,&quot; kata Indraza kepada iNews Media Group, Sabtu (29/6/2024).

BACA JUGA:
Pemprov Jabar Klaim Tak Ada Temuan Pungli PPDB 2024 di Bogor-Depok: Semua Sudah Teken Pakta Integritas&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Ia menjelaskan, kecurangan yang dibantu sekolah bukan hanya demi mulusnya murid mereka masuk ke sekolah negeri yang dituju. Namun, juga terdapat unsur gengsi bagi sekolah dengan banyaknya meloloskan anak didiknya dalam PPDB.&quot;Itu juga bukan hanya sekadar memastikan anak-anaknya masuk tapi gengsi sekolah asal, yang kadang 'oh sekolah ini akan banyak memasukkan anak-anak ke sekolah negeri',&quot; ucapnya.

Sekadar informasi, wawancara dengan Indraza Marzuki Rais tentang permasalahan PPDB akan ditayangkan di SindonewsTV pada Jumat, 5 Juli 2024 pukul 21.30 WIB.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNi8yOS8xLzE4MjI5Ni81L3g5MTU3dHE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Anggota Ombudsman RI, Indraza Marzuki Rais menyatakan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) masih banyak celah untuk dicurangi oknum-oknum tidak bertanggung jawab. Khususnya jalur prestasi, baik akademik maupun non-akademik.
Indraza menyebutkan, dalam jalur prestasi akademik pihaknya menemukan kecurangan yang didukung sekolah asal siswa. Kecurangan yang ia maksud berupa mengganti nilai dari muridnya dengan angka yang lebih besar.

BACA JUGA:
Awasi Proses PPDB! Perindo: Tak Boleh Jual Beli Kursi&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Menurutnya, pendaftaran PPDB jalur prestasi akademik di hari pertama pasti akan sepi pendaftar. Namun, di akhir-akhir masa pendaftaran akan terjadi lonjakan.
&quot;Kenapa? karena disitulah mereka lihat dulu passing grade atau nilai terendah berapa, lalu sekolah asal itu melakukan 'cuci rapot' istilah kami, mengganti semua nilai-nilai muridnya sehingga besar, sehingga masuk,&quot; kata Indraza kepada iNews Media Group, Sabtu (29/6/2024).

BACA JUGA:
Pemprov Jabar Klaim Tak Ada Temuan Pungli PPDB 2024 di Bogor-Depok: Semua Sudah Teken Pakta Integritas&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Ia menjelaskan, kecurangan yang dibantu sekolah bukan hanya demi mulusnya murid mereka masuk ke sekolah negeri yang dituju. Namun, juga terdapat unsur gengsi bagi sekolah dengan banyaknya meloloskan anak didiknya dalam PPDB.&quot;Itu juga bukan hanya sekadar memastikan anak-anaknya masuk tapi gengsi sekolah asal, yang kadang 'oh sekolah ini akan banyak memasukkan anak-anak ke sekolah negeri',&quot; ucapnya.

Sekadar informasi, wawancara dengan Indraza Marzuki Rais tentang permasalahan PPDB akan ditayangkan di SindonewsTV pada Jumat, 5 Juli 2024 pukul 21.30 WIB.</content:encoded></item></channel></rss>
