<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cerita Tekong Kirim 28 WNA ke Pulau Christmas dan Ditangkap Otoritas Australia   </title><description>Dua orang juru mudi atau tekong diduga menyelundupkan 28 orang Warga Negara Asing (WNA) ke Australia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/06/30/338/3028016/cerita-tekong-kirim-28-wna-ke-pulau-christmas-dan-ditangkap-otoritas-australia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/06/30/338/3028016/cerita-tekong-kirim-28-wna-ke-pulau-christmas-dan-ditangkap-otoritas-australia"/><item><title>Cerita Tekong Kirim 28 WNA ke Pulau Christmas dan Ditangkap Otoritas Australia   </title><link>https://news.okezone.com/read/2024/06/30/338/3028016/cerita-tekong-kirim-28-wna-ke-pulau-christmas-dan-ditangkap-otoritas-australia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/06/30/338/3028016/cerita-tekong-kirim-28-wna-ke-pulau-christmas-dan-ditangkap-otoritas-australia</guid><pubDate>Minggu 30 Juni 2024 13:56 WIB</pubDate><dc:creator>Ilham Nugraha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/06/30/338/3028016/cerita-tekong-kirim-28-wna-ke-pulau-christmas-dan-ditangkap-otoritas-australia-CZmV5qmzXV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Ilham Nugraha</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/06/30/338/3028016/cerita-tekong-kirim-28-wna-ke-pulau-christmas-dan-ditangkap-otoritas-australia-CZmV5qmzXV.jpg</image><title>Foto: Ilham Nugraha</title></images><description>SUKABUMI - Dua orang juru mudi atau tekong diduga menyelundupkan 28 orang Warga Negara Asing (WNA) ke Australia. Dia berangkat dari perairan Cilacap, Jawa Tengah.

Muhammad Agus, salah seorang juru mudi mengatakan dirinya berangkat menggunakan kapal kayu atas permintaan seorang warga Cilacap bernama Ical, yang memintanya mengantarkan para WNA ke Pulau Christmas, Australia.

Setelah lima hari berlayar, mereka tiba di Perairan Pulau Christmas. Namun, keberadaan mereka tidak luput dari pengawasan otoritas Australia.

BACA JUGA:
 TNI AL Gagalkan Penyelundupan Sabu dari Malaysia ke Bintan Riau&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Mereka segera ditemukan oleh petugas patroli Australia, yang kemudian menangkap mereka dan memindahkan semua ABK serta penumpang ke kapal patroli negara tersebut.

&quot;Kapal kayu beserta perlengkapan kemudian ditenggelamkan atau dihancurkan oleh pihak Australia,&quot; ungkap Agus.&amp;nbsp;

Setelah itu kata Agus, dirinya bersama WNA ditahan selama 11 hari di atas kapal patroli Australia. Hingga pada hari Sabtu, 29 Juni 2024, sekitar pukul 05.00 WIB, mereka dilepaskan dan diperintahkan untuk kembali ke Perairan Indonesia dengan diberikan satu unit kapal speedboat.

BACA JUGA:
Perairan Batam Rawan Penyelundupan, Patroli Laut Duiperkuat

Sebelumnya diberitakan, beredar video yang menunjukkan kapal jenis speedboat terdampar di wilayah laut Sukabumi, tepatnya di pesisir Pantai Kesik Urug, Desa Buniasih, Kecamatan Tegalbuleud, Sabtu (29/6/2024).&amp;nbsp;&amp;nbsp;Video berdurasi satu detik itu memperlihatkan kapal yang terdampar di muara, disertai suara seorang perempuan yang kebingungan menyebutkan bahwa kapal tersebut terdampar.



&quot;Perahu pesiar atau gimana ini saya enggak tau, terdampar di laut muara Kesik Urug,&quot; ujar perempuan dalam video tersebut.







</description><content:encoded>SUKABUMI - Dua orang juru mudi atau tekong diduga menyelundupkan 28 orang Warga Negara Asing (WNA) ke Australia. Dia berangkat dari perairan Cilacap, Jawa Tengah.

Muhammad Agus, salah seorang juru mudi mengatakan dirinya berangkat menggunakan kapal kayu atas permintaan seorang warga Cilacap bernama Ical, yang memintanya mengantarkan para WNA ke Pulau Christmas, Australia.

Setelah lima hari berlayar, mereka tiba di Perairan Pulau Christmas. Namun, keberadaan mereka tidak luput dari pengawasan otoritas Australia.

BACA JUGA:
 TNI AL Gagalkan Penyelundupan Sabu dari Malaysia ke Bintan Riau&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Mereka segera ditemukan oleh petugas patroli Australia, yang kemudian menangkap mereka dan memindahkan semua ABK serta penumpang ke kapal patroli negara tersebut.

&quot;Kapal kayu beserta perlengkapan kemudian ditenggelamkan atau dihancurkan oleh pihak Australia,&quot; ungkap Agus.&amp;nbsp;

Setelah itu kata Agus, dirinya bersama WNA ditahan selama 11 hari di atas kapal patroli Australia. Hingga pada hari Sabtu, 29 Juni 2024, sekitar pukul 05.00 WIB, mereka dilepaskan dan diperintahkan untuk kembali ke Perairan Indonesia dengan diberikan satu unit kapal speedboat.

BACA JUGA:
Perairan Batam Rawan Penyelundupan, Patroli Laut Duiperkuat

Sebelumnya diberitakan, beredar video yang menunjukkan kapal jenis speedboat terdampar di wilayah laut Sukabumi, tepatnya di pesisir Pantai Kesik Urug, Desa Buniasih, Kecamatan Tegalbuleud, Sabtu (29/6/2024).&amp;nbsp;&amp;nbsp;Video berdurasi satu detik itu memperlihatkan kapal yang terdampar di muara, disertai suara seorang perempuan yang kebingungan menyebutkan bahwa kapal tersebut terdampar.



&quot;Perahu pesiar atau gimana ini saya enggak tau, terdampar di laut muara Kesik Urug,&quot; ujar perempuan dalam video tersebut.







</content:encoded></item></channel></rss>
