<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jasad Bayi Perempuan Ditemukan di Kawasan Pemakaman, Ada Surat Wasiatnya </title><description>Sesosok jasad bayi di kawasan pemakaman menggegerkan warga Ngajum Malang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/06/29/519/3027720/jasad-bayi-perempuan-ditemukan-di-kawasan-pemakaman-ada-surat-wasiatnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/06/29/519/3027720/jasad-bayi-perempuan-ditemukan-di-kawasan-pemakaman-ada-surat-wasiatnya"/><item><title>Jasad Bayi Perempuan Ditemukan di Kawasan Pemakaman, Ada Surat Wasiatnya </title><link>https://news.okezone.com/read/2024/06/29/519/3027720/jasad-bayi-perempuan-ditemukan-di-kawasan-pemakaman-ada-surat-wasiatnya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/06/29/519/3027720/jasad-bayi-perempuan-ditemukan-di-kawasan-pemakaman-ada-surat-wasiatnya</guid><pubDate>Sabtu 29 Juni 2024 13:30 WIB</pubDate><dc:creator>Avirista Midaada</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/06/29/519/3027720/jasad-bayi-perempuan-ditemukan-di-kawasan-pemakaman-ada-surat-wasiatnya-DCol17i2Qr.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Penemuan mayat bayi di area pemakaman (Foto: Avirista Midaada)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/06/29/519/3027720/jasad-bayi-perempuan-ditemukan-di-kawasan-pemakaman-ada-surat-wasiatnya-DCol17i2Qr.jpg</image><title>Penemuan mayat bayi di area pemakaman (Foto: Avirista Midaada)</title></images><description>MALANG - Sesosok jasad bayi di kawasan pemakaman menggegerkan warga Ngajum Malang. Bayi berjenis kelamin perempuan itu sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.
Kasi Humas Ipda Dicka Ermantara menuturkan, awalnya warga bernama Kaseno (62), hendak menuju sungai di seberang makam Desa Palaan, Jumat 28 Juni 2024 sekitar pukul 16.00 WIB. Saat melintasi area makam tersebut, ia melihat bungkusan yang mencurigakan di pinggir jalan di kawasan Tempat Pemakaman Umum (TPU).
&quot;Karena penasaran, saksi kemudian membuka tas kresek warna hitam itu untuk mengetahui isi di dalamnya. Setelah dilihat, ternyata itu adalah jasad bayi perempuan yang sudah dalam keadaan tidak bernyawa, yang bersangkutan langsung menghubungi petugas Polsek Ngajum, untuk melaporkan penemuan tersebut,&quot; ujar Ipda Dicka Ermantara, dikonfirmasi pada Sabtu (29/6/2024).

BACA JUGA:
Server PDN Diretas, DPR: Masyarakat yang Merasa Dirugikan Bisa Ajukan Gugatan Class Action

Menerima laporan dari warga, petugas dari Polsek Ngajum langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Petugas langsung melakukan evakuasi dan olah TKP untuk identifikasi awal.
&quot;Jasad bayi tersebut ditemukan dalam kondisi telanjang dan tanpa identitas. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan saat ditemukan,&quot; ujarnya.
Dicka memperkirakan bayi tersebut meninggal dunia setelah dilahirkan. Sebab, masih terdapat terdapat tali pusar yang menempel di perut bayi. Selain itu, di dalam tas kresek terdapat selembar kertas berisikan pesan wasiat dalam bahasa Jawa.
&quot;Ditemukan selembar kertas bertuliskan &amp;lsquo;Sopo ae seng nemokno tolong kuburno seng layak, aku wong miskin&amp;rsquo; yang artinya siapa saja yang menemukan tolong dikuburkan yang layak, aku orang miskin. Kami menemukan wasiat di tas tersebut bertuliskan intinya, agar jasad tersebut dikuburkan dengan layak,&amp;rdquo; paparnya.

BACA JUGA:
Sejumlah Penerbangan di NTT Dibatalkan Imbas Erupsi Gunung Ile Lewotobi Laki-Laki
Dicka menyebut, pihaknya kini tengah melakukan penyelidikan secara menyeluruh untuk mengungkap fakta-fakta terkait kasus ini. Upaya identifikasi korban dan pencarian informasi dari masyarakat sekitar terus dilakukan untuk menemukan pihak yang bertanggung jawab atas kejadian tragis ini.
&quot;Masih proses penyelidikan, kami akan berupaya semaksimal mungkin untuk mengidentifikasi dan mencari siapa pelaku yang tega membuang jasad bayi tersebut,&quot; tutup dia.</description><content:encoded>MALANG - Sesosok jasad bayi di kawasan pemakaman menggegerkan warga Ngajum Malang. Bayi berjenis kelamin perempuan itu sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.
Kasi Humas Ipda Dicka Ermantara menuturkan, awalnya warga bernama Kaseno (62), hendak menuju sungai di seberang makam Desa Palaan, Jumat 28 Juni 2024 sekitar pukul 16.00 WIB. Saat melintasi area makam tersebut, ia melihat bungkusan yang mencurigakan di pinggir jalan di kawasan Tempat Pemakaman Umum (TPU).
&quot;Karena penasaran, saksi kemudian membuka tas kresek warna hitam itu untuk mengetahui isi di dalamnya. Setelah dilihat, ternyata itu adalah jasad bayi perempuan yang sudah dalam keadaan tidak bernyawa, yang bersangkutan langsung menghubungi petugas Polsek Ngajum, untuk melaporkan penemuan tersebut,&quot; ujar Ipda Dicka Ermantara, dikonfirmasi pada Sabtu (29/6/2024).

BACA JUGA:
Server PDN Diretas, DPR: Masyarakat yang Merasa Dirugikan Bisa Ajukan Gugatan Class Action

Menerima laporan dari warga, petugas dari Polsek Ngajum langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Petugas langsung melakukan evakuasi dan olah TKP untuk identifikasi awal.
&quot;Jasad bayi tersebut ditemukan dalam kondisi telanjang dan tanpa identitas. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan saat ditemukan,&quot; ujarnya.
Dicka memperkirakan bayi tersebut meninggal dunia setelah dilahirkan. Sebab, masih terdapat terdapat tali pusar yang menempel di perut bayi. Selain itu, di dalam tas kresek terdapat selembar kertas berisikan pesan wasiat dalam bahasa Jawa.
&quot;Ditemukan selembar kertas bertuliskan &amp;lsquo;Sopo ae seng nemokno tolong kuburno seng layak, aku wong miskin&amp;rsquo; yang artinya siapa saja yang menemukan tolong dikuburkan yang layak, aku orang miskin. Kami menemukan wasiat di tas tersebut bertuliskan intinya, agar jasad tersebut dikuburkan dengan layak,&amp;rdquo; paparnya.

BACA JUGA:
Sejumlah Penerbangan di NTT Dibatalkan Imbas Erupsi Gunung Ile Lewotobi Laki-Laki
Dicka menyebut, pihaknya kini tengah melakukan penyelidikan secara menyeluruh untuk mengungkap fakta-fakta terkait kasus ini. Upaya identifikasi korban dan pencarian informasi dari masyarakat sekitar terus dilakukan untuk menemukan pihak yang bertanggung jawab atas kejadian tragis ini.
&quot;Masih proses penyelidikan, kami akan berupaya semaksimal mungkin untuk mengidentifikasi dan mencari siapa pelaku yang tega membuang jasad bayi tersebut,&quot; tutup dia.</content:encoded></item></channel></rss>
